Kategori: Olahraga

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Wabup Yudi Sumbogo Senang Jika Sragen United Jadi Bermain di Stadion Pacitan
Headline, Sepakbola

Wabup Yudi Sumbogo Senang Jika Sragen United Jadi Bermain di Stadion Pacitan

Suasana laga Pacitan FC vs Persik Kediri. (Foto: Muhammad Toifur)

Suasana laga Pacitan FC vs Persik Kediri. (Foto: Muhammad Toifur)

Pacitanku.com, PACITAN – Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo mengaku senang seandainya klub Liga 2 Sragen United jadi bermain di Stadion Pacitan saat berkompetisi di Liga 2.

”Sebab, masyarakat di sini sangat membutuhkan hiburan. Kami juga punya fasilitas stadion yang sangat layak. Eman kalau fasilitas tersebut tidak bisa dimanfaatkan,” katanya, baru-baru ini.

Dia mengatakan bahwa meski belum ada pembicaraan dengan manajemen Sragen United, pihaknya sangat welcome kalau akhirnya Laksar Gajah Purba itu benar-benar berlabuh di Pacitan.

”Lagi pula, kalau ada tim sepak bola profesional di sini, secara otomatis, roda ekonomi di sekitar stadion akan jauh lebih semarak,” imbuh alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta itu.

Sebelumnya diberitakan bahwa Sragen United yang sebelumnya berkamuflase dari Laga FC berencana berganti nama dan berpindah markas ke luar Kota Sragen. Wacana yang berkembang, mereka akan hijrah ke Pacitan dan berganti nama menjadi Laga FC Pacitan.




Kondisi tim yang tidak stabil adalah salah satu penyebab mereka harus berganti nama dan markas tersebut. Apalagi, izin menggelar pertandingan kandang di Stadion Taruna Sragen kini sudah sulit didapat. Akibatnya, mereka harus rela menjalani laga home, saat menjamu Persiba Bantul, di Stadion Ketonggo, Ngawi, Senin (15/5).

Manajer Sragen United Anggun Mahardika menyatakan, meski masih rumor, wacana hengkangnya markas mereka ke Jawa Timur tersebut bisa saja mendekati kenyataan. Itu terjadi bila hasil kajian dan rapat manajemen memutuskan mengambil langkah tersebut.

Dia mengakui, masalah utama tak bisa menggunakan Stadion Taruna memang berada pada sisi infrastruktur. Kurang lengkapnya fasilitas stadion itu membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan mereka harus mendapat sanksi dari PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator kompetisi.

”Persoalan mendasar karena stadion kami belum layak. Mulai pagar penonton, ruang ganti pemain, ruang wasit, dan beberapa item lainnya. Itu yang mengakibatkan kami selalu pindah-pindah stadion,” jelasnya.

Namun demikian, wacana perubahan homeground Sragen United ke Pacitan tersebut langsung mendapat resistansi dari Laga FC, klub yang menjadi cikal bakal Sragen FC. Owner Laga FC Haruna Soemitro menyatakan bahwa manajemen Sragen United saat ini tidak bisa melakukan transaksi apa pun atas nama klub tersebut.

Haruna beralasan, manajemen Sragen United melakukan wanprestasi ketika membeli klub itu. ”Mereka sampai saat ini belum melakukan pembayaran apa pun kepada kami. Masalah ini sudah kami laporkan kepada PSSI,” ujar pria yang juga manajer Madura United FC tersebut.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Joko Driyono menegaskan bahwa PSSI tidak akan membenarkan klub mana pun untuk bertukar nama di saat kompetisi sudah berjalan. ”Kalau hanya berganti home base, mungkin bisa kami maklumi. Sebab, yang memutuskan adalah operator. Tapi, kalau berganti nama, sudah pasti kami tolak,” timpal Joko.

Sumber: Jawa Pos

Permalink ke Gunakan Stadion Pacitan untuk Homebase Liga 2, Sragen United Bertransformasi Jadi Laga FC Pacitan
Headline, Sepakbola

Gunakan Stadion Pacitan untuk Homebase Liga 2, Sragen United Bertransformasi Jadi Laga FC Pacitan

Stadion Pacitan digunakan untuk menggelar Turnamen Piala Soeratin. (Foto : IST/Devid)

Stadion Pacitan digunakan untuk menggelar Turnamen Piala Soeratin. (Foto : IST/Devid)

Pacitanku.com, SRAGEN – Klub peserta Liga 2 Sragen United tengah berancang-ancang untuk hengkang dari Bumi Sukowati. Hal itu karena klub berjuluk Laskar Gajah Purba itu tak memiliki kandang yang layak untuk menggelar pertandingan di Liga 2.

Selama ini, Sragen United menggunakan Stadion taruna, Sragen, sebagai kandang. Namun, karena insiden saat menjamu Persis Solo mengakibatkan polemik, Stadion Taruna dianggap tak layak karena tak bisa menampung banyak penonton.

Akibatnya, Sragen United harus memainkan laga kandang melawan Persiba Bantul di Ngawi. Hal itu dianggap menjadi kerugian tersendiri, terutama dari segi finansial. Oleh sebab itu, Sragen United rela angkat kaki dari Bumi Sukowati untuk mengarungi putaran kedua Liga 2 yang bakal dimulai 9 Juli 2017 mendatang.




Sragen United berencana memilih Stadion Pacitan untuk menggelar laga kandang. Konsekuensinya, Sragen United akan bermetamorfosis menjadi Laga FC Pacitan. Laga FC merupakan nama asli klub sepak bola ini sebelum berganti nama menjadi Sragen United

“Kami berencana survei stadion di Pacitan. Kami sudah menjalin komunikasi Bupati Pacitan. Pada intinya mereka mendukung dan menyambut dengan baik kedatangan kami,” ungkap Komisaris Sragen United, Indika Wijaya dikutip Solopos.com Sabtu (27/5/2017).

“Mereka sudah lama mengidam-idamkan punya klub yang bermain di divisi utama [Liga 2]. Suporter juga sudah ada. Dan yang terpenting, para pemain bisa leluasa berlatih di stadion baru sehingga mereka bisa menguasai kondisi lapangan,” paparnya.

 

Permalink ke O2SN-FLS2N Diharapkan Jadi Ajang Pengembangan Prestasi Siswa di Pacitan
Headline, Olahraga, Pendidikan

O2SN-FLS2N Diharapkan Jadi Ajang Pengembangan Prestasi Siswa di Pacitan

Pembukaan O2SN-FLS2N Pacitan

Pacitanku.com, PACITAN – Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SD dan jenjang SMP se Kabupaten Pacitan diharapkan menjadi ajang pengembangan prestasi siswa di Pacitan. Hal tersebut disampaikan Bupati Pacitan Drs H Indartato MM saat membuka O2SN dan FLS2N pada Sabtu (15/4/2017) di GOR Pacitan.

Menurut Indartato, agenda ini diharapkan bermakna pada nilai proses pendidikan itu sendiri, yaitu menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar.

“Memang benar dalam O2SN dan FLS2N ini adalah ajang kompetisi dan unjuk kemampuan, akan tetapi lomba atau pertandingan pada dasarnya merupakan ajang pembelajaran terutama dalam hal olah pikir, olah hati dan olah rasa disamping pengembangan sikap dan kepribadian siswa,”tandasnya.




Dikatakan Indartato, kalah atau menang dalam pertandingan perlombaan ini bukanlah tujuan, tetapi kegiatan ini hendaknya dapat kita jadikan motivasi dalam rangka mencapai tujuan. “Kami dengan penuh optimis menyambut baik penyelenggaraan O2SN dan FLS2N sebagai momen yang tepat untuk mendidik dan membangun karakter siswa,”ungkapnya lagi.

Dia berharap agar anak anak kita untuk terus berkreasi, berinovasi, berprestasi, dan berkompetisi secara sehat sekaligus dapat bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri dan belajar mengakui kekuatan lawan.

Turut hadir dalam agenda ini Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kepala UPT Pendidikan TK dan SD, Pengawas dan Penilik,

Kepala Sekolah, guru TK, SD, dan SMP se Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta tingkat SD sejumlah12 Kecamatan sedangkan untuk tingkat sekolah menengah diikuti 56 sekolahan baik SMP maupun MTs Negeri dan swasta. (Diskominfo Pacitan)

Permalink ke Kalahkan Gerotan FC 2-0, Citra Arjosari Juara Kompetisi Sepakbola U-16 PSSI Pacitan
Headline, Sepakbola

Kalahkan Gerotan FC 2-0, Citra Arjosari Juara Kompetisi Sepakbola U-16 PSSI Pacitan

Citra Arjosari Juara KU-16 PSSI Pacitan. (Foto: FB Citra Arjosari)

Pacitanku.com, PACITAN – Klub sepakbola Citra Arjosari berhasil menyempurnakan perjalanan mereka di ajang kompetisi U-16 PSSI Pacitan dengan merebut trofi juara setelah di final mengalahkan Gerotan FC dengan skor 2-0.

Pada final yang digelar di Stadion Pacitan pada hari sabtu sore 25 Maret 2017 itu Citra memaksa Gerotan tunduk setelah dua gol dari Rizky Nizar dan M Nur Asif menamatkan perlawanan mereka. Gelar juara sejati pantas disematkan kepada tim Citra karena meraih juara dengan hasil sempurna, selalu menang di setiap pertandingannya dan paling produktif dalam mencetak gol dan paling sedikit kebobolan.

Laga final menjadi klimaks dari gelaran kompetisi ini ketika yang bertanding adalah dua tim dengan statistik yang berimbang dalam hal memasukkan dan kebobolan. Citra dan Gerotan mencatat rekor memasukkan dan kemasukan adalah 24 berbanding 2, dan bisa dibayangkan jika keduanya salig berhadapan. Adu strategi akan menguras emosi para punggawa dan tim pelatih di belakangnya.

Pertandingan di bawah cuaca mendung dibuka dalam tempo sedang, dan kedua tim masih saling menebak-nebak apa yang akan di lakukan lawannya. Gerotan yang kelihatan tampil dengan skema yang agak turun membuat Citra kelihatan lebih berani untuk  mengambil inisiatif serangan. Citra masih mengandalkan Rizky Nizar di tengah dan sang penyerang haus gol M Nur Asif yang keduanya sangat diwaspadai Gerotan.

Tetapi meski Citra lebih banyak masuk ke area pertahanan lawan justru Gerotan yang mendapatkan peluang emas dengan memanfaatkan serangan balik melalui sayap lincahnya Tirto Cahyono. Gocekan dan kemudin shooting dari Tirto harus ditepis dengan susah payah oleh kiper Citra, Rizky Awanda meskipun tindakannya ini berbuah kartu kuning karena dilakukan di luar kotak penalti.

Gerotan kemudian harus menanggung kerugian ketika pemain bertahannya Febri Nur harus ditandu ke luar lapangan karena cedera di menit 23 babak pertama. Dan akhirnya satu menit kemudian tim Citra memecah kebuntuan ketika Rizky Nizar berhasil mencetak gol melalui sundulan terarah di tengah kawalan bek lawan. Kedudukan 1-0 ini bertahan sampai berakhirnya babak pertama.




Babak kedua dengan defisit gol membuat Gerotan mau tidak mau harus meningkatkan daya dobraknya untuk mengejar ketertinggalannya. Kapten Gerotan Andika Pamungkas yang pada babak pertama menjadi palang pintu terakhir di lini pertahanan digeser menjadi penyerang dengan harapan bisa menambah serangan.

Tetapi justru Citra yang berhasil kembali memanfaatkan peluang untuk mencetak gol keduanya. M Nur Asif menundukkan Bima sang kiper Gerotan dengan tendangan jarak dekatnya untuk membuat tmnya semakin menjauh 2-0. Gol Asif ini memantapkan posisinya sebagai top scorer dengan raihan 13 gol.

Ketinggalan dua gol membuat Gerotan harus semakin bekerja keras untuk mengejar keunggulan lawan. Malangnya di tengah situasi seperti itu Gerotan malah harus kehilangan Syafiq karena cedera di pertengahan babak kedua. Dan akhirnya Citra pun mengunci skor kemenangan 2-0 sampai berakhirnya pertandingan.

Kemenangan Citra ini selain merebut juara sekaligus juga merupakan pembalasan atas kekalahan mereka di ajang yang sama pada tahun 2011 atas lawan yang sama pula. Selain itu juga menambah daftar peraih juara kompetisi U-16 PSSI Pacitan. Setelah Gerotan di tahun 2011 dan 2015, kemudian Tidar Jaya di tahun 2012, diteruskan Pogres berturut-turut 2013 dan 2014, kini Citra masuk menjagi anggota tim juara.

Sementara itu dalam perebutan peringkat ketiga yang digelar sebelum partai grand final Tidar jaya berhasil memenangkan laga setelah mengalahkan Pogres dengan skor 1-0. Gol satu-satunya kemenangan Tidar Jaya dicetak oleh Taufik memanfaatkan umpat tarik dari pemain sayap Galang pada menit 14 babak pertama. (stp/RAPP002)

 

Road to Champion CITRA Arjosari:

Penyisihan grup:

Vs Eagle (2-0)

Vs Loreng Pudara (7-1)

Vs Gempur (4-0)

Vs Pogres (3-0)

Vs PSM (4-1)

Perempat final:

Vs Kuda Laut (3-0)

Semi final:

Vs Tidar Jaya (1-0)

Final

Vs Gerotan (2-0)

 

HASIL BABAK FINAL
 

Hari

 

Tanggal

 

Kick Off

 

Tim Yang bertanding

 

Tempat

SABTU 25Maret 2017 14.30 TIDAR JAYA (1) vs POGRES (0) Stadion Pacitan
SABTU 25 Maret 2017 15.50 CITRA (2) vs GEROTAN (0) Stadion Pacitan

 

DAFTAR PENCETAK GOL
13 gol M. Nur Asif (Citra)
7 gol Tirto Cahyono(Gerotan)
5 gol Dhiky Syah M (Rajawali); Andika Pamungkas (Gerotan);  Reva Aditya (Pogres); Ari Shandi (Tidar Jaya); Rizky Nizar (Citra)
4 gol Rizky Nizar, M. Ilham Maulana (Citra); Reza Bagus (Loreng Pudara); ; Satria, , Ilham (Pogres); Anung Pambudi (Kuda Laut)
3 gol Dandi Saputra, Wibowo, M. Syafiq (Gerotan);  Bagas Faqih (Tidar Jaya); Prasetya M (AC Puma)
2 gol Andi (Gempur);  Firza Alvin, Yoga (Pogres); Andika (PSM); Fakhru Rozy (Rajawali); M. Taufik (Tidar Jaya)
1 gol Apria, Dimas (PSM); Arif, Riko (Gempur); Wildan, Saeful R, Fajar, Andika Fajar (Eagle);  Sugiarto, Yusuf Wibisono, Khilmi (Citra); Afif Fadil, Tomy Hermansyah (Rajawali); M. Faqih, Fahrezi F, Septian, Sindu Bisma (Tidar Jaya) M. Bayu (AC Puma); Febri Akbar, Febri , Miping P (Gerotan); Jefri, Wilyan, Gilang, Niko Adi, Bagas Cahyono, Dhemaz Anarkhi  (Kuda Laut); Rafi, Rauf (Rujak Beling); Galih (Loreng Pudara);
o.g. Doni (Loreng Pudara)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Permalink ke Jelang Musim Selancar, Wisman Mulai Padati Pantai di Pacitan
Headline, Olahraga

Jelang Musim Selancar, Wisman Mulai Padati Pantai di Pacitan

Surfing saat senja di pantai Watukarung (Foto :Kuunajib)

Surfing saat senja di pantai Watukarung (Foto :Kuunajib)

Pacitanku.com, PACITAN – Musim baik bagi para peselancar baru dimulai Juni mendatang. Namun, sudah ada beberapa peselancar yang nekat memacu papan selancar mereka di atas ombak. Di bulan-bulan seperti sekarang, mereka paling mudah ditemui di pantai Pancer Door dan Srau. Kendati tipikal ombak pada bulan Maret masih disebut ‘’rusak’’. ‘’Ombak Pacitan paling bagus di bulan Juni, Juli, Agustus. Saat ini pun ombaknya sudah besar, tetapi rusak,’’ jelas Kabid Pemasaran Disparpora, Budi Hartoko.

Toko –sapaan akrab Budi Hartoko- mengatakan saat ini beberapa pantai Pacitan sudah dikunjungi para peselancar. Beberapa diantaranya wisatawan mancanegara (wisman). Menurut Toko, para wisman yang saat ini berselancar tergolong sebagai peselacar nekat.

Sebab, di kalangan peselancar, ombak pada bulan-bulan sekarang ini disebut mereka rusak. Maksudnya, arah ombak tidak beraturan. ‘’Biasanya hanya satu arah, menuju ke bibir pantai. Tetapi, saat ini, masih tidak beraturan. Saling berbenturan,’’ terangnya.




Panjang ombak sudah memadai. Namun, disamping arahnya yang masih tidak beraturan, ketinggian ombak di sejumlah pantai jujugan selancar juga belum maksimal. Ketinggian gulungan ombak di pantai Watukarung, misalnya, bisa mencapai sekitar empat meter.  Begitu pula dengan Pancer Door yang rata-rata bisa setinggi dua meter. ‘’Saat ini, ketinggian ombak baru sekitar satu meter di Pancer Door. Masih belum maksimal sebenarnya, jika untuk digunakan berselancar,’’ ujarnya.

Toko tidak menampik jika kebanyakan peselancar adalah kalangan wisman. Untuk itu, pihaknya pun sengaja menggencarkan promosi terhadap Pacitan melalui daerah-daerah jujugan para bule tersebut. Seperti Bali, atau Jogjakarta. Harapannya, agar mereka sudi datang menjajal ombak lautan Pacitan. Tahun lalu, kunjungan wisman ke Pacitan mencapai sekitar 500 orang.

Tahun ini, Toko memprediksi akan ada peningkatan kunjungan wisman di Pacitan, seiring gencarnya promosi yang di lakukan. ‘’Harapannya tentu bisa bertambah. Kami sengaja mempromosikan wisata selancar Pacitan ke daerah-daerah yang banyak wismannya,’’ ujar Toko.

Sumber: Radar Madiun

Permalink ke KU-16 PSSI Pacitan: 4 Tim Favorit Lolos ke Babak Semifinal
Headline, Sepakbola

KU-16 PSSI Pacitan: 4 Tim Favorit Lolos ke Babak Semifinal

KU-16 PSSI Pacitan. (Foto: Wira S)

Pacitanku.com, PACITAN – Tak ada kejutan atas hasil pertandingan yang tersaji dalam babak delapan besar kompetisi U-16 PSSI Pacitan. Empat tim favorit yaitu CITRA Arjosari, GEROTAN Lorok, POGRES Sirnoboyo, dan TIDAR JAYA Arjowinangun melaju ke babak semi final.

Di babak semi final akan dipertandingkan partai menarik yaitu CITRA vs TIDAR JAYA, sedangkan GEROTAN akan menghadapi perlawanan dari tim POGRES.

Bertanding di laga pertama babak delapan besar hari Rabu 15 Maret 2017 tim CITRA unggul 3-0 atas KUDA LAUT. Seperti diprediksikan para pengamat, CITRA masih melanjutkan keperkasaannya ketiga mengalahkan Kuda Laut dengan tiga gol tanpa balas. Menit 11 babak pertama M Ilham membuka keunggulan Citra. Disusul dengan dwigol dari sang bomber M Nur Asif pada menit 19 babak pertama dan menit 20 babak kedua.Yang istimewa bagi Citra perolehan gol Asif semakin jauh meninggalkan pesaingnya. Sampai dengan dua laga tersisa Asif sudah mencetak 12 gol.

Pada pertandingan kedua babak delapan besar, meski lolos ke semi final GEROTAN harus bersusah payah menyingkirkan perlawanan keras tim EAGLE. Unggul cepat melalui Febri Akbar menit 9 babak pertama diluar dugaan secara cepat disamakan oleh sayap mungil Eagle, Wildan tiga menit kemudian.




Permainan Eagle yang semakin meningkat setelah start buruk di awal kompetisi seolah membuat Gerotan kesulitan menembus pertahanan Eagle. Gol penentu kemenanagan Gerotan baru muncul di menit 18 babak kedua melalui M Syafiq Izudin. Skor akhir 2-1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Di partai ketiga antara POGRES vs RAJAWALI sebenarnya sangat ditunggu bakal tersaji pertandingan keras dan menarik. Pogres dengan pengalaman dan prestasi bagus di ajang kompetisi U-16 ditantang Rajawali yang tampil dengan performa berbeda dibanding penampilan mereka di tahun-tahun sebelumnya.

Tetapi di lapangan terjadi sebaliknya ketika Rajawali harus kalah dengan skor telak 0-5 hasil cetakan gol dari Yoga yang mebuka keunggulan di menit 24 babak pertama, disusul  Firza di akhir babak pertama dan Reva Aditya pada menit 2 babak kedua. Sementara Gelandang andalan Pogres, Satria menambah sepasang gol di menit 13 dan 23 babak kedua.

Tampaknya Rajawali harus mengakui kematangan mental anak-anak Pogres, karena sebagian besar gol yang terjadi karena kurang konstentrasinya para pemain-pemain Rajawali.

Sementara itu Laga terakhir babak delapan besar, Tidar Jaya menyusul tiga tim lain melaju ke semi final setelah mengalahkan Loreng Pudara melalui adu tendangan penalti. Skor 1-1 di waktu normal hasil gol di babak pertama oleh pemain Tidar Jaya Arisandi menit 19, sementara dari Loreng Pudara dicetak Galih di menit 27.

Pada adu tendangan penalti seluruh penendang Tidar Jaya sukses menjalankan tugasnya, sementara dua pemain Loreng Pudara Gagal. Strategi Pelatih Tidar Jaya dengan mengganti kiper berhasil ketika kiper pengganti Zanuar berhasil menggagalkan salah satu eksekutor penalti Loreng Pudara. Babak Semi final akan digelar pada hari selasa dan rabu, 21 dan 22 Maret 2017 di Stadion Pacitan. (stp/RAPP002)

 

 Hasil Babak Perempat Final KU-16 PSSI Pacitan 

 

HASIL BABAK PEREMPAT FINAL
 

Hari

 

Tanggal

 

Kick Off

 

Tim Yang bertanding

 

Tempat

RABU 15 Maret 2017 15.30 CITRA (3) vs KUDA LAUT (0) Stadion Pacitan
KAMIS 16 Maret 2017 15.30 GEROTAN (2) vs EAGLE (1) Stadion Pacitan
JUMAT 17 Maret 2017 15.30 POGRES (5) vs RAJAWALI (0) Stadion Pacitan
SABTU 18 Maret 2017 15.30 TIDAR JAYA (1(6)) Vs LORENG PUDARA (1(4)) Stadion Pacitan

 

JADWAL BABAK SEMI FINAL
 

Hari

 

Tanggal

 

Kick Off

 

Tim Yang bertanding

 

Tempat

SELASA 21 Maret 2017 15.30 CITRA vs TIDAR JAYA Stadion Pacitan
RABU 22 Maret 2017 15.30 GEROTAN vs POGRES Stadion Pacitan

 

 

DAFTAR PENCETAK GOL
12 gol M. Nur Asif (Citra)
6 gol Tirto Cahyono(Gerotan)
5 gol Dhiky Syah M (Rajawali); Andika Pamungkas (Gerotan); Rizky Nizar (Citra); Reva Aditya (Pogres); Ari Shandi (Tidar Jaya)
4 gol Reza Bagus (Loreng Pudara); ; Satria, , Ilham (Pogres); Anung Pambudi (Kuda Laut)
3 gol M. Ilham Maulana (Citra); Dandi Saputra, Wibowo, M. Syafiq (Gerotan);  Bagas Faqih (Tidar Jaya); Prasetya M (AC Puma)
2 gol Andi (Gempur);  Firza Alvin, Yoga (Pogres); Andika (PSM); Fakhru Rozy (Rajawali);
1 gol Apria, Dimas (PSM); Arif, Riko (Gempur); Wildan, Saeful R, Fajar, Andika Fajar (Eagle), Yusuf Wibisono, Khilmi (Citra); Afif Fadil, Tomy Hermansyah (Rajawali); M. Faqih, Fahrezi F, M. Taufik, Septian, Sindu Bisma (Tidar Jaya) M. Bayu (AC Puma); Febri, Miping P (Gerotan); Jefri, Wilyan, Gilang, Niko Adi, Bagas Cahyono, Dhemaz Anarkhi  (Kuda Laut); Rafi, Rauf (Rujak Beling); Galih (Loreng Pudara);
o.g. Doni (Loreng Pudara)