Penulis: Pacitanku

Permalink ke KPK Cegah Korupsi Lewat Perbaikan Sistem Pemerintahan
Headline, Pemerintahan

KPK Cegah Korupsi Lewat Perbaikan Sistem Pemerintahan

Pacitanku.com, PACITAN – Ketua ‎ Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsupgah) Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jawa Timur, Arif Nur Cahyo mengungkapkan pihaknya terus mendorong perbaikan sistem pemerintahan di daerah, karena ini langkah awal untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

“Kedatangan kami guna melakukan monitoring dan evaluasi rencana aksi pencegahan pemberantasan korupsi terintegritas yang sudah ditandatangani bersama antara Gubernur dengan Ketua DPRD Jatim pada tanggal 10 Juli lalu, kita akan melihat bagaimana mengintegritaskan antara sistem dan SDM di Pemkab Pacitan,” katanya Rabu (23/8/2017) di Pendopo Kabupaten Pacitan.

Dikatakan Arif, korupsi terjadi bukan hanya berlangsung pada tataran pelaksanaan, namun sejak proses perencanaan praktik-praktik rasuah itu sudah mulai ditata.

Sehingga, menurutnya, KPK melihat sejauh mana implementasi perencanaan secara elektronik (e-planning) dan penganggaran (e-budgeting) di Pemkab Pacitan ini apakah sudah terintegrasi atau belum.




Arif meminta agar dapat memperbaiki manajemen aset daerah, dan tentunya optimalisasi pendapatan asli daerah dengan dukungan sistem e-Planing dan Budgeting, karena kalau aset tidak tercatat dengan baik bisa menimbulkan negatif kepada kepala daerah.

“Sistem e-planning dan e-budgeting secara terintegritas akan lebih transparan dan akuntabel dalam pelaksanaannya nanti,”tukasnya.

Hal itu, kata Arif, akan lebih memudahkan masyarakat dalam melakukan pengawasan atas progres-progres pembangunan serta pelaksanaan APBD. “Intinya dengan sistem-sitem tersebut akan ada transparansi antara perencanaan dan penganggaran,” pungkasnya.

Permalink ke Ini Rute Pawai Pembangunan HUT ke-72 RI Pacitan 2017
Headline

Ini Rute Pawai Pembangunan HUT ke-72 RI Pacitan 2017

SMKN I Pacitan juara III Pawai Pembangunan

SMKN I Pacitan juara III Pawai Pembangunan

Pacitanku.com, PACITAN – Seperti tahun sebelumnya, pawai pembangunan dalam rangka peringatan ulang tahun ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pacitan akan dilaksanakan pada Sabtu, 26 Agustus 2017 mulai pukul 13.00 WIB.

Pawai akan start dari depan kantor Bupati Pacitan dan finish di barat BKPPD Kab. Pacitan. Rute yang ditempuh peserta pawai sekitar 16 Km.

Adapun rute lengkapnya adalah sebagai berikut:




Start dari depan kantor bupati Pacitan – ke timur – Jl. Kartini kanan – Perempatan SMPN 2 – kiri – Penceng – lurus Arjowinangun – pertigaan timur luwes – kiri – jalur pacitan tulakan – perempatan bangjo mentoro – kanan – Jl. Bengawan Solo – Pertigaan Gunung Pegat – Kanan – JLS.

Kemudian kembali ke pertigaan pasar Arjowinangun – kiri – pertigaan Jamu Jago – kiri – Jl. Agus Salim – Perempatan masjid Baleharjo – kiri – Jl. Cut Meutia – pertigaan Ponpes Al Anwar Ploso – kanan – Cuwik – Jl. Letjend Suprapto – Perempatan Bapangan – lurus utara – kanan – gerdon – jl. Piere Tendean – kanan – jl. Veteran – pertigaan Kantor Kelurahan Pacitan – kanan – Finish Jl. Imam Bonjol barat BKPPD

Permalink ke Kemdikbud Percepat Pencairan PIP di 66 Daerah
Headline, Pendidikan

Kemdikbud Percepat Pencairan PIP di 66 Daerah

Pacitanku.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melakukan percepatan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di 66 kabupaten/kota di Tanah Air.

“Percepatan pencairan PIP dibagi dua gelombang yakni, gelombang pertama di 34 kabupaten/kota pada 8 sampai dengan 11 Agustus 2017 dan di 32 kabupaten/kota pada tanggal 14 sampai dengan 17 Agustus 2017,” ujar Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Wowon Widaryat, di Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Dia menjelaskan siswa penerima PIP secepatnya akan segera menerima dananya dengan proses pencairan melalui bank yang sudah ditunjuk yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk siswa SD.

“Kami mendorong agar segera dicairkan sehingga mereka dapat menggunakan manfaat dana PIP untuk keperluan sekolah,” tambah dia.

Dia menambahkan sampai saat ini sebanyak 423.235 siswa SD telah mencairkan dana PIP.




Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs Riono, MSi mengatakan dengan diterimanya dana bantuan PIP sangat bermanfaat untuk membantu siswa-siswi dalam memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan.

“Gunakan dengan benar untuk mendukung pendidikan anak-anak ibu misalnya membeli buku atau seragam sekolah, jangan sampai dana ini digunakan untuk membeli pulsa,” kata Riono.

Staf Khusus Mendikbud Bidang Monitoring Implementasi Kebijakan, Alpha Amirrachman, mengatakan PIP diberikan kepada 17.927.308 dari seluruh jenjang.

“Untuk SD memang terbesar yaitu 10.360.614, sementara SMP 4.369.968, SMA 1.367.599, dan SMK 1.829.167. Jadi dapat dikatakan bahwa keberhasilan jenjang SD akan sangat menentukan keberhasilan program prioritas Pak Jokowi ini,”kata Alpha.

Alpha menjelaskan bahwa Kemdikbud menargetkan untuk jenjang SD/SDLB/Paket A dan SMP/SMPLB/Paket B dapat diselesaikan 20 persen di akhir Agustus, serta jenjang SMA/SMALB, Pajet C 70 persen, dan SMK/Kursus 72 persen di akhir bulan yang sama.

Alpha menambahkan bahwa jenjang SMA/SMALB/Paket C dan SMK/kursus proses pencairan dapat tuntas di bulan November. Sedangkan untuk SD/SDLB/Paket A dan SMP/SMPLB/Paket B dapat diselesaikan pada Desember.

Untuk selanjutnya Kementerian juga akan melihat sampai sejauh mana penerima PIP memanfaatkan bantuan sosial ini untuk keperluan sekolah, sampai di mana dampaknya pada upaya mempertahankan anak dari keluarga tidak mampu agar tetap sekolah dan menggiring anak-anak tidak sekolah untuk masuk ke satuan pendidikan.

“Ini sangat penting agar kementerian dapat melakukan terobosan-terobosan strategis agar target-target ini tercapai,” kata Alpha. (RAPP002/Ant)

Permalink ke Kagumi Pantai Pidakan dan Soge, Ani Yudhoyono: Baik untuk Refleksi Kaki, Buih Ombak Sangat Indah
Headline, Pantai

Kagumi Pantai Pidakan dan Soge, Ani Yudhoyono: Baik untuk Refleksi Kaki, Buih Ombak Sangat Indah

Hasil jepretan Ani Yudhoyono di Pantai Pidakan Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)

Pacitanku.com, TULAKAN – Istri dari Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herawati Yudhoyono ternyata begitu mengagumi pantai-pantai yang ada di Pacitan.

Setelah beberapa tahun lalu mempopulerkan Pantai Klayar, pada kunjungan ke Pacitan Minggu (20/8/2017), perempuan yang akrab disapa Ani Yudhoyono ini juga mengagumi dua pantai lain di Pacitan, yakni Pantai Pidakan yang terletak di Dusun Godek Kulon, Desa Jetak, Kecamatan Tulakan dan Pantai Soge yang terletak di Dusun Soge, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo.

Hasil jepretan Ani Yudhoyono di Pantai Pidakan Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)




Melalui akun instagramnya di @aniyudhoyono, perempuan yang hobi fotografi ini mengatakan bahwa Pantai Pidakan memiliki ciri khas dan karakteristik yang agak berbeda. “Pantai Pidakan dan pantai Soge di Kabupaten Pacitan ini, menyimpan pesona masing-masing. Batu-batu terhampar indah di pantai Pidakan, yang berarti pijakan. Baik untuk refleksi kaki,”katanya.

Ani Yudhoyono di Pantai Pidakan Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)

Sementara, satu pantai lain, yakni Pantai Soge, menurut Ani Yudhoyono memiliki pasir dan buih ombak yang indah. “Sedangkan pantai Soge, pasir dan buih ombak menyatu sangat indah,”ujar perempuan kelahiran Purworejo, Jawa Tengah ini.

Hasil jepretan Ani Yudhoyono di Pantai Pidakan Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)

Kekaguman Ani Yudhoyono terhadap kedua pantai yang letaknya di tepi Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan diwujudkan dengan mengunggah sekitar 10 foto slide dan video pendek dalam akun instagramnya.

Saat berkunjung ke kedua pantai tersebut, ratusan masyarakat setempat menyambutnya dengan antusias. Selain mengabadikan dengan foto, Ani Yudhoyono yang datang bersama suami,anak dan cucunya itu mempersilahkan warga untuk berkumpul dan berfoto bersama. Kesempatan itu tak disia-siakan. Segera saja mereka membentuk kelompok. Duduk dengan tertib didepan SBY.

Hasil jepretan Ani Yudhoyono di Pantai Pidakan Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)

Sementara, di Soge, warga setempat kembali menyambut dengan meriah. Bahkan sekelompok seniman lokal mempersembahkan tarian Langen Bekso menyambut kehadiran Ani Yudhoyono dan keluarga.

Ani Yudhoyono di Pantai Soge Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)

Sebagai informasi, kedua pantai tersebut saat ini dikelola oleh masyarakat setempat. Pantai Pidakan terlebih dahulu dikelola karang taruna desa setempat, bekerja sama dengan Pos Pemberdayaan Keluarga binaan Prof Haryono Suyono. Setelah dikelola dengan baik, Pantai Pidakan kini terus menjadi rujukan wisatawan yang datang ke Pacitan, karena panorama dan kebersihan pantainya.

Sementara, Pantai Soge juga dikelola oleh karang taruna setempat dan terus berbenah demi memanjakan wisatawan yang berkunjung. (RAPP002)

Permalink ke AHY: Olahraga Selancar Harusnya Jadi Bagian Penting Masyarakat Indonesia
Headline, Olahraga

AHY: Olahraga Selancar Harusnya Jadi Bagian Penting Masyarakat Indonesia

AHY saat bersama peselancar luar negeri di Pacitan. (Foto: Tim Media AHY)

Pacitanku.com, PACITAN – Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institue (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono bersama keluarga serta beberapa petinggi Partai Demokrat tampak menghadiri acara lomba selancar kelas dunia di pantai Watu Kurung, Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (19/8/2017).

Berdasarkan siaran pers yang diterima Senin (21/8/2017), AHY sapaan akrab Agus Harimurti Yudhoyono mengaku kagum dengan wisatawan mancanegara yang suka melakukan selancar di pantai Indonesia.

“Saya kagum dengan mereka, karena mereka suka ombak pantai di Indonesia yang keren,” ujarnya saat malam puncak ‘World Surf League (WSL)-Asia Region : Hello Pacitan Pro 2017’ di Alun-alun Kota Pacitan.




Menurut AHY, wisatawan Indonesia perlu memanfaatkan olahraga ini. Karena, olahraga selancar di pantai, wisatawan mancanegara malah gencar melakukan olahraga air ini.”Saya pikir, masyarakat Indonesia perlu juga bermain selancar memanfaatkan pantai di tanah air yang begitu luas,” kata AHY.

AHY menambahkan, keindahan pantai di Indonesia berbeda dengan daerah lainnya, sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke Indonesia.

Dalam dialognya bersama bule yang menggemari selancar, AHY mengatakan, olahraga selancar harusnya menjadi bagian penting dalam masyarakat Tanah Air.”Laut yang begitu luas di tanah air akan terbuang manfaatnya manakala tak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata AHY.

Permalink ke AHY: Indonesia Butuh Generasi Penerus yang Tidak Gagap Perubahan
Headline, Nusantara

AHY: Indonesia Butuh Generasi Penerus yang Tidak Gagap Perubahan

Pacitanku.com, PACITAN – Untuk menghadapi tantangan global yang semakin keras dan sengit, Indonesia membutuhkan generasi penerus yang siap dan tidak gagap ketika menghadapi perubahan.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, kala berceramah tentang Indonesia Emas 2045 serta patriotisme abad 21 dalam Mimbar Pemuda Nusantara di Aneka Jaya Hall Pacitan, Minggu (20/8/2017) lalu.




“Sekarang zaman sudah semakin canggih, dengan adanya smartphone kita bisa mengetahui apa saja karena kemajuan teknologi. Banyaknya media sosial saat ini mempermudah kita memperoleh informasi. Sedikit-sedikit cek status, cek status teman, cek status mantan, cek gebetan mantan yang baru,stalking mantan, bikin enggak bisa tidur,” ucap AHY, seperti di dalam rilis yang diterima redaksi.

Putra sulung presiden ke-6 Indonesia itu menyampaikan ceramahnya dengan santai, sambil sesekali turun dari panggung berjalan ke tengah-tengah peserta. AHY cair bercengkerama dengan para peserta bercerita mengenai pengalaman pribadinya untuk menggambarkan perbedaan tantangan yang dihadapi generasinya dengan generasi muda sekarang. 

AHY mengatakan, dalam waktu 28 tahun lagi Indonesia akan berusia 100 tahun di tahun 2045. Untuk menghadapi tantangan global yang semakin keras dan sengit dibutuhkan generasi penerus yang siap dan tidak gagap ketika menghadapi perubahan itu. 

Dia tambahkan, TYI berupaya menyiapkan generasi unggul Indonesia yang memiliki tiga aspek. Pertama, intellectual capacity and curiosity.

Artinya, kapasitas intelektual dan rasa keingintahuan yang tinggi terhadap sesuatu. Yang kedua dan ketiga adalah karakter dan integritas yang baik, serta pembinaan yang efektif. (RAPP002)