Kategori: Komunitas

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Mahasiswa Pascasarjana UMPO Gelar Baksos di Jambon
Komunitas, Pendidikan

Mahasiswa Pascasarjana UMPO Gelar Baksos di Jambon

Pacitanku.com, PONOROGO – Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menggelar bakti sosial di Desa Wonopuro Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo pada tanggal 07 Januari 2017.

Dalam siaran pers yang dikirim ke Pacitanku.com, kegiatan tersebut, berjalan lancar dan mendapatkan antusias yang baik oleh masyarakat sekitar.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kita semua karena masih ada orang yang memerlukan bantuan. Memberikan bantuan berupa fasilitas untuk belajar supaya para anak-anak desa Wonopuro semangat belajar.

Walaupun jalan yang sulit dengan memberikan bantuan sedikit kepada anak-anak dan orang tua supaya lebih semangat. Khususnya supaya bersemangat untuk menjalankan ibadah agama Islam, karena orang Islam masih ada yang mau peduli.


Warga sangat bahagia ketika para mahasiswa langsung terjun ke lapangan untuk memberikan bantuan dan kepedulian. Bantuan berupa logistik dll, diharapkan dapat memberikan semangan kepada mereka dalam menjalani kehidupan. Serta dapat optimis menjalankan pendidikan dan kegiatan keagamaan, walaupun jauh dari sekolah, pasar, kota dan tempat-tempat lain.

Dengan keramahan warga desa Wonopuro membuat seluruh mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo semakin merasa membaur. Kegiatan ini dimulai dengan penerimaan dan pembukaan kegiatan bakti sosial, kemudian dilaksanakan kegiatan membagikan bingkisan untuk warga. (RAPP002)

Permalink ke Ratusan Anggota Insan Pariwisata se-Jawa Bali Gelar Pertemuan di Pacitan
Headline, Komunitas, Wisata

Ratusan Anggota Insan Pariwisata se-Jawa Bali Gelar Pertemuan di Pacitan

fosipa3Pacitanku.com, PACITAN – Ratusan anggota Organisasi Forum Silaturahmi Insan Pariwisata (FOSIPA) Indonesia menggelar pertemuan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-12, Senin (28/11/2016) hingga Selasa (29/11/2016) di Pacitan, Jawa Timur.

Panitia Penyelenggara sekaligus ketua Asosiasi Pegiat dan Pelaku Pariwisata (AP3) Pacitan, Ronny Widya Kurniawan dalam keterangannya, Senin (28/11/2016) mengatakan bahwa FOSIPA ini merupakan wadah yang mempertemukan stake holder pariwisata.

Mereka berasal dari travel agent, pengelola hotel, perusahaan bus pariwisata, pengelola restoran, pengelola  obyek wisata, pengelola artshop, dan unsur lainnya.

Ronny mengatakan bahwa bahwa promosi pariwisata harus dikerjakan bersama oleh para pemangku kepentingan pariwisata daerah ini yaitu pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Pariwisata, dengan para pelaku usaha wisata, sehingga even ini diharapkan menjadi sarana promosi wisata yang efektif.




Selain upaya tersebut, kata dia, Pacitan sebagai daerah tujuan wisata harus memiliki daya tarik wisata, sehingga wisman yang berkunjung ke daerah ini akan membawa kenangan tersendiri setelah pulang ke negara asalnya, dan diharapkan suatu saat nanti mereka kembali berkunjung ke Pacitan.

“Even ini untuk memperkenalkan wisata Pacitan lebih luas lagi, apalagi Pacitan memiliki potensi berupa ragam wisata dari objek yang ada, atraksi seni dan budaya, desa wisata, wisata minat khusus, serta wisata alam, baik pantai maupun pegunungan,” katanya.

Ronny menyebutkan Fosipa beranggotakan para pelaku usaha pariwisata se Jawa-Bali, sebagian Sumatra, dan beberapa daerah lain di luar Pulau Jawa. “Untuk membantu promosikan wisata Pacitan, agenda ini juga dirangkaikan dengan sarasehan bersama wisata bertajuk “Maron Bussines Tourism Center” di Pendopo Pacitan,” katanya.

Seperti diketahui, selain sebagai wadah silaturahmi para pelaku pariwisata, Fosipa Indonesia juga sebagai sarana jualan produk dan pertemuan customer dalam satu forum yang meriah dan menyenangkan sesuai semangat pariwisata.

Pertemuan ini dihadiri 150 undangan dari anggota Fosipa Indonesia dan pelaku industri pariwisata di seluruh Indonesia. Turut hadir, perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan, perwakilan asosiasi pariwisata, dan berbagai pihak terkait di lingkungan pariwisata.

Sesuai dengan jadwal, agenda HUT FOSIPA dan sarasehan “Maron Tourism Bussines Center” ini akan diawali dengan susur sungai Maron di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku hingga kawasan Pesona Ngiroboyo di Desa Sendang, Donorojo. “Acara kemudian dilanjutkan dengan sarasehan, dan berwisata di Goa Gong serta agenda terakhir menuju ke Kabupaten Gunung Kidul pada hari Selasa,”pungkasnya.  

Sumber: AP3

Permalink ke Puluhan Pegiat Digital Pacitan Belajar Online Marketing
Headline, Komunitas

Puluhan Pegiat Digital Pacitan Belajar Online Marketing

Sharing pegiat digital Kabupaten Pacitan, Minggu (13/11/2016). (Foto: Budi Setiawan/Blogger Pacitan)

Sharing pegiat digital Kabupaten Pacitan, Minggu (13/11/2016). (Foto: Budi Setiawan/Blogger Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Tak kurang dari 50 pegiat digital Kabupaten Pacitan belajar online marketing bersama komunitas blogger dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pacitan, Minggu (13/11/2016) di Gedung Dishubkominfo, kompleks terminal Pacitan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Baleharjo, Kecamatan Pacitan.

Bupati Pacitan, Indartato dalam sambutan melalui video menyampaikan apresiasi atas digelarnya acara yang bertajuk “Membongkar rahasia dan trik jualan online para internet marketer” yang diselenggarakan atas kerjasama Komunitas Blogger Pacitan dan Dishubkominfo Pacitan itu.




“Saya atas nama pemerintah daerah mendukung sepenuhnya kegiatan ini, mudah-mudahan dengan kegiatan semacam ini membawa Pacitan lebih baik lagi khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, oleh karena itulah sekali lagi kami atas nama pemerintah kabupaten mengucapkan selamat mudah-mudahan program humas ini sukses dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat Pacitan,”jelasnya.

Sementara, Wira Swastika, Ketua Komunitas Blogger Pacitan menyebut bahwa peserta yang hadir adalah dari kalangan pelajar dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-Kabupaten Pacitan.

“Acara alhamdulillah lancar, tadi narasumber memberikan tutorial pemanfaatan marketplace untuk berjualan dan dropship, kemudian tutorial facebook ads, hingga tutorial jual beli dari para master seperti Eko Setiawan, Yudhis Adi Nugroho dan Yoga Nurcahya,”katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Eko Setiawan, salah sati pegiat digital sekaligus Chief Executive Officer (CEO) situs jual beli online Grosirin menyampaikan trik agar pemasaran online melalui facebook bisa sesuai dengan target pemasar yang diinginkan. (RAPP002)

 

Permalink ke AP3 Pacitan Semarakkan Bojonegoro Travel Fair 2016
Headline, Komunitas

AP3 Pacitan Semarakkan Bojonegoro Travel Fair 2016

Promosi wisata Pacitan oleh APETIGA. (Foto: apetigapacitan.org)

Promosi wisata Pacitan oleh APETIGA. (Foto: apetigapacitan.org)

Pacitanku.com, BOJONEGORO – Asosiasi pelaku dan pegiat pariwisata (AP3) Pacitan mengikuti agenda Bojonegoro Travel Fair 2016, 2-3 November. Adapun beberapa anggota AP3 yang ikut tersebut diantaranya adalah Ketua AP3 Ronny Widya yang juga pemilik Satria Tours, Tatik dari GM Malta, Nur, wakil ketua AP3 yang pemilik Rumah Makan Bu Dzakir serta Chrismillia Natalia pemilik Hotel Srikandi Pacitan.

Sebagaimana dilansir dari laman apetigapacitan.org, AP3 Pacitan adalah satu diantara 230 peserta dari berbagai daerah di Tanah Air mengikuti “Bojonegoro Travel Fair 2016” yang bertujuan meningkatkan potensi wisata secara nasional. Satu booth stand AP3 Pacitan yang tersedia dalam agenda tersebut menyediakan berbagai sarana promosi wisata di Pacitan.

Menurut ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Abiparo) Bojonegoro Wahyu Setiawan, di Bojonegoro, Selasa (2/11), menjelaskan sebanyak 230 peserta itu terdiri dari pelaku usaha wisata, mulai biro perjalanan, hotel, dan kuliner.




Lainnya pelaku usaha objek wisata, produk cenderamata, juga pelaku wisata lainnya yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, yogyakarta, Jakarta, juga kota lainnya. “Pelaku usaha wisata ini, baik pembeli atau penjual akan melakukan transaksi terkait pariwisata pada 3 November,” jelas dia.

Peserta “Bojonegoro Travel Fair 2016” akan diajak mengunjungi objek wisata permainan “gofun” di Kecamatan Kapas, dan api abadi Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. Selain itu juga mengunjungi objek wisata edukasi sayur-sayuran “agroguna” di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas.

“Kegiatan ‘Bojonegoro Travel Fair 2016’ ini untuk memperkenalkan objek wisata serta keanekaragaman berbagai produk cenderamata, kuliner juga lainnya di masing-masing daerah peserta,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia yang juga agen biro perjalanan wisata itu juga memperkenalkan sejumlah objek wisata di daerahnya yang mulai diminati pengunjung, seperti “gofun”, Kahyangan Api, wana wisata air Dander “Park” juga objek wisata lainnya.

Sumber: APETIGA

Permalink ke Selain Akademik, Mahasiswa Seharusnya Bisa Kembangkan Prestasi Sosial
Headline, Komunitas, Lifestyle

Selain Akademik, Mahasiswa Seharusnya Bisa Kembangkan Prestasi Sosial

PRESTASI SOSIAL. Mahasiswa Unnes belajar dari praktisi di berbagai bidang untuk mengasah prestasi sosial. (Foto: BEM FIP Unnes)

PRESTASI SOSIAL. Founder Pacitanku.com berharap mahasiswa bisa mengasah prestasi dan kepekaan sosial dengan memanfaatkan teknologi yang ada. (Foto: BEM FIP Unnes)

Pacitanku.com, SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang diminta tak hanya sukses menempuh jalur akademik saat menjadi mahasiswa. Akan tetapi yang lebih penting adalah buah karya lingkungan dan sosial yang memilki azas kemanfaatan yang lebih luas.

Hal itu diulas tuntas dalam acara “Inspiring Youth” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP Unnes, Sabtu (22/10/2016) di Gedung K3 Fakultas Hukum Unnes, Sekaran, Gunungpati Kota Semarang.

Wakil Dekan FIP Unnes, S. Edy Mulyono, menyampaikan bahwa mahasiswa diminta belajar tak hanya dari kampus, melainkan bisa menekuni bidang dan karya sosial supaya dapat memulai bisnis dan menginspirasi banyak orang.“Acara Inspiring Youth ini dapat menjadi sarana untuk belajar bersama orang-orang yang telah berpengalaman. Kalian dapat bertukar ide dan menggali inspirasi setelah acara ini,” tukasnya.

Salah satu hal yang disorot dalam agenda tersebut adalah bagaimana agar mahasiswa tak hanya sukses secara akademik, tapi juga membuahkan karya sosial dan prestasi lainnya.




Dwi Purnawan, founder portal berita berbasis wisata dan budaya Pacitanku.com menyampaikan  bahwa sangat disayangkan apabila selama di kampus, mahasiswa hanya mengisi ruang-ruang intelektualitas hanya dengan lulus tepat waktu dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi.

”Prestasi akademik itu sangat penting, tetapi penting juga mengisi ruang-ruang intelektualitas kita dengan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama daerah asalnya, agar kelak ketika kembali ke daerah, bisa menjadi pahlawan kearifan lokal untuk mempromosikan daerah masing-masing,”paparnya.

Senada dengan Dwi, pakar technopreneurship sekaligus Owner Solusindo telematika, Nurul Hidayat menyampaikan bahwa era digital saat ini memudahkan seseorang untuk mengekspresikan karya dan gagasannya, dalam konteks pengembangan diri, sosial dan wirausaha.

“Kita harus pandai melihat celah tersebut, maka kami sarankan memakai filosofi sukses, dimana dalam berkarya, orang pintar hanya melihat pengeluaran, sementara orang cerdas melihat pemasukan, jadilah mahasiswa cerdas tersebut,”jelasnya.

Sementara, dr. Gamal Albinsaid yang saat ini menjadi chief executive officer (CEO) Indonesia Medika meminta mahasiswa juga tak hanya berikhtiar dalam mewujudkan setiap misi dan cita-cita dalam hidup serta karya yang akan ditekuni. “Yang terpenting, kerasnya cita-cita kita, bumbui dengan keiklasan dan tawakal,”tegasnya.

Acara yang diikuti 150 peserta dari berbagai jurusan di Unnes ini menghadirkan para praktisi di bidang media, sosio enterpreneurship dan akademisi. (RAPP002)

Permalink ke Serunya Adventure Riding dan Camping Ground Senkom Mitra Polri di Ngiroboyo
Headline, Komunitas

Serunya Adventure Riding dan Camping Ground Senkom Mitra Polri di Ngiroboyo

satlantasPacitanku.com, DONOROJO – Event ARCG (Adventure Riding and Camping Ground) Seri 6 yang diselenggarakan oleh Bidang Pemuda dan Olahraga (Bidpora) Senkom Mitra Polri Kabupaten Pacitan Jawa Timur dengan event organizer komunitas motor Journey Riders Indonesia (JRI) Chapter Pacitan sukses di gelar di Pantai Ngiroboyo Pacitan Jawa Timur, Sabtu-Minggu 1 – 2 Oktober 2016 kemarin.

Selain merupakan kegiatan rutin tiap enam bulan sekali di wilayah Jatim, juga untuk mempromosikan potensi wisata ngiroboyo yang notabene tempat wisata unik dan menarik untuk kegiatan camping dan outbond yang tidak dimiliki oleh tempat wisata lain.

Hajatan para riders binaan Departemen Pemuda dan Olahraga Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri ini dihadiri oleh sekitar 240 riders dari berbagai wilayah seperti Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten hingga peserta terjauh dari Samarinda, Kalimantan Selatan.

Acara ARCG Seri 6 ini dimulai Sabtu, 1 Oktober 2016 dan dibuka sekitar pukul 20:30 Wib oleh Ketua Senkom MP Kab. Pacitan Jawa Timur, Bapak Kustiono, S.Pd. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan materi “Proxy War” oleh Kasdim 0801 Bapak Mayor Infantri Sunarto hingga pukul 22:00 Wib.

Para peserta terlihat sangat antusias dengan materi “Proxy War” yang dibawakan oleh Mayor Infantri Sunarto sebagai salah satu hal yang terasa baru bagi para riders, lalu dilanjutkan dengan sarasehan oleh Departeman Pemuda dan Olahraga PP Senkom Mitra Polri, Saudara Muhammad Defrian Ghofar dan diakhiri dengan tanya jawab hingga pukul 23.00 WIB.

Selanjutnya, Minggu pagi, 2 Oktober 2016, sekitar pukul 09:00 Wib, acara ARCG seri 6 ini dilanjutkan dengan materi “Keselamatan Berlalu Lintas” oleh Kasatlantas Polres Pacitan, Bapak AKP Nugroho.

Acara menjadi sangat dinamis dan santai dengan diselingi tanya jawab antara peserta ARCG dengan Kasatlantas Polres Pacitan, AKP Nugroho. Para peserta banyak menanyakan hal hal seputar kejadian yang sering dialami oleh para riders selama berkendara dijalan raya, dari mulai proses tilang slip merah dan biru, kasus laka lantas di jalan raya, hingga menyoal tentang pajak kendaraan bermotor.

Acara diakhiri dengan pernyataan bersama bahwa seluruh komunitas motor binaan Departemen Pemuda dan Olahraga Senkom Mitra Polri ini akan selalu menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas di jalan raya.Usai materi “Keselamatan Berlalu Lintas” oleh Kasatlantas Polres Pacitan, acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Tim Deppora PP Senkom yang hadir serta dilanjutkan dengan berbagai games serta pembagian door prize dari 7Gear oleh panitia dan ditutup dengan doa bersama.

Meskipun acara sudah ditutup, para riders masih juga menyempatkan foto di spot-spot menarik di komplek pesona ngiroboyo, kemudian foto tersebut diupload ke medsos sebagai bentuk promosi wisata dari komunitas motor JRI. (Wildan/RAPP002)