Kategori: Komunitas

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke GMNI Pacitan Diharapkan Bisa Sinergi dalam Pembangunan dengan Pemkab
Headline, Komunitas

GMNI Pacitan Diharapkan Bisa Sinergi dalam Pembangunan dengan Pemkab

Yudi Sumbogo saat memberikan sambutan dalam Konfercab GMNI Pacitan.

Pacitanku.com, PACITAN – Elemen mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pacitan diharapkan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dalam menyukseskan pembangunan di Pacitan.

Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo saat menyampaikan sambutannya dalam konferensi cabang (Konfercab) I DPC GMNI Pacitan mengatakan bahwa saatnya mahasiswa menjadi elemen yang mampu bersinergi dengan pemerintah.

“GMNI Pacitan top banget, saya berharap kedepan kita mampu bersinergi pemerintah untuk membangun kepacitan menjadi lebih  baik,”kata Mbogo, sebagaimana rilis yang diterima Pacitanku.com, Kamis (2/3/2017).




Konfercab I GMNI Pacitan sendiri telah usai dilaksanakan dan menghasilkan beberapa keputusan yang cukup penting bagi organisasi selama dua tahun kedepan. Salah satunya yaitu pemilihan ketua DPC GMNI Pacitan yang baru.

 “Saya berharap konfercab 1 ini nanti dapat menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang mampu membawa perubahan untuk GMNI maupun daerah kabupaten pacitan, dan dapat diushakan untuk selalu musyawarah mufakat,” kata Helmy Yusuf Evendi, ketua GMNI Pacitan periode 2015-2016.

Konfercab I GMNI Pacitan dan telah memutuskan ketua baru yaitu Agus Srianto. Agus terpilih secara aklamasi untuk menahkodai GMNI Pacitan dua tahun mendatang. (RAPP002)

Permalink ke Semaraknya Lomba Burung Berkicau dalam Rangka Hajatan ke-272
Hari Jadi Pacitan, Headline, Komunitas

Semaraknya Lomba Burung Berkicau dalam Rangka Hajatan ke-272

kemeriahan lomba burung berkicau di halaman Pendopo Pacitan. (Foto: harijadi.pacitankab.go.id)

Pacitanku.com, PACITAN – Para penggemar burung berkicau sukses menyemarakkan agenda lomba burung berkicau yang digelar dalam rangka Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke-272 yang terselenggara pada Minggu (26/2/2017) lalu di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan.

Ratusan peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Tak hanya dari Pacitan, para peserta juga dari luar daerah Pacitan seperti Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Bantul, Wonosari, Wonogiri dan Pracimantoro.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo berharap perlombaan ini dapat menjadi wadah para pecinta burung berkicau sebagai ajang silaturahmi dan tempat saling tukar informasi antar pecinta burung berkicau.

Agenda yang digelar kerjasama Pacitan Bersatu Bird Club, Ronggolawe Pacitan dan Pemkab Pacitan ini berbagai jenis burung yang diikutsertakan, antara lain burung preci, murai batu, anis merah, cendet, cucak hijau dan kacer.

Sebagaimana dikutip dari Media Bnr, setelah bertarung, akhirnya juara umum BC berhasil di raih oleh duta BnR Air Club. Selain itu BnR Air Club juga mendapatkan anugeah burung terbaik, yaitu love bird Nikita dan murai batu Senopati. Di kategori lain, juara umum SF diraih Arik Kandidat SF, dimana yang menjadi bintang adalah cendet Suarez yang berhasil hattrick.




Sementara, tim Greendoloe BC asal Pacitan tersebut berhasil mendapatkan penghargaan terbaik kedua gacoaknya, yaitu anis merah Layang Sworo besutan Fery AM Trans dan kacer Mahesa milik Saptaji. Layang Sworo sebelumnya juga berhasil mendapatkan gelar sebagai burung terbaik di gelaran BnR Pacitan.

Selain itu, akbar yang hadir jauh dari kota Solo Baru, berhasil juara dengan gacoan kenari Kimin jr. Kenari jenis F1 tersebut berhasil juara ke-2  di kelas kenari bebas wakil Bupati. Untuk kelas love bird, love bird ring Mr. Big milik Agus Riyanto sukses dengan beberapa gacoan syarat prestasi, diantaranya love bird Anggun yang berhasil raih juara 2 dan 4.

Sedangkan love bird Purel milik Budi Mantri Emergency BC berhasil juara 1, 2 dan 3. Jagoan Tarrysa besutan Heru Pacitan berhasil juara pertama di kelas wakil Bupati A. Heri Warung Lamongan yang turun dengan kekuatan love bird Anggun berhasil raih juara ke-3 di kelas Bupati A. Sementara, di kelas burung pleci, ada nama Tombo Ati besutan Maesa PBG tim Ponorogo berhasil juara pertama di kelas DPRD. (RAPP002)

Permalink ke Ini Rute Ngonthel Bareng Sepeda Tua Hajatan ke-272
Hari Jadi Pacitan, Headline, Komunitas

Ini Rute Ngonthel Bareng Sepeda Tua Hajatan ke-272

Lomba sepeda kuno (Foto : Wawan)

Lomba sepeda kuno (Foto : Wawan)

Pacitanku.com, PACITAN – Rangkaian agenda Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke-272 sudah dimulai dengan berbagai agenda, salah satunya adalah ngonthel bareng dan bakti sosial Komunitas Sepeda Tua (Kosti) Pacitan yang akan digelar pada Minggu (12/2/2017) pukul 06.30 WIB besok.

Adapun, rute agenda ini akan dimulai dan berakhir di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan dan penanggungjawab adalah Dinas Sosial.

Start dimulai di Pendopo Pacitan kemudian menuju ke jalan jaksa agung Suprapto, timur kabupaten ke utara menuju ke jalan veteran. Dari jalan Veteran menuju ke jalan Dr Wahidin kemudian menuju ke Gerdon Pucangsewu. Dari Gerdon Pucangsewu menuju ke jalan Kolonel Sugiono dan menuju ke jalan KS Tubun.

Dari jalan KS Tubun menuju ke Bapangan, kemudian belok ke barat jalan Yos Sudarso ke selatan. Dari selatan menuju ke pojok menuju ke SMPN 3 dan diteruskan ke Plelen. Dari Plelen menuju ke Jalan Walanda Waramis kemudian ke selatan (jalan tengah sawah). Selanjutnya dari jalan tengah sawa menuju ke depan DPC PDIP P ke barat dan menuju ke jalan WR Supratman dan menuju ke makam Kucur.




Di Makam Kucur bupati dan rombongan sekitar 20 orang ziarah ke makam Bapak Sutrisno. Perjalanan dilanjutkan menuju ke Polsek kota ke selatan. Dari sini menuju ke jalan Pramuka/Teleng kemudian belok ke timur. Selanjutnya dari sini menuju ke pantai Pancer Door ke utara menuju ke tugu Kebo ke timur. Selanjutnya menuju ke pondok pesantren kariri ke utara. Dari arah Ponpes, kemudian menuju ke Masjid Baleharjo ke timur dan menuju ke Toko Jamu Jago ke barat. Selanjutnya rute dilanjutkan menuju ke jalan Panglima Sudirman, menuju ke Penceng dan Jalan Ahmad Yani.

Dari Jalan Ahmad Yani menuju ke alun-alun, diteruskan ke Jalan Imam Bonjol dan menuju ke Jalan Jaksa Agung Suprapto. Dari Jalan Jaksa Agung Suprapto menuju ke Pendopo Kabupaten, dteruskan ke belakang gedung Karya darma dan finish di area ini. (RAPP002)

Permalink ke Ribuan Pecinta Sepeda Motor RX King Gelar Kopdar di Pantai Pancer Door Pacitan
Headline, Komunitas

Ribuan Pecinta Sepeda Motor RX King Gelar Kopdar di Pantai Pancer Door Pacitan

Ribuan penggemar RX King berkumpul di Pacitan.(Foto: Lupus/FB)

Pacitanku.com, PACITAN – Tak kurang dari 1000 pemilik kendaraan Yamaha RX King menggelar pertemuan dan kopi darat di kompleks Pantai Pancer Door, Pacitan pada Minggu (5/2/2017) kemarin. Pantauan Pacitanku.com, sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari, para pecinta sepeda motor yang identik dengan suara knalpot mirip suara lebah itu berbondong-bondong mengunjungi panta Pancer Door dalam agenda yang bertajuk Pecinta King Riders (Packers) itu.

Puji, salah satu peserta dari Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri saat dikonfirmasi Pacitanku.com pada Minggu dini hari menngatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan komunitas yang rutin digelar para pemilik Yamaha RX King.“Banyak mas, dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur terutama, acaranya mulai jam 9 pagi,”katanya saat beristirahat di alun-alun Pacitan kepada Pacitanku.com.

Puji sendiri mengatakan bahwa dirinya berangkat dari Baturetno sabtu malam sekitar pukul 24.00 WIB. Kemudian istirahat di alun-alun Pacitan hingga menjelang subuh, dan diteruskan dengan mengikuti berbagai macam agenda yang digelar panitia Packers di pantai Pancer Door Pacitan.




Secara terpisah, Kepala Satlantas Polres Pacitan, AKP Jumianto Nugroho menyampaikan ahwa pihak kepolisian telah memberikan arahan kepada panitia Packers untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Meski ada yang komplain dengan agenda komunitas tersebut, dia menyampaikan permohonan maaf bagi yang merasa terganggu.

“Mohon maaf kepada semua warga jika ada sedikit tergangu dengan kegiatan RX King, kami dari Kepolisian sudah memberikan himbauan dan arahan Kepada panitia untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan .. namun demikian namanya ngatur orang banyak itu tidak mudah, jadi yang mungkin rumahnya pingir jalan mohon sedikit maklum,”ungkapnya, dalam sebuah grup komunitas warga Pacitan di jejaring sosial.

Lebih lanjut, Nugroho mengatakan bahwa salah satu manfaat dari kedatangan komunitas adalah meningkatnya kunjungan wisata di Pacitan. Dia menyampaikan bahwa dirinya juga telah menyampaikan himbauan kepada para pecinta RX King dalam menjaga kepulangan even tersebut.

“Kami memberikan himbauan kepada panitia dan peserta untuk menjaga ketertiban kepulangannya even nanti dan kami juga akan menertibkan / menindak jika ada yang mungkin ugal ugalan , sekali lagi saya ucapkan terimakasih segala masukannya semua baik dan membangun demi kota Pacitan,”pungkasnya.

Pantauan Pacitanku.com, usai menggelar pertemuan di Pantai Pancer Door, rombongan mulai pulang sekitar Minggu siang dengan melakukan konvoi sepanjang perjalanan di sejumlah jalur protokol di Pacitan. 

Pantai Pancer Door sendiri memang sering digunakan untuk tempat berkumpulnya para komunitas, seperti komunitas vespa,honda dan terakhir adalah komunitas RX King. (RAPP002)

Permalink ke Arpac Pekanbaru Peringati Hari Ulang Tahun Edisi Pertama
Headline, Komunitas

Arpac Pekanbaru Peringati Hari Ulang Tahun Edisi Pertama

Ketua DPW Arpac Pekanbaru Muhammad Esis, membagikan santunan kepada anak-anak yatim, saat memperingati 1st Anniversary DPW Arpac Nusantara Pekanbaru di Jalan Sekuntum, Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu (5/2/2017). (Tribun)

Pacitanku.com, PEKANBARU – Puluhan orang yang tergabung dalam Anak Rantau Pacitan (Arpac) Nusantara, menghadiri 1st Anniversary DPW Arpac Nusantara Pekanbaru di Jalan Sekuntum, Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu (5/2/2017). Di Pekanbaru, DPW Arpac Nusantara dibentuk pada 2 Februari 2016.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum DPP Arpac Nusantara Arwan Suranto, sesepuh Pacitan Suradi Paijan dan tokoh-tokoh masyarakat Pacitan yang ada di Riau. Selain itu juga dilakukan pembagian santunan kepada anak-anak yatim.




Pada kesempatan itu, Arwan Suranto menegaskan, Arpac Nusantara yang berdiri pada 12 Desember 2012 di Jakarta, bukanlah organisasi politik, namun organisasi untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Mohon maaf, Arpac hanya untuk kegiatan sosial dan tidak boleh untuk kegiatan politik. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan silaturahmi, jaga kekompakan dan perbanyak kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat,” kata Arwan, dilansir dari Tribun Pekanbaru.

Sementara itu, sesepuh pacitan, Suradi Paijan, mengajak anak-anak Pacitan agar menyatu dan bersemangat dalam bekerja. “Intinya ayo menyatu, jangan mau diadu domba. Kalau sudah buka baju (Arpac, red), silakan berpolitik,” ucapnya.

Permalink ke Komunitas Instagram Pacitan Kumpul Bareng dengan Tajuk “Mubeng Alun-alun”
Headline, Komunitas

Komunitas Instagram Pacitan Kumpul Bareng dengan Tajuk “Mubeng Alun-alun”

Pertemuan para anggota Instagram di Pacitan. (Foto: Discover Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Dunia social media yang menjadi ciri khas era saat ini memunculkan berbagai komunitas baru, salah satunya komunitas pegiat instagram di Pacitan. Komunitas yang diisi oleh anak-anak muda Pacitan inipun menggelar agenda kumpul bareng atau disebut dengan istilah event instameet Pacitan yang digelar pada Minggu (29/1/2017) di alun-alun Pacitan.

Fals Danny Alvan, salah satu panitia saat dikonfirmasi Pacitanku.com pada Selasa (31/1/2017) menuturkan bahwa event instameet Pacitan ini adalah sebuah agenda yang ditujukan para pegiat (user) instagram di Pacitan untuk berbagi pengalaman ber-socmed.

“Di Pacitan baru telaksana tahun 2017. Rencana harapan kedepannya dengan suksesnya acara instameet ini semoga kami (user Instagram) bisa saling mengenal satu sama lain. Berbagi ilmu dan pengalaman yang belum diketahui, karena pertemanan di dunia nyata juga hal yang penting di dalam kehidupan, jangan cuman follow-follow-an di Instagram tapi juga kenal langsung. Itu tujuan instameet,”jelas pria yang merupakan team Instagram Discover Pacitan ini.




Lebih lanjut, Alvan menyampaikan bahwa dalam instameet periode pertama pada Minggu lalu juga diikuti peserta tak hanya dari Pacitan. namun ada juga dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur lain, seperti Kabupaten Sukoharjo dan Ponorogo.

“Total peserta yang ikut di event instameet Pacitan ada sekitar 70 anak yang hadir termasuk panitia penyelenggara. Acaranya ya saling mengenal sesama user Instagram dan hunting foto bareng karena Instagram dan fotografi viral di kalangan anak muda jaman sekarang. Instameet, insta berarti Instagram, meet berarti bertemu, jadi pertemuan user Instagram, dan ini yang pertama di Pacitan,”paparnya.

Alvan menuturkan, bahwa komunitas instameet yang sudah berdiri sejak tahun 2012 ini bisa menggelar event serupa yang berbeda dari pertemuan pertama.

“Semoga di event selanjutnya instameet Pacitan part 2 bisa terlaksana lagi dengan user yang lebih banyak lagi. Tentu tema instameet Pacitan part 2 bakal berbeda dengan instameet pertama. Mungkin bisa dipantai, di gunung, nge-camp bareng-bareng biar lebih private dan lebih gampang komunikasinya antar user,”pungkasnya. (RAPP002)