Kategori: Pemerintahan

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Selamat, Pacitan Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-turut
Headline, Pemerintahan

Selamat, Pacitan Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-turut

Serah terima opini WTP di Surabaya. (Foto: Ronny Wahyono)

Pacitanku.com, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Penghargaan prestisius itu diberikan atas hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2016 yang diserah terimakan di Surabaya, Jumat (26/5/2017) siang dan diberikan langsung kepada Bupati Pacitan Indartato didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pacitan Ronny Wahyono.

Bupati Indartato pada Jumat (26/5/2017) kemarin di Surabaya mengatakan, penghargaan predikat WTP kepada Pemkab Pacitan merupakan yang kelima kali diserahkan atas keberhasilan laporan keuangan tahun anggaran 2016. “WTP yang diterima Pemkab Pacitan hendak kedepan memotivasi kinerja tata kelola keuangan yang lebih baik lagi,”ujarnya.

Dia menyatakan, pemeriksaan atas laporan keuangan itu bertujuan untuk memberikan opini atas pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran yang didasarkan pada empat kriteria.




Keempat kriteria itu adalah kesesuaian dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap perundang-undangan, dan efektifitas sistem pengendalian intern.

Indartato mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Harapan ke depan semua saling menyadari bahwa kita dalam rangka mengabdi semua ada aturannya dan sekaligus kita bisa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Pacitan yang sejahtera,”ungkapnya.

Dkatakan Indartato, keberhasilan daerah yang dipimpinnya meraih supremasi tertinggi bidang pengelolaan keuangan tersebut tak lepas dari kerja keras semua pihak. Dia mengapresiasi kerja seluruh SKPD, termasuk DPRD Pacitan yang telah bekerja optimal sehingga opini WTP untuk kelima kalinya.

“Selamat kepada seluruh aparat pemerintah daerah termasuk DPRD dan seluruh warga masyarakat Pacitan. Harapan kita ke depan (Opini WTP) wajib kita pertahankan sebagai bentuk akuntabilitas,”tutupnya.

Permalink ke Bulan Ramadhan dan Lebaran, Simak Pesan Kewaspadaan Kapolres Pacitan
Headline, Pemerintahan

Bulan Ramadhan dan Lebaran, Simak Pesan Kewaspadaan Kapolres Pacitan

Polres Pacitan menggelar Rakor Ramadhan dan Lebaran.

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Kepolisian Resor Pacitan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Suhandana Cakrawijaya meminta semua elemen pemerintah serta masyarakat Pacitan meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Suhandana saat menggelar rapat koordinasi jelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1438 di wilayah Polres Pacitan pada Jumat (26/5/2017) di aula Bhayangkara Polres Pacitan.

“Kami berharap untuk pemerintah, untuk pelayanan kesehatan mohon ditingkatkan khususnya saat menjelang hari raya jangan sampai keluhan Masyarakat tidak bisa dilayani. Untuk masyarakat, tingkatkan kewaspadaan khususnya di daerah yang ada toko emas, saya juga menghimbau untuk tempat hiburan buka dan tutup sesuai dengan peraturan yang ada,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, untuk membantu melaksanakan ibadah Ramadhan dengan penuh khidmat, Kapolres meminta masyarakat untuk tidak membunyikan petasan sejenis mercon pendem. “Kami juga berharap selama pelaksanaan rontek saya minta bantuan kepada Bapak Kepala Desa untuk membantu pelaksanaannya agar kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik,”tandasnya.

Selain itu, Kapolres berharap Pemkab Pacitan melalui Dinas Perhubungan benar-benar memperhatikan sarana transportasi, baik jalan rawan atau rusak untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan sebelum Lebaran.




Sementara Aris Mashudi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pacitan berharap suasana Ramadhan di Pacitan berlangsung dengan kondusif.

“Kami selalu mendukung program pemerintah untuk selalu menciptakan suasana Pacitan yang aman dan kondusif, sebagai contoh, kami berharap selama bulan puasa kami mohon untuk tempat hiburan disesuaikan dengan peraturan yang ada,”ujarnya.

Dalam acara yang dihadiri 100 orang tersebut, turut hadir Wakapolres Pacitan Kompol Hendrik Sulistiawan, Kepala Bakesbanpol Suharyanto, Kepala Dishub Wasi Prayitno, Kepala Dinas Perijinan Prasetyo, Ketua MUI Pacitan Aris Mashudi, Kepala Disparpora Endang Surjasri, Kades dan Lurah se Pacitan, pengusaha makan dan hiburan serta jajaran Polsek di Pacitan.

Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan

 

Permalink ke Pemkab Pacitan Siapkan Arus Mudik dan Balik Gratis, Tertarik?
Headline, Pemerintahan

Pemkab Pacitan Siapkan Arus Mudik dan Balik Gratis, Tertarik?

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan telah menyiapkan agenda mudik dan balik gratis Lebaran 2017 yang ditujukan kepada para perantau dari Pacitan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan Wasi Prayitno saat menggelar kegiatan rapat koordinasi jelang bulan Ramadhan dan Lebaran, Jumat (26/5/2017) di aula Bhayangkara Polres Pacitan Jalan Ahmad Yani Nomor 60 Pacitan mengatakan bahwa puluhan armada bus disiapkan untuk menyukseskan agenda tersebut.

“Kami sudah menyiapkan 22 armada bus untuk mudik dan balik gratis sesuai dengan instruksi Dinas perhubungan Provinsi untuk pelaksanaan sebelum dan sesudah hari raya idul Fitri,”katanya.




Dia menuturkan bahwa jika masyarakat tertarik mengikuti agenda tersebut, bisa melakukan pendaftaran di kantor Dishub Pacitan, di kompleks terminal Pacitan . “Pendaftaran dimulai Senin tanggal 29 Mei dan balik gratis tanggal 1 Juli, mungkin kegiatan ini bisa di ikuti masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Selain menyiapkan arus mudik dan balik, Dishub juga melakukan antisipasi terhadap keberadaan pasar tumpah yang kemungkinan terjadi di Arjowinangun di Kecamatan Pacitan, Pasar Ketrowonojoyo di Kecamatan Kebonagung, Pasar Tulakan di Kecamatan Tulakan, Pasar Kebondalem dan Desa Kebondalem  Kecamatan Tegalombo serta pasar Nawangan di Kecamatan Nawangan.

Wasi mengatakan bahwa mengatur lalu lintas agar kondusif di sekitar pasar tumpah sangat sulit dilakukan. Terlebih ketika memasuki hari pasaran. Selain itu, menertibkan pedagang tidak bisa dilakukan dengan tindakan tegas melalui penertiban. “Karena geliat ekonomi warga selama bulan Ramadhan dan lebaran, dan kami akan terus berupaya agar saat arus lalu lintas mudik lebaran tetap lancar,” tutupnya.

 

Permalink ke Sepakati Pengelolaan Taman Bumi Gunung Sewu, Indartato: Semoga Bermanfaat bagi Kesejahteraan Masyarakat
Headline, Pemerintahan

Sepakati Pengelolaan Taman Bumi Gunung Sewu, Indartato: Semoga Bermanfaat bagi Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Indartato menandatangani kesepakatan pengelolaan taman bumi Gunung Sewu di Wonosari. (Foto: Humas Pemkab)

Pacitanku.com, WONOSARI – Tiga bupati yang ada di kawasan taman bumi (Geopark) Gunungsewu menandatangani peraturan bupati (perbup) bersama terkait pengeolaan geopark di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tiga bupati kawasan taman bumi Gunung Sewu yakni Bupati Gunung Kidul (DIY) Badingah, Bupati Pacitan (Jatim) Indartato dan Bupati Wonogiri (Jateng) yang diwakili Sekda Suharno.

Bupati Pacitan Indartato berharap pengelolaan Geopark Gunung Sewu yang membentang dari Pacitan, Wonogiri dan Gunung Kidul bisa semakin diakui dunia dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat di tiga daerah tersebut.

“Dengan adanya kesepakatan bersama ini, Geopark Gunung Sewu semakin diakui dunia dan bermanfaat bagi masyarakat untuk kesejahteraan hidupnya” katanya saat peraturan bersama kepala daerah tiga kabupaten pada Rabu (24/5/2017) di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Kidul Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Sementara, Bupati Gunung Kidul Badingah di Gunung Kidul mengatakan potensi Geopark Gunungsewu berlimpah dan perlu tetap dijaga. “Peraturan Bupati bersama ini perlu dilakukan untuk mensinergikan keanekaragaman geologi, hayati, dan juga budaya. Geopark Gunungsewu yang membentang di tiga kabupaten, untuk dimanfaatkan secara lestari,” katanya.

Dia mengatakan dengan kespakatan ini diharapkan mensukseskan validasi pada 2019 mendatang Nomor 24, 25, 27 Tahun 2017 ini mengatur tentang Pembentukan Pengelola Gunungsewu UNESCO Global Geopark, yang terdiri dari penasihat yakni kepala daerah dari tiga kabupaten, ketua badan pengelola dijabat oleh sekretaris masing-masing daerah. “Ke depan, setelah terkelola dengan baik, Geopark Gunungsewu dapat turut meningkatkan sektor pariwisata serta sektor lainnya di tiga daerah,” katanya.




Sementara General Manager Gunungsewu UNESCO Global Geopark Budi Martono mengatakan tiga daerah memiliki karakter berbeda sehingga dengan penandatanganan ini diharapkan meningkatkan komitmen bersama.”Bersama ini dapat mensinergikan dan semakin memantapkan upaya pengelolaan Geopark Gunungsewu di tiga daerah,” katanya.

Dia mengatakan Peraturan Bupati Bersama dan MOU antar Geopark ini maka dapat menjalin komunikasi baik pemerintah, DPRD, OPD, untuk bersama-sama bergerak dalam pengelolaan Geopark Gunungsewu.”Kami harus bergerak bersama-sama, ini juga sebagai bahan validasi Gunungsewu yang sudah masuk UNESCO,” katanya.

Sebelum dilakukan kesepakatan pengelolaan tersebut, keanggotaan taman bumi Gunung Sewu terancam dicopot dari jaringan geopark dunia atau yang lebih dikenal dengan Global Geopark Networks. Selama ini pembangunan Geopark terkendala dengan anggaran, sehingga masih jauh dari kata sempurna.

Atas alasan tersebut, akhirnya pemerintah setempat harus segera memperbaiki dan membangun kawasan tersebut menjadi lebih baik lagi. Sebab, jika tidak segera dilakukan tidak menutup kemungkinan status Geopark Gunung Sewu bakal dicopot dari keanggotaan Global Geopark Networks.

Pembangunan kawasan Geopark untuk mengejar status keanggotaan geopark dunia yang akan direvisi ulang oleh UNESCO pada tahun 2019 mendatang. Untuk mengejar itu, harus berbagai pembangunan di kawasan geopark tersebut. Dengan harapan, Geopark Gunung Sewu tidak dicoret dari jaringan geopark dunia.

Selain penandatangan peraturan bersama tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama General Manager (GM) Geopark Nasional Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat tentang pengembangan dan pelestarian Gunung Sewu UNESCO Global Geopark dan Geopark Nasional Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat. (humas/RAPP002)

Permalink ke Pemkab-Polres Pacitan Kompak Pantau Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan
Headline, Pemerintahan

Pemkab-Polres Pacitan Kompak Pantau Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

Bupati Pacita sidak di Pasar Minulyo Pacitan. (Foto;: Pekathik Kadipaten)

FOTO ILUSTRASI: Bupati Pacitan sidak di Pasar Minulyo Pacitan, beberapa waktu lalu. (Foto;: Pekathik Kadipaten)

Pacitanku.com, PACITAN  — Stok berbagai kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Pacitan menjelang Ramadhan dan Lebaran pada tahun ini mencukupi. Hal tersebut diketahui saat Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Kepolisian Resor Pacitan kompak meninjau harga kebutuhan pokok jelang Ramadhan di Pacitan, Rabu (24/5/2017).

“‎Harga bahan pokok masih cukup dan stabil, mulai daging, cabe, bawang masih normal, kalaupun naik ya masih dalam harga yang wajar. Saya meminta kepada seluruh OPD terkait untuk selalu mengontrol harga, agar masyarakat tenang,” kata Bupati Pacitan Drs H Indartato MM, Rabu (24/5/2017) saat meninjau di Pasar Tradisional Minulyo, Kelurahan Baleharjo, Pacitan.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang jika mendengar kabar naiknya harga bahan makanan. “Masyarakat kami harap tidak berlebihan dalam menghadapi bulan Ramadhan dan hari raya, agar tidak kaget jika melihat harga yang naik,” katanya lagi.




Sementara, di Kecamatan Bandar, jajaran Kepolisian Sektor Bandar  bersama gabungan intansi terkait melaksanakan operasi pasar pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Jeruk pada pada Rabu kemarin.

“Mengingat tinggal beberapa hari lagi sudah masuk bulan suci Ramadhan, kebutuhan masarakat semakin banyak terutama sembako,  terkait dengan dengan kebutuhan masyarakat meningkat, polsek Bandar bersama instansi terkait laksanakan patroli pantau harga sembako untuk antisipasi penimbunan sembako oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelas Kapolsek Bandar AKP Djamin.

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya menggelar pemantauan harga agar masarakat tidak resah serta untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif terutama di wilayah Bandar.“Pemantauan harga di lapangan yang pada hari ini dilaksanakan, harga dan ketersedian sembako di Pasar maupun di toko – toko sampai saat ini masih normal, terutama sembako,”pungkasnya.

Sebagai informasi, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pacitan jelang Bulan Ramadhan terus menunjukkan tren kenaikan. Terbaru, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pacitan, seperti daging dan bawang putih masih cukup tinggi.

Untutk harga bawang putih misalnya, meski sudah ada upaya pengendalian harga, namun harga per kilogram bawang putih Rp 40 ribu atau hanya terpaut Rp 2 ribu dibandingkan harga di DKI Jakarta. Sementara, harga kebutuhan pokok lain, daging masih berada di kisaran Rp 120 ribu per kg. (RAPP002)

Permalink ke Harga Bawang Putih di Pacitan Tembus Angka Rp 40 Ribu
Headline, Pemerintahan

Harga Bawang Putih di Pacitan Tembus Angka Rp 40 Ribu

CEK PASAR. Bupati Indartato melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok. (Humas)

Pacitanku.com, PACITAN – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pacitan jelang Bulan Ramadhan terus menunjukkan tren kenaikan. Terbaru, saat Bupati Pacitan Indartato menggelar inspeksi mendadak harga kebutuhan pokok, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pacitan, seperti daging dan bawang putih masih cukup tinggi.

Untutk harga bawang putih misalnya, meski sudah ada upaya pengendalian harga, namun harga per kilogram bawang putih Rp 40 ribu atau hanya terpaut Rp 2 ribu dibandingkan harga di DKI Jakarta. Sementara, harga kebutuhan pokok lain, daging masih berada di kisaran Rp 120 ribu per kg.




Dalam kunjungannya ke Pasar Minulyo, Baleharjo, pada Rabu (24/5/2017), bupati bersama perangkat daerah terkait, menuju  pasar-pasar untuk mengetahui secara langsung harga-harga kebutuhan pokok menjelang datangnya bulan Ramadhan.”Memang ada kenaikan harga, tetapi kenaikannya tidak jauh. Masih dapat dijangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Meski mengalami kenaikan, Bupati memastikan bahwa stok barnag kebutuhan pokok masyarakat jelang Ramadhan sampai saat ini masih mencukupi. Namun demikian pemerintah daerah akan tetap memantau perkembangannya.

Termasuk mengidentifikasi dan menginventarisasi potensi munculnya spekulan dengan menggandeng pihak-pihak terkait. Tidak itu saja pemkab juga akan menggelar operasi pasar bersama Pemprov Jatim. “Masyarakat jangan panik. Tidak usah berlebihan dalam persiapan menghadapi puasa dan lebaran nanti,” tutupnya. (Humas/RAPP002)