Kategori: Komunitas

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Ini Rute Ngonthel Bareng Sepeda Tua Hajatan ke-272
Hari Jadi Pacitan, Headline, Komunitas

Ini Rute Ngonthel Bareng Sepeda Tua Hajatan ke-272

Lomba sepeda kuno (Foto : Wawan)

Lomba sepeda kuno (Foto : Wawan)

Pacitanku.com, PACITAN – Rangkaian agenda Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke-272 sudah dimulai dengan berbagai agenda, salah satunya adalah ngonthel bareng dan bakti sosial Komunitas Sepeda Tua (Kosti) Pacitan yang akan digelar pada Minggu (12/2/2017) pukul 06.30 WIB besok.

Adapun, rute agenda ini akan dimulai dan berakhir di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan dan penanggungjawab adalah Dinas Sosial.

Start dimulai di Pendopo Pacitan kemudian menuju ke jalan jaksa agung Suprapto, timur kabupaten ke utara menuju ke jalan veteran. Dari jalan Veteran menuju ke jalan Dr Wahidin kemudian menuju ke Gerdon Pucangsewu. Dari Gerdon Pucangsewu menuju ke jalan Kolonel Sugiono dan menuju ke jalan KS Tubun.

Dari jalan KS Tubun menuju ke Bapangan, kemudian belok ke barat jalan Yos Sudarso ke selatan. Dari selatan menuju ke pojok menuju ke SMPN 3 dan diteruskan ke Plelen. Dari Plelen menuju ke Jalan Walanda Waramis kemudian ke selatan (jalan tengah sawah). Selanjutnya dari jalan tengah sawa menuju ke depan DPC PDIP P ke barat dan menuju ke jalan WR Supratman dan menuju ke makam Kucur.




Di Makam Kucur bupati dan rombongan sekitar 20 orang ziarah ke makam Bapak Sutrisno. Perjalanan dilanjutkan menuju ke Polsek kota ke selatan. Dari sini menuju ke jalan Pramuka/Teleng kemudian belok ke timur. Selanjutnya dari sini menuju ke pantai Pancer Door ke utara menuju ke tugu Kebo ke timur. Selanjutnya menuju ke pondok pesantren kariri ke utara. Dari arah Ponpes, kemudian menuju ke Masjid Baleharjo ke timur dan menuju ke Toko Jamu Jago ke barat. Selanjutnya rute dilanjutkan menuju ke jalan Panglima Sudirman, menuju ke Penceng dan Jalan Ahmad Yani.

Dari Jalan Ahmad Yani menuju ke alun-alun, diteruskan ke Jalan Imam Bonjol dan menuju ke Jalan Jaksa Agung Suprapto. Dari Jalan Jaksa Agung Suprapto menuju ke Pendopo Kabupaten, dteruskan ke belakang gedung Karya darma dan finish di area ini. (RAPP002)

Permalink ke Ribuan Pecinta Sepeda Motor RX King Gelar Kopdar di Pantai Pancer Door Pacitan
Headline, Komunitas

Ribuan Pecinta Sepeda Motor RX King Gelar Kopdar di Pantai Pancer Door Pacitan

Ribuan penggemar RX King berkumpul di Pacitan.(Foto: Lupus/FB)

Pacitanku.com, PACITAN – Tak kurang dari 1000 pemilik kendaraan Yamaha RX King menggelar pertemuan dan kopi darat di kompleks Pantai Pancer Door, Pacitan pada Minggu (5/2/2017) kemarin. Pantauan Pacitanku.com, sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari, para pecinta sepeda motor yang identik dengan suara knalpot mirip suara lebah itu berbondong-bondong mengunjungi panta Pancer Door dalam agenda yang bertajuk Pecinta King Riders (Packers) itu.

Puji, salah satu peserta dari Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri saat dikonfirmasi Pacitanku.com pada Minggu dini hari menngatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan komunitas yang rutin digelar para pemilik Yamaha RX King.“Banyak mas, dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur terutama, acaranya mulai jam 9 pagi,”katanya saat beristirahat di alun-alun Pacitan kepada Pacitanku.com.

Puji sendiri mengatakan bahwa dirinya berangkat dari Baturetno sabtu malam sekitar pukul 24.00 WIB. Kemudian istirahat di alun-alun Pacitan hingga menjelang subuh, dan diteruskan dengan mengikuti berbagai macam agenda yang digelar panitia Packers di pantai Pancer Door Pacitan.




Secara terpisah, Kepala Satlantas Polres Pacitan, AKP Jumianto Nugroho menyampaikan ahwa pihak kepolisian telah memberikan arahan kepada panitia Packers untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Meski ada yang komplain dengan agenda komunitas tersebut, dia menyampaikan permohonan maaf bagi yang merasa terganggu.

“Mohon maaf kepada semua warga jika ada sedikit tergangu dengan kegiatan RX King, kami dari Kepolisian sudah memberikan himbauan dan arahan Kepada panitia untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan .. namun demikian namanya ngatur orang banyak itu tidak mudah, jadi yang mungkin rumahnya pingir jalan mohon sedikit maklum,”ungkapnya, dalam sebuah grup komunitas warga Pacitan di jejaring sosial.

Lebih lanjut, Nugroho mengatakan bahwa salah satu manfaat dari kedatangan komunitas adalah meningkatnya kunjungan wisata di Pacitan. Dia menyampaikan bahwa dirinya juga telah menyampaikan himbauan kepada para pecinta RX King dalam menjaga kepulangan even tersebut.

“Kami memberikan himbauan kepada panitia dan peserta untuk menjaga ketertiban kepulangannya even nanti dan kami juga akan menertibkan / menindak jika ada yang mungkin ugal ugalan , sekali lagi saya ucapkan terimakasih segala masukannya semua baik dan membangun demi kota Pacitan,”pungkasnya.

Pantauan Pacitanku.com, usai menggelar pertemuan di Pantai Pancer Door, rombongan mulai pulang sekitar Minggu siang dengan melakukan konvoi sepanjang perjalanan di sejumlah jalur protokol di Pacitan. 

Pantai Pancer Door sendiri memang sering digunakan untuk tempat berkumpulnya para komunitas, seperti komunitas vespa,honda dan terakhir adalah komunitas RX King. (RAPP002)

Permalink ke Arpac Pekanbaru Peringati Hari Ulang Tahun Edisi Pertama
Headline, Komunitas

Arpac Pekanbaru Peringati Hari Ulang Tahun Edisi Pertama

Ketua DPW Arpac Pekanbaru Muhammad Esis, membagikan santunan kepada anak-anak yatim, saat memperingati 1st Anniversary DPW Arpac Nusantara Pekanbaru di Jalan Sekuntum, Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu (5/2/2017). (Tribun)

Pacitanku.com, PEKANBARU – Puluhan orang yang tergabung dalam Anak Rantau Pacitan (Arpac) Nusantara, menghadiri 1st Anniversary DPW Arpac Nusantara Pekanbaru di Jalan Sekuntum, Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu (5/2/2017). Di Pekanbaru, DPW Arpac Nusantara dibentuk pada 2 Februari 2016.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum DPP Arpac Nusantara Arwan Suranto, sesepuh Pacitan Suradi Paijan dan tokoh-tokoh masyarakat Pacitan yang ada di Riau. Selain itu juga dilakukan pembagian santunan kepada anak-anak yatim.




Pada kesempatan itu, Arwan Suranto menegaskan, Arpac Nusantara yang berdiri pada 12 Desember 2012 di Jakarta, bukanlah organisasi politik, namun organisasi untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Mohon maaf, Arpac hanya untuk kegiatan sosial dan tidak boleh untuk kegiatan politik. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan silaturahmi, jaga kekompakan dan perbanyak kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat,” kata Arwan, dilansir dari Tribun Pekanbaru.

Sementara itu, sesepuh pacitan, Suradi Paijan, mengajak anak-anak Pacitan agar menyatu dan bersemangat dalam bekerja. “Intinya ayo menyatu, jangan mau diadu domba. Kalau sudah buka baju (Arpac, red), silakan berpolitik,” ucapnya.

Permalink ke Komunitas Instagram Pacitan Kumpul Bareng dengan Tajuk “Mubeng Alun-alun”
Headline, Komunitas

Komunitas Instagram Pacitan Kumpul Bareng dengan Tajuk “Mubeng Alun-alun”

Pertemuan para anggota Instagram di Pacitan. (Foto: Discover Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Dunia social media yang menjadi ciri khas era saat ini memunculkan berbagai komunitas baru, salah satunya komunitas pegiat instagram di Pacitan. Komunitas yang diisi oleh anak-anak muda Pacitan inipun menggelar agenda kumpul bareng atau disebut dengan istilah event instameet Pacitan yang digelar pada Minggu (29/1/2017) di alun-alun Pacitan.

Fals Danny Alvan, salah satu panitia saat dikonfirmasi Pacitanku.com pada Selasa (31/1/2017) menuturkan bahwa event instameet Pacitan ini adalah sebuah agenda yang ditujukan para pegiat (user) instagram di Pacitan untuk berbagi pengalaman ber-socmed.

“Di Pacitan baru telaksana tahun 2017. Rencana harapan kedepannya dengan suksesnya acara instameet ini semoga kami (user Instagram) bisa saling mengenal satu sama lain. Berbagi ilmu dan pengalaman yang belum diketahui, karena pertemanan di dunia nyata juga hal yang penting di dalam kehidupan, jangan cuman follow-follow-an di Instagram tapi juga kenal langsung. Itu tujuan instameet,”jelas pria yang merupakan team Instagram Discover Pacitan ini.




Lebih lanjut, Alvan menyampaikan bahwa dalam instameet periode pertama pada Minggu lalu juga diikuti peserta tak hanya dari Pacitan. namun ada juga dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur lain, seperti Kabupaten Sukoharjo dan Ponorogo.

“Total peserta yang ikut di event instameet Pacitan ada sekitar 70 anak yang hadir termasuk panitia penyelenggara. Acaranya ya saling mengenal sesama user Instagram dan hunting foto bareng karena Instagram dan fotografi viral di kalangan anak muda jaman sekarang. Instameet, insta berarti Instagram, meet berarti bertemu, jadi pertemuan user Instagram, dan ini yang pertama di Pacitan,”paparnya.

Alvan menuturkan, bahwa komunitas instameet yang sudah berdiri sejak tahun 2012 ini bisa menggelar event serupa yang berbeda dari pertemuan pertama.

“Semoga di event selanjutnya instameet Pacitan part 2 bisa terlaksana lagi dengan user yang lebih banyak lagi. Tentu tema instameet Pacitan part 2 bakal berbeda dengan instameet pertama. Mungkin bisa dipantai, di gunung, nge-camp bareng-bareng biar lebih private dan lebih gampang komunikasinya antar user,”pungkasnya. (RAPP002)

Permalink ke Mahasiswa Pascasarjana UMPO Gelar Baksos di Jambon
Komunitas, Pendidikan

Mahasiswa Pascasarjana UMPO Gelar Baksos di Jambon

Pacitanku.com, PONOROGO – Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menggelar bakti sosial di Desa Wonopuro Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo pada tanggal 07 Januari 2017.

Dalam siaran pers yang dikirim ke Pacitanku.com, kegiatan tersebut, berjalan lancar dan mendapatkan antusias yang baik oleh masyarakat sekitar.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kita semua karena masih ada orang yang memerlukan bantuan. Memberikan bantuan berupa fasilitas untuk belajar supaya para anak-anak desa Wonopuro semangat belajar.

Walaupun jalan yang sulit dengan memberikan bantuan sedikit kepada anak-anak dan orang tua supaya lebih semangat. Khususnya supaya bersemangat untuk menjalankan ibadah agama Islam, karena orang Islam masih ada yang mau peduli.


Warga sangat bahagia ketika para mahasiswa langsung terjun ke lapangan untuk memberikan bantuan dan kepedulian. Bantuan berupa logistik dll, diharapkan dapat memberikan semangan kepada mereka dalam menjalani kehidupan. Serta dapat optimis menjalankan pendidikan dan kegiatan keagamaan, walaupun jauh dari sekolah, pasar, kota dan tempat-tempat lain.

Dengan keramahan warga desa Wonopuro membuat seluruh mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo semakin merasa membaur. Kegiatan ini dimulai dengan penerimaan dan pembukaan kegiatan bakti sosial, kemudian dilaksanakan kegiatan membagikan bingkisan untuk warga. (RAPP002)

Permalink ke Ratusan Anggota Insan Pariwisata se-Jawa Bali Gelar Pertemuan di Pacitan
Headline, Komunitas, Wisata

Ratusan Anggota Insan Pariwisata se-Jawa Bali Gelar Pertemuan di Pacitan

fosipa3Pacitanku.com, PACITAN – Ratusan anggota Organisasi Forum Silaturahmi Insan Pariwisata (FOSIPA) Indonesia menggelar pertemuan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-12, Senin (28/11/2016) hingga Selasa (29/11/2016) di Pacitan, Jawa Timur.

Panitia Penyelenggara sekaligus ketua Asosiasi Pegiat dan Pelaku Pariwisata (AP3) Pacitan, Ronny Widya Kurniawan dalam keterangannya, Senin (28/11/2016) mengatakan bahwa FOSIPA ini merupakan wadah yang mempertemukan stake holder pariwisata.

Mereka berasal dari travel agent, pengelola hotel, perusahaan bus pariwisata, pengelola restoran, pengelola  obyek wisata, pengelola artshop, dan unsur lainnya.

Ronny mengatakan bahwa bahwa promosi pariwisata harus dikerjakan bersama oleh para pemangku kepentingan pariwisata daerah ini yaitu pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Pariwisata, dengan para pelaku usaha wisata, sehingga even ini diharapkan menjadi sarana promosi wisata yang efektif.




Selain upaya tersebut, kata dia, Pacitan sebagai daerah tujuan wisata harus memiliki daya tarik wisata, sehingga wisman yang berkunjung ke daerah ini akan membawa kenangan tersendiri setelah pulang ke negara asalnya, dan diharapkan suatu saat nanti mereka kembali berkunjung ke Pacitan.

“Even ini untuk memperkenalkan wisata Pacitan lebih luas lagi, apalagi Pacitan memiliki potensi berupa ragam wisata dari objek yang ada, atraksi seni dan budaya, desa wisata, wisata minat khusus, serta wisata alam, baik pantai maupun pegunungan,” katanya.

Ronny menyebutkan Fosipa beranggotakan para pelaku usaha pariwisata se Jawa-Bali, sebagian Sumatra, dan beberapa daerah lain di luar Pulau Jawa. “Untuk membantu promosikan wisata Pacitan, agenda ini juga dirangkaikan dengan sarasehan bersama wisata bertajuk “Maron Bussines Tourism Center” di Pendopo Pacitan,” katanya.

Seperti diketahui, selain sebagai wadah silaturahmi para pelaku pariwisata, Fosipa Indonesia juga sebagai sarana jualan produk dan pertemuan customer dalam satu forum yang meriah dan menyenangkan sesuai semangat pariwisata.

Pertemuan ini dihadiri 150 undangan dari anggota Fosipa Indonesia dan pelaku industri pariwisata di seluruh Indonesia. Turut hadir, perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan, perwakilan asosiasi pariwisata, dan berbagai pihak terkait di lingkungan pariwisata.

Sesuai dengan jadwal, agenda HUT FOSIPA dan sarasehan “Maron Tourism Bussines Center” ini akan diawali dengan susur sungai Maron di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku hingga kawasan Pesona Ngiroboyo di Desa Sendang, Donorojo. “Acara kemudian dilanjutkan dengan sarasehan, dan berwisata di Goa Gong serta agenda terakhir menuju ke Kabupaten Gunung Kidul pada hari Selasa,”pungkasnya.  

Sumber: AP3