Kategori: Lifestyle

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Cantiknya Para Polwan ini dalam Jepretan Kamera Pegiat Foto Pacitan
Headline, Lifestyle

Cantiknya Para Polwan ini dalam Jepretan Kamera Pegiat Foto Pacitan

Para Polwan Pacitan saat menjadi model dalam pelatihan fotografi KlIc Pacitan. (Foto: Humas Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Para pegiat fotografi di Kabupaten Pacitan diberikan kesempatan menimba ilmu melalui gelaran workshop fotografi yang diadakan oleh Komunitas Lensa Indie Pacitan (Klic).

Bupati Pacitan Indartato sangat antusias mendukung acara tersebut, sehingga acara yang semula direncanakan digelar di kawasan Pasar Sawo dipindah ke Pendapa Kab. Pacitan yang lebih luas dan nyaman. Bupati indartato beserta istri pun aktif terlibat sebagai model fotografi. Selain Indartato, nampak para polisi wanita (Polwan) dari Polres Pacitan juga turut menjadi model bidikan para fotografer tersebut.

Dalam sambutannya, Indartato berharap melalui workshop fotografi potensi dan kemampuan peserta semakin meningkat. “Dengan meningkatnya potensi dan kemampuan mereka, tentunya ini untuk kemajuan Kabupaten Pacitan,” ucap Bupati Indartato saat membuka kegiatan di pendopo kabupaten, Sabtu (25/3/2017) lalu.




Dengan jargon Kita Punya Pacitan, Pacitan Punya Kita diharapkan para penyuka foto dapat mengeksplorasi teknik yang selama ini mereka miliki. Baik untuk foto landscape, still life, maupun fotografi seni. “Alam Pacitan begitu indah untuk ditelusur dan dibingkai dalam foto. Ini positif untuk promosi pariwisata,” terang Bupati.

Workshop fotografi dengan tema teka-teki cahaya ini diikuti puluhan peserta dari berbagai tingkatan usia. Mereka diperkenalkan dengan teknik fotografi oleh fotografer terkenal Hendra Lesmana dari Fast Jakarta.

Hendra Lesmana sendiri merupakan fotografer yang membawakan acara mata lensa di salah satu televisi swasta nasional. Sejumlah model turut dihadirkan penyelenggara, mulai dari model berbusana elegan, sampai personil kepolisian. (david/arif/dochumas pacitan/RAPP002)

Permalink ke Selain Akademik, Mahasiswa Seharusnya Bisa Kembangkan Prestasi Sosial
Headline, Komunitas, Lifestyle

Selain Akademik, Mahasiswa Seharusnya Bisa Kembangkan Prestasi Sosial

PRESTASI SOSIAL. Mahasiswa Unnes belajar dari praktisi di berbagai bidang untuk mengasah prestasi sosial. (Foto: BEM FIP Unnes)

PRESTASI SOSIAL. Founder Pacitanku.com berharap mahasiswa bisa mengasah prestasi dan kepekaan sosial dengan memanfaatkan teknologi yang ada. (Foto: BEM FIP Unnes)

Pacitanku.com, SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang diminta tak hanya sukses menempuh jalur akademik saat menjadi mahasiswa. Akan tetapi yang lebih penting adalah buah karya lingkungan dan sosial yang memilki azas kemanfaatan yang lebih luas.

Hal itu diulas tuntas dalam acara “Inspiring Youth” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP Unnes, Sabtu (22/10/2016) di Gedung K3 Fakultas Hukum Unnes, Sekaran, Gunungpati Kota Semarang.

Wakil Dekan FIP Unnes, S. Edy Mulyono, menyampaikan bahwa mahasiswa diminta belajar tak hanya dari kampus, melainkan bisa menekuni bidang dan karya sosial supaya dapat memulai bisnis dan menginspirasi banyak orang.“Acara Inspiring Youth ini dapat menjadi sarana untuk belajar bersama orang-orang yang telah berpengalaman. Kalian dapat bertukar ide dan menggali inspirasi setelah acara ini,” tukasnya.

Salah satu hal yang disorot dalam agenda tersebut adalah bagaimana agar mahasiswa tak hanya sukses secara akademik, tapi juga membuahkan karya sosial dan prestasi lainnya.




Dwi Purnawan, founder portal berita berbasis wisata dan budaya Pacitanku.com menyampaikan  bahwa sangat disayangkan apabila selama di kampus, mahasiswa hanya mengisi ruang-ruang intelektualitas hanya dengan lulus tepat waktu dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi.

”Prestasi akademik itu sangat penting, tetapi penting juga mengisi ruang-ruang intelektualitas kita dengan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama daerah asalnya, agar kelak ketika kembali ke daerah, bisa menjadi pahlawan kearifan lokal untuk mempromosikan daerah masing-masing,”paparnya.

Senada dengan Dwi, pakar technopreneurship sekaligus Owner Solusindo telematika, Nurul Hidayat menyampaikan bahwa era digital saat ini memudahkan seseorang untuk mengekspresikan karya dan gagasannya, dalam konteks pengembangan diri, sosial dan wirausaha.

“Kita harus pandai melihat celah tersebut, maka kami sarankan memakai filosofi sukses, dimana dalam berkarya, orang pintar hanya melihat pengeluaran, sementara orang cerdas melihat pemasukan, jadilah mahasiswa cerdas tersebut,”jelasnya.

Sementara, dr. Gamal Albinsaid yang saat ini menjadi chief executive officer (CEO) Indonesia Medika meminta mahasiswa juga tak hanya berikhtiar dalam mewujudkan setiap misi dan cita-cita dalam hidup serta karya yang akan ditekuni. “Yang terpenting, kerasnya cita-cita kita, bumbui dengan keiklasan dan tawakal,”tegasnya.

Acara yang diikuti 150 peserta dari berbagai jurusan di Unnes ini menghadirkan para praktisi di bidang media, sosio enterpreneurship dan akademisi. (RAPP002)

Permalink ke Ani Yudhoyono Kagumi Pantai Pancer dan Sungai Grindulu
Headline, Lifestyle, Wisata

Ani Yudhoyono Kagumi Pantai Pancer dan Sungai Grindulu

Pacitanku.com, PACITAN – Jika istri Presiden RI keenam, Ani Yudhoyono sudah mempromosikan foto-foto keindahan obyek wisata, biasanya setelah itu langsung ngehits. Ingat saat Ani Yudhoyono memposting foto Pantai Klayar beberapa waktu lalu, setelah itu Pantai Klayar langsung ngehits, akhirnya menjadi pantai yang dikelola Pemkab dengan pendapatan terbesar.

Aksi para peselancar kelas wahid di Pantai Pancer dalam jepretan kamera Ani Yudhoyono. (Foto: Instagram Ani Yudhoyono)

Aksi para peselancar kelas wahid di Pantai Pancer dalam jepretan kamera Ani Yudhoyono. (Foto: Instagram Ani Yudhoyono)

Pada Jumat (19/8/2016) kemarin, perempuan asal Purworejo, Jawa Tengah ini kembali beraksi memotret pantai Pancer dan sungai Grindulu saat gelaran Asian Surfing Championship (ASC) di Pantai Pancer.

Ani Yudhoyono pun membawa kamera Digital SLR untuk mengabadikan tiap momen di pantai tersebut. Dirinya pun mengakui keindahan Pantai Pancer. “Ini sangat surga bagi saya, bagus banget dari ujung ke ujung,” katanya.

Di akun instagramnya, Ani Yudhoyono memposting beberapa aksi para peselancar dalam kegiatan kompetisi ASC Hello Pacitan 2016 tersebut.

Ani Yudhoyono Kagumi Pantai Pancer dan Sungai Grindulu. (Foto: Ani Yudhoyono)

Ani Yudhoyono Kagumi Pantai Pancer dan Sungai Grindulu. (Foto: Ani Yudhoyono)

Ternyata, dirinya juga baru sekali ini mengunjungi Pantai Pancer, sehingga rasa kagumnya memuncak, karena melihat ombak yang begitu bagus.”Saya baru pertama kali ke Pantai Pancer Door. Melihat ombak dan teluknya bagus banget,” ujarnya.

Selain kekagumannya pada Pantai Pancer, Ani ternyata juga menyukai Sungai Grindulu yang bermuara ke Pantai tersebut. “Kagum dengan jernihnya sungai Grindulu di Pacitan,” demikian pernyataan Ani di akun Instagramnya.

Ani Yudhoyono Kagumi Pantai Pancer dan Sungai Grindulu. (Foto: Ani Yudhoyono)

Ani Yudhoyono Kagumi Pantai Pancer dan Sungai Grindulu. (Foto: Ani Yudhoyono)

Tak lupa, Ani pun menyempatkan diri untuk berfoto dengan latar belakang Pantai Grindulu, bersama anak keduanya Edhie Baskoro Yudhoyono dan menantunya, Aliya Rajasa.

Kunjungan Ani Yudhoyono bersama Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono ke Pantai Pancer adalah rangkaian kunjungan dalam rangka peringatan HUT RI ke 71 di Pacitan.

Di hari ketiga kunjungannya tersebut, SBY juga berkesempatan menyerahkan hadiah kepada pemenang grade 1 Rina Kitazawa untuk divisi wanita, asal Jepang. Bertepatan dengan acara tersebut, seni budaya rontek ikut menyemarakan acara itu. (RAPP002)

Permalink ke Karirpad Tembus 3 Juta Pengguna Per Bulan
Advertorial, Lifestyle

Karirpad Tembus 3 Juta Pengguna Per Bulan

Pacitanku.com, JAKARTA – Membuka bulan Agustus 2016, Karirpad menggelar syukuran sederhana.  Perusahaan Startup yang berlokasi di Slipi, Jakarta Barat ini merayakan jumlah kunjungan ke situs mereka yang sudah menembus angka 3.000.000 pengguna setiap bulannya.  Sebuah pencapaian yang cukup luar biasa di usia Karirpad yang baru menginjak 18 bulan.

Untuk para pencari kerja, Karirpad memiliki lebih dari 45.000 iklan lowongan dari seluruh Indonesia, yang menjadikannya Job Portal dengan iklan lowongan terbanyak di Indonesia.  Untuk perusahaan, Karirpad menyediakan e-Recruitment System yang memungkinkan setiap perusahaan membangun Career Site lengkap dengan Candidate Database milik mereka sendiri, sehingga di kemudian hari tidak perlu lagi terus bergantung kepada Job Portal.

 “Inilah alasan mengapa memasang iklan lowongan di Karirpad tidak dipungut biaya, karena impian kami adalah setiap perusahaan seakan memiliki Job Portal-nya sendiri, sehingga brand image perusahaan dimata pencari kerja akan semakin baik.  Hal ini sangat penting bagi kemajuan setiap perusahaan”, ujar Chandra Ming, CEO Karirpad, dalam keterangan pers kepada Pacitanku.com, Senin.

Keuntungan lain bagi pencari kerja dengan digratiskannya pemasangan iklan di Karirpad adalah memberikan otoritas penuh bagi Karirpad dalam menolak iklan lowongan fiktif ataupun penipuan berkedok lowongan. “Tidak sedikit perusahaan seperti ini yang sampai menelpon ke kantor kami karena iklan lowongan mereka tidak ditayangkan,” ungkap Indra Prasta, CMO Karirpad yang juga merupakan vokalis The Rain, band yang sudah 15 tahun berkarya di industri musik Indonesia.

Karirpad mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk setiap business partner, setiap pencari kerja, setiap perusahaan yang telah ikut memberi dukungan atas pencapaian ini.  Karirpad akan berusaha sekuat tenaga siang dan malam dalam menjembatani setiap pencari kerja untuk mendapatkan karir impiannya dan setiap perusahaan dalam mendapatkan karyawan terbaik bagi kemajuan perusahaaan. (DPP001)

karir pad

Permalink ke Ini Hasil 5 Besar Pawai Budaya Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016
Budaya, Headline, Lifestyle, Pacitan News

Ini Hasil 5 Besar Pawai Budaya Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016

Pacitanku.com, PACITAN – Agenda Pekan Seni Pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Pacitan yang digelar mulai Kamis (28/7/2016) kemarin hingga Jumat (29/7/2016) besok ternyata cukup menarik minat dan antusiasme masyarakat Pacitan untuk menyaksikan.

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Terbukti, dalam agenda pembukaan dan dilanjutkan pawai budaya, puluhan ribu masyarakat Pacitan tumplek bleg menyaksikan agenda tahunan yang diikuti seluruh SD ini. Salah satu yang cukup menarik adalah agenda pawai budaya yang diikuti 12 kontingen dari 12 kecamatan dengan melibatkan 6750 peserta.




Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)Dalam pawai budaya ini, masing-masing kecamatan menampilkan unjuk kebolehan dalam menampilkan budaya khas daerah masing-masing. Seperti dari Kecamatan Arjosari misalnya, menampilkan seni tari Jaranan Senthe Were yang merupakan kesenian khas Desa Mangunharjo.

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Kemudian dari Kecamatan Nawangan, menampilkan kesenian khas Desa Tokawi, yakni Kethek Ogleng. Tak ketinggalan, dari Tegalombo menampilkan kesenian khas yang disebut dengan Badut Sinampurno.

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Dari hasil penilaian dewan juri, akhirnya lima besar pawai budaya pun diperoleh, dimana untuk pawai budaya ini panitia setempat menggunakan sistem non ranking. Adapun perolehan lima besarnya adalah Kecamatan Ngadirojo (No urut 3), Punung (5), Sudimoro (8), Pacitan (10) dan Pringkuku (11).

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka Pekan Seni Pelajar Pacitan 2016. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Selain hasil pawai budaya, panitia setempat juga sudah mengambil penilaian untuk kategori lomba hadrah kontemporer, dengan perolehan akhir lima besar adalah Kebonagung, Nawangan, Ngadirojo, Pacitan dan Arjosari. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada siswa agar lebih mencintai budaya bangsa,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Sakundoko.

Pekan Seni Pelajar tahun ini memperlombakan berbagai seni tradisional. Seperti, seni tari, hadrah kolosal, lomba cipta puisi, lomba lukis lomba menyanyi, pidato bahasa jawa dan musik tradisional. (DPPP001)

Permalink ke Ingin Baca Quran 1 Juz Dapat 2 Liter Pertamax Gratis? Kunjungi SPBU Arjosari Pacitan
Headline, Lifestyle, Pacitan News

Ingin Baca Quran 1 Juz Dapat 2 Liter Pertamax Gratis? Kunjungi SPBU Arjosari Pacitan

Pacitanku.com, ARJOSARI – Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, banyak cara untuk menambah pundi-pundi pahala kita dihadapan Allah SWT, salah satunya adalah berlomba-lomba dalam berbagai macam kebaikan.

Salah satunya adalah seperti yang dilakukan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54635.06, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.

Seorang pengunjung sedang membaca Al-Quran di mushola SPBU Arjosari. (Foto: J Riady)

Seorang pengunjung sedang membaca Al-Quran di mushola SPBU Arjosari. (Foto: J Riady)

Di pusat pengisian bahan bakar yang berdekatan dengan pesantren Tremas ini, Anda bisa menukar satu juz bacaan Al-Qur’an Anda pada bulan puasa ini dengan dua liter bahan bakar jenis pertamax dengan cuma-cuma.

Bahkan, jika Anda bisa menyelesaikan kelipatan dari satu juz tersebut, pertamax yang Anda dapatkan lebih banyak alias berlaku kelipatannya. Itu artinya kalau Anda ngaji sampai 2 juz, Anda akan dapat 4 liter Pertamax gratis.

Promosi tersebut diketahui netizen dari sebuah unggahan foto di media sosial J Riady. Pertamax 2 liter gratis hanya berlaku selama bulan Ramadan saja. Begini bunyi promosinya. Syaratnya hanya satu, yakni Anda menyelesaikan dua juz bacaan Al-Qur’an Anda yang bisa dibaca di mushola SPBU yang terletak di jalur utama Pacitan-Ponorogo ini.


Mushola SPBU Arjosari, tempat mengaji satu juz untuk dua liter pertamax. (Foto: J Riady)

Mushola SPBU Arjosari, tempat mengaji satu juz untuk dua liter pertamax. (Foto: J Riady)

Adapun, waktu untuk membaca Qur’an dan mendapatkan bonus dua liter pertamax secara cuma-Cuma ini mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB alias sampai bedug buka puasa tiba.

Kesempatan untuk mendapatkan pertamax gratis dengan cara menyelesaikan satu juz bacaan Quran ini juga hanya berlaku selama bulan Ramadan 1437 H. Tertarik dengan pertamax gratis? Silahkan berkunjung ke SPBU Arjosari, Pacitan. (RAPP002)