Kategori: Politik

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Kapolres Apresiasi Pengamanan Pilkades Serentak di Pacitan
Headline, Pemerintahan, Politik

Kapolres Apresiasi Pengamanan Pilkades Serentak di Pacitan

Kapolres AKBP Suhandana Cakrawijaya saat memberikan keterangan pers. (Foto: Polres Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pacitan AKBP Suhandana Cakrawijaya mengapresiasi anggotanya yang memberikan dedikasi dan segenap tanggung jawabnya dalam pengamanan Pilkades serentak 2017 di 18 desa di Pacitan yang digelar pada Senin (28/8/2017) lalu.

Saat memberikan sambutan dalam apel pada Selasa (29/8/2017) kemarin, Suhandana mengapresiasi hasil pelaksanaan pengamanan Pilkades yang berjalan lancar.

Baca juga: Hasil Lengkap Pilkades Serentak 18 Desa di Pacitan Tahun 2017

“Terima kasih atas kegiatan pengamanan pilkades kemarin hingga saat ini berjalan aman dan kondusif. Hingga penetapan nanti, petugas dilapangan diharapkan tetap waspada dan memantau terus situasi dan kondisi di wilayah masing masing guna menghindari hal hal yang tidak diinginkan,”katanya, dikutip dari laman Polres Pacitan.

Dia meminta kepada seluruh anggota terus memantau rangkaian pelaksanaan pilkades hingga penetapan di wilayah masing masing guna memastikan pelaksanaan Pilkades 2017 di Kabupaten Pacitan kondusif.




Dalam Pilkades tersebut, sebanyak 18 desa dan 49 calon kepala desa (Cakades) yang bertarung di pesta demokrasi tingkat desa tersebut akhirnya usai dan terpilih 18 kepala desa.

Baca juga: Ini Daftar Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Pacitan 2017

Adapun 18 desa yang menggelar Pilkades tersebut adalah Desa Sukoharjo Kecamatan Pacitan, Desa Arjowinangun Kecamatan Pacitan, Desa Bomo Kecamatan Punung, Desa Mendolo Lor Kecamatan Punung, Desa Kebonsari Kecamatan Punung.

Kemudian Desa Piton Kecamatan Punung, Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku, Desa Poko Kecamatan Pringkuku, Desa Pelem Kecamatan Pringkuku, Desa Tamanasri Kecamatan Pringkuku, Desa Sendang Kecamatan Donorojo, Desa Donorojo Kecamatan Donorojo.

Berikutnya Desa Tumpuk Kecamatan Bandar, Desa Tegalombo Kecamatan Tegalombo, Desa Nogosari Kecamatan Ngadirojo, Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo, Desa Gasang Kecamatan Tulakan dan Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari.

Permalink ke Ada 3 Desa dengan Calon “Bumbung Kosong” di Pilkades Serentak Pacitan 2017
Headline, Pemerintahan, Politik

Ada 3 Desa dengan Calon “Bumbung Kosong” di Pilkades Serentak Pacitan 2017

Pilkades Pacitan diwarnai calon tunggal di 3 desa

Pacitanku.com, PACITAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 18 desa di Pacitan yang digelar Senin (28/8/2017) kemarin berlangsung lancar dan damai. Dari total 49 calon kepala desa (Cakades) yang bertarung di Pilkades kali ini, akhirnya terpilih 18 cakades terpilih yang akan dilantik pada Oktober mendatang. Namun demikian, Pilkades di 18 desa tersebut diwarnai calon tunggal atau “bumbung kosong” di tiga desa.

Baca juga: Ini Daftar Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Pacitan 2017

Adapun tiga desa yang hanya diikuti calon tunggal tersebut adalah Desa Donorojo Kecamatan Donorojo, Desa Kebonsari Kecamatan Punung, serta Desa Poko Kecamatan Pringkuku.

Di Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, salah satu calon yakni Cucuk Marliah mengundurkan diri, sehingga hanya ada calon tunggal atas nama Mohammad Morsid. Morsid pun memenangi Pilkades dengan perolehan 2071 suara, sementara Cucuk Marliah memperoleh 217 suara




Sementara, di Desa Kebonsari, cakades nomor urut 1 Suprapno memperoleh 639 suara dan cakades nomor urut 2 atas nama Widya Lestari memperoleh 198 suara. Widya Lestari sendiri menyatakan mengundurkan diri sebagai Cakades. Sedangkan di Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Cakades B Hariyanto memperoleh 1107 suara yang mengalahkan kotak kosong dengan 22 suara.

Fenomena calon tunggal di tiga desa tersebut, kata Kepala Bagian Pemerintahan dan Perbatasan Pemerintah Kabupaten Pacitan Putatmo Sukandar tidak mengganggu proses tahapan. Pasalnya, bakal calon yang mengundurkan diri telah ditetapkan sebagai calon sehingga tidak melanggar regulasi.

Baca juga: Hasil Lengkap Pilkades Serentak 18 Desa di Pacitan Tahun 2017

“Aturanya sudah jelas, jadi panitia pilkades dapat melanjutkan pentahapan. Lain halnya jika calon tidak ada sampai batas waktu yang ditentukan,”katanya, dikutip laman Pemkab Pacitan.

Dia mengatakan bahwa sesuai aturan, proses pencoblosan akan terus berlanjut meski calonnya hanya satu. Bagi desa yang terlanjur mencetak surat suara masih dapat digunakan.

Panitia cukup membubuhkan stempel dengan keterangan calon mengundurkan diri. Pun demikian, jika surat suara belum tercetak, cukup menyandingkan photo calon yang ada dengan gambar kosong. 

Karena hanya calon tunggal, imbuhnya, syarat kemenangan harus memenuhi perolehan suara 50 plus 1.  Di tiga desa tersebut, calon bumbung kosong tidak ada yang menang.“Bagi pemilih yang mencoblos bukan kepada calon yang ada suara tetap dianggap sah dengan keterangan tidak mendukung calon,” pungkasnya. (RAPP002)

Permalink ke Ini Daftar Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Pacitan 2017
Headline, Pemerintahan, Politik

Ini Daftar Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Pacitan 2017

Indartato saat mengecek pelaksanaan Pilkades. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Pacitan, Senin (28/8/2017) telah usai. Sebanyak 18 cakades terpilih pun akan segera dilantik pada oktober 2017 mendatang.

Bupati Indartato disela-sela monitoring pelaksanaan pilkades serentak, Senin (28/8/2017) mengatakan bahwa Pilkades sebagai sarana memilih pemimpin untuk membangun desa menuju kondisi lebih baik.

 “Semua (calon,Red) harus menyadari pembangunan dapat berlangsung baik dengan persatuan. Dan pemilihan merupakan jalan menuju kesana (pembangunan,Red). Jangan saling menjelek-jelekkan,” ujarnya.




Terkait selentingan munculnya bursa taruhan yang mengiringi pelaksanaan pesta demokrasi desa tersebut, Indartato memastikan semua telah ditangani oleh aparat, baik TNI, Polri, maupun pihak berwenang lainnya.

Selain Desa Arjowinagun dan Sukoharjo di Kecamatan Pacitan, Bupati bersama rombongan juga melakukan monitoring ke Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku. Pilkades serentak tahun 2017 sendiri diikuti 18 desa dengan total jumlah calon kepala desa mencapai 49 orang.

Ini Daftar Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Pacitan 2017

  1. Sugiyanto kepala desa terpilih Desa Tegalombo Kecamatan Tegalombo
  2. Suratmi kepala desa terpilih Desa Bomo Kecamatan Punung
  3. Gatot Subroto kepala desa terpilih Desa Piton Kecamatan Punung
  4. Winarno kepala desa terpilih Desa Mendolo Lor Kecamatan Punung
  5. Suprapno kepala desa terpilih Desa Kebonsari Kecamatan Punung
  6. Mohammad Morsid kepala desa terpilih Desa Donorojo Kecamatan Donorojo
  7. Winarto kepala desa terpilih Desa Sendang Kecamatan Donorojo
  8. Sugianto kepala desa terpilih Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari
  9. Muhammad Anam kepala desa terpilih Desa Sukoharjo Kecamatan Pacitan
  10. Rakhman Wijayanto kepala desa terpilih Desa Arjowinangun Kecamatan Pacitan
  11. Mulyono kepala desa terpilih Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo
  12. Joko Suprapto kepala desa terpilih Desa Nogosari Kecamatan Ngadirojo
  13. B Hariyanto kepala desa terpilih Desa Poko Kecamatan Pringkuku
  14. Ismono kepala desa terpilih Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku
  15. Jarno kepala desa terpilih Desa Pelem Kecamatan Pringkuku
  16. Thahjo Eko Juono kepala desa terpilih Desa Tamanasri Kecamatan Pringkuku
  17. Harjito kepala desa terpilih Desa Tumpuk Kecamatan Bandar
  18. Setiadji kepala desa terpilih Desa Gasang Kecamatan Tulakan

(Humas/RAPP002)

 

Permalink ke Hasil Lengkap Pilkades Serentak 18 Desa di Pacitan Tahun 2017
Headline, Pemerintahan, Politik

Hasil Lengkap Pilkades Serentak 18 Desa di Pacitan Tahun 2017

Pilkades di Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo. (Foto; WAG Info Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pacitan 2017 yang digelar pada Senin (28/8/2017) telah usai. Sebanyak 18 desa dan 49 calon kepala desa (Cakades) yang bertarung di pesta demokrasi tingkat desa tersebut akhirnya usai dan terpilih 18 kepala desa.

Adapun 18 desa yang menggelar Pilkades tersebut adalah Desa Sukoharjo Kecamatan Pacitan, Desa Arjowinangun Kecamatan Pacitan, Desa Bomo Kecamatan Punung, Desa Mendolo Lor Kecamatan Punung, Desa Kebonsari Kecamatan Punung.

Kemudian Desa Piton Kecamatan Punung, Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku, Desa Poko Kecamatan Pringkuku, Desa Pelem Kecamatan Pringkuku, Desa Tamanasri Kecamatan Pringkuku, Desa Sendang Kecamatan Donorojo, Desa Donorojo Kecamatan Donorojo.




Berikutnya Desa Tumpuk Kecamatan Bandar, Desa Tegalombo Kecamatan Tegalombo, Desa Nogosari Kecamatan Ngadirojo, Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo, Desa Gasang Kecamatan Tulakan Dan Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari.

Informasi yang diperoleh redaksi Pacitanku.com dari berbagai sumber, sebagian desa tersebut sudah usai melaksanakan penghitungan suara dengan hasil sebagai berikut.

Di Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo, calon petahana dengan nomor urut 2 atas nama Sugiyanto berhasil mengungguli dua calon lainnya. Sugiyanto mendapatkan 1117 suara, disusul posisi kedua adalah cakades nomor urut 1 Sukatno dengan perolehan 583 suara. Sementara di posisi terakhir adlah Mudjiadi dengan perolehan 266 suara. Suara rusak sebanyak 32, dengan total pemilih adalah 1998 suara.

Kemudian, di Kecamatan Punung, dari semua desa yang menggelar Pilkades serentak di Kecamatan tersebut telah usai melakukan penghitungan suara. Di Desa Bomo, cakades perempuan berhasil menang telak atas lawannya, Sukatno dengan perolehan 1274 suara untuk Suratmi dan 164 suara untutk Sukatno.

Hasil cukup ketat terlihat di Pilkades Piton, dimana calon nomor urut 1 atas nama Gatot Subroto meraih 583 suara, selisih tipis dengan cakades nomor urut 2 atas nama Purwati dengan perolehan 487 suara.

Di Desa Mendolo Lor, cakades Winarno meraih 1665 suara dan Sri Purwati hanya memperoleh 60 suara. Sementara, di Desa Kebonsari, cakades nomor urut 1 Suprapno memperoleh 639 suara dan cakades nomor urut 2 atas nama Widya Lestari memperoleh 198 suara. Widya Lestari sendiri menyatakan mengundurkan diri sebagai Cakades.

Sama dengan Desa Kebonsari Kecamatan Punung, di Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo juga diwarnai cakades mengundurkan diri atas nama Cucuk Marliah. Hasil Pilkades di Desa Donorojo dimenangkan cakades atas nama Mohammad Morsid dengan perolehan 2071 suara, sementara Cucuk Marliah memperoleh 217 suara. Sementara di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, cakades petahana Winarto berhasil menang atas lawannya, Danuri. Winarto memperoleh 816 suara dan Danuri hanya 757 suara.

Selanjutnya, di Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari, Cakades nomor urut 2 Sugianto berhasil mengungguli dua calon lain yakni Anang Sigit Budiono dan Joko Suripto. Sugianto meraih 630 suara, sementara Anang Sigit Budiono meraih 526 suara dan Joko Suripto 293 suara.

Di wilayah kecamatan kota, Desa Sukoharjo yang diikuti lima cakades berhasil dimenangkan oleh cakades nomor urut 1, Drs Muh Anam (387 suara), kemudian cakades nomor urut 2 Didik Broto Nugroho (302), nomor 3 Agus Romladi (30), nomor 4 Bambang Irawan (29) dan nomor 5 Didik Rusmaryadi (262).

Sementara, di Desa Arjowinangun, Rakhman Wijayanto yang merupakan cakades nomor urut 1 berhasil memperoleh suara tertinggi dengan 525 suara, mengalahkan tiga kandidat lainnya, yakni cakades nomor urut 2 Roni Bambang Sutedjo dengan 147 suara, nomor urut 3 Hari Dwi Cahyono dengan 225 suara, dan nomor urut 4 Udi Sumarli dengan 296 suara.

Selanjutnya di Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo, Cakades Mulyono berhasil menjadi cakades terpilih setelah mendapatkan 1026 suara, disusul Sunarto 719 suara, Miskun 492 suara dan Aris Suroto 230 suara. Sementara di Desa Nogosari Kecamatan Ngadirojo, Joko Suprapto menjadi cakades terpilih setelah mendapatkan 868 suara mengalahkan Suparman dengan 332 suara.

Di Kecamatan Pringkuku, panitia setempat juga telah menyelesaikan penghitutngan suara, dengan rincian di Desa Poko B Hariyanto 1107 suara yang mengalahkan kotak kosong dengan 22 suara. Sementara, di Desa Dadapan cakades Ismono unggul dengan 591 suara, kemudian cakades Broto Asmoro 30 suara, Aris Purwoko 245 suara, Timbul Wahyu Panilih 250 suara dan Ahmad Faton 98 suara.

Masih di Kecamatan Pringkuku, tepatnya di Desa Pelem, cakades Jarno unggul dengan perolehan 1112 suara, disusul Suparwan dengan 575 suara Sutikno 176 suara dan Wandi 121 suara. Sedangkan di Desa Tamanasri, cakades Thahjo Eko Juono unggul dengan 1019 suara dan Sri Wahyuning Dwiastuti 103 suara.

Dari Kecamatan Bandar, tepatnya desa Tumpuk, cakades Harjito memperoleh 1851 suara dan Sarno 1108 suara.

Sementara di Desa Gasang, Kecamatan Tulakan, Cakades nomor 1 atas nama Setiadji mengungguli dua cakades lainnya dengan 704 suara, disusul Gunarto dengan 386 suara dan cakades nomor 3 Saswito dengan 490 suara. (RAPP002)

Permalink ke Ini Hasil Pilkades Serentak 18 Desa di Pacitan Tahun 2017
Headline, Pemerintahan, Politik

Ini Hasil Pilkades Serentak 18 Desa di Pacitan Tahun 2017

Pemilihan Kepala Desa Serentak Pacitan tahun 2017. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pacitan 2017 yang digelar pada Senin (28/8/2017) telah usai. Sebanyak 18 desa dan 49 calon kepala desa (Cakades) yang bertarung di pesta demokrasi tingkat desa tersebut akhirnya usai dan terpilih 18 kepala desa.

Adapun 18 desa yang menggelar Pilkades tersebut adalah Desa Sukoharjo Kecamatan Pacitan, Desa Arjowinangun Kecamatan Pacitan, Desa Bomo Kecamatan Punung, Desa Mendolo Lor Kecamatan Punung, Desa Kebonsari Kecamatan Punung.

Kemudian Desa Piton Kecamatan Punung, Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku, Desa Poko Kecamatan Pringkuku, Desa Pelem Kecamatan Pringkuku, Desa Tamanasri Kecamatan Pringkuku, Desa Sendang Kecamatan Donorojo, Desa Donorojo Kecamatan Donorojo.

Berikutnya Desa Tumpuk Kecamatan Bandar, Desa Tegalombo Kecamatan Tegalombo, Desa Nogosari Kecamatan Ngadirojo, Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo, Desa Gasang Kecamatan Tulakan Dan Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari.



Informasi yang diperoleh redaksi Pacitanku.com dari berbagai sumber, sebagian desa tersebut sudah usai melaksanakan penghitungan suara dengan hasil sebagai berikut.

Di Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo, calon petahana dengan nomor urut 2 atas nama Sugiyanto berhasil mengungguli dua calon lainnya. Sugiyanto mendapatkan 1117 suara, disusul posisi kedua adalah cakades nomor urut 1 Sukatno dengan perolehan 583 suara. Sementara di posisi terakhir adlah Mudjiadi dengan perolehan 266 suara. Suara rusak sebanyak 32, dengan total pemilih adalah 1998 suara.

Kemudian, di Kecamatan Punung, dari semua desa yang menggelar Pilkades serentak di Kecamatan tersebut telah usai melakukan penghitungan suara. Di Desa Bomo, cakades perempuan berhasil menang telak atas lawannya, Sukatno dengan perolehan 1274 suara untuk Suratmi dan 164 suara untutk Sukatno.

Hasil cukup ketat terlihat di Pilkades Piton, dimana calon nomor urut 1 atas nama Gatot Subroto meraih 583 suara, selisih tipis dengan cakades nomor urut 2 atas nama Purwati dengan perolehan 487 suara.

Di Desa Mendolo Lor, cakades Winarno meraih 1665 suara dan Sri Purwati hanya memperoleh 60 suara. Sementara, di Desa Kebonsari, cakades nomor urut 1 Suprapno memperoleh 639 suara dan cakades nomor urut 2 atas nama Widya Lestari memperoleh 198 suara. Widya Lestari sendiri menyatakan mengundurkan diri sebagai Cakades.

Sama dengan Desa Kebonsari Kecamatan Punung, di Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo juga diwarnai cakades mengundurkan diri atas nama Cucuk Marliah. Hasil Pilkades di Desa Donorojo dimenangkan cakades atas nama Mohammad Morsid dengan perolehan 2071 suara, sementara Cucuk Marliah memperoleh 217 suara.

Selanjutnya, di Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari, Cakades nomor urut 2 Sugianto berhasil mengungguli dua calon lain yakni Anang Sigit Budiono dan Joko Suripto. Sugianto meraih 630 suara, sementara Anang Sigit Budiono meraih 526 suara dan Joko Suripto 293 suara.

Hingga berita ini diturunkan,belum diperoleh informasi hasil Pilkades di 11 desa lainnya. (RAPP002)

Permalink ke Dihadapan Pemuda Pacitan, Agus Yudhoyono Bicara Indonesia Emas 2045
Headline, Politik

Dihadapan Pemuda Pacitan, Agus Yudhoyono Bicara Indonesia Emas 2045

AHY saat berbicara dihadapan ratusan pemuda Pacitan, Minggu kemarin. (Foto: IG bayyu_adji)

Pacitanku.com, PACITAN – Direktur The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak anak muda sebagai agen perubahan di Indonesia untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

“Semua tahu apa yang diungkapkan oleh Ir Sukarno yaitu beri aku pemuda maka akan kuguncangkan dunia. Hal inilah memotivasi anak muda untuk mewujudkan Indonesia emas 2045,” kata AHY dalam mimbar Pemuda Nusantara di Aneka Jaya Hall kabupaten Pacitan, Minggu (20/8/2017).

Dia mengajak generasi muda di Indonesia untuk mampu menjawab tantangan hari ini dan mampu antisipasi permasalahan di masa depan.

“Jadilah generasi muda yang menjunjung tinggi idealisme untuk mewujudkan pembangunan Indonesia emas di tahun 2045 mendatang,” jelas putra sulung presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.




Diungkapkan oleh AHY ada persyaratan yang harus dilalui dalam mewujudkan Indonesia emas 2045.”Ada persyaratan yang harus ditempuh untuk mewujudkan Indonesia emas ditahun 2045. Di antaranya, Indonesia harus aman dan terkendali, peningkatan kualitas Polri untuk mencegah kejahatan yang dinilai mampu mengganggu fokus untuk pembangunan,” sambungnya.

Selain itu, AHY juga menilai pentingnya keberpihakan pada orang miskin dan melakukan perlindungan terhadap lingkungan hidup.

“Jika persyaratan itu terpenuhi, maka saya optimis Indonesia emas 2045 mendatang akan terwujud. Ini adalah tugas kita semua untuk mengawal dan mempersiapkannya mulai sekarang,” pungkasnya.