Kategori: Pemerintahan

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Peningkatan Potensi PBB Pacitan Capai Rp 15 M
Headline, Pemerintahan

Peningkatan Potensi PBB Pacitan Capai Rp 15 M

Indartato saat acara penarikan undian PBB di Pasar Minulyo, Senin. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Peningkatan target potensi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama tiga tahun terakhir meningkat signifikan. Jika pada tahun 2014 lalu jumlahnya hanya Rp 8,53 miliar, maka tahun ini menjadi Rp 15,09 miliar.

“Jika dirata-rata per tahun kenaikannya mencapai 20 persen,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Winardi saat kegiatan penarikan undian Percepatan Pelunasan Pembayaran PBB-P2 dan peringatan Hari Tani tahun 2017 di Pasar Minulyo, Senin (25/9/2017).




Sumbangan sektor pajak kepada PAD, khususnya PBB P-2 terhadap setiap jenis pajak yang ditangani Pemkab Pacitan, mencapai 54 persen dari target pajak tahun 2017 senilai Rp 25,76 miliar.

Tetapi jika ditotal secara umum kontribusi sektor pajak baru mencapai 19 persen dari target sebesar Rp 139,13 miliar. Sampai 31 Agustus lalu realisasi pajak daerah telah mencapai 82,48 persen.

Sementara, Bupati Indartato mengatakan, permasalahan PBB memang tidak mudah. Sebab, terkadang ada ketidakcocokan data. Contohnya SPPT yang dikeluarkan atas seorang wajib pajak. Ternyata wajib pajak yang bersangkutan berdomisili diluar kota.

Selain itu juga ada wajib pajak yang memang belum membayar pajak. “Nah itu tugas kita. Utamanya petugas pemungut pajak harus jeli,” katanya.

Karenanya bupati berharap ada upaya bersama dari berbagai pihak untuk terus menemukan keberadaan para wajib pajak. Sehingga kewajiban yang satu itu dapat segera dipenuhi.

Dalam penarikan undian tersebut, pemenang hadiah utama program Percepatan Pelunasan PBB P2 adalah Sukatno dari Desa Ketanggung, Kecamatan Sudimoro. (Humas/RAPP002)

Permalink ke Pemkab-Muhammadiyah Diharapkan Terus Bersinergi Membangun Pacitan
Headline, Pemerintahan

Pemkab-Muhammadiyah Diharapkan Terus Bersinergi Membangun Pacitan

Resepsi Milad Muhammadiyah di Pacitan, Ahad (24/9/2017). (Foto: Sarwono/Pacitanku CJ)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Pengurus Daerah Muhammadiyah diharapkan terus bersinergi dalam upaya membangun Pacitan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Yudi Sumbogo saat memberikan sambutan dalam resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 yang digelar Ahad (24/9/2017) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pacitan Jalan HOS Cokroaminoto 15 Kauman, Kelurahan Pucangsewu, kecamatan Pacitan.

“Kami mengharapkan kepada Muhammadiyah Pacitan untuk terus bersinergi dengan ormas islam yang ada di Pacitan dan kami sangat tahu selain berdakawah Muhammadiyah juga berperan di bidang pendidikan dan kesehatan yang sudah dirasakan oleh bangsa Indonesia,”kata Yudi yang membacakan sambutan Bupati Pacitan.

Lebih lanjut, Yudi menyampaikan bahwa Muhammadiyah Pacitan yang telah bersinergi dengan Pemkab sehingga mampu menjadi daya dorong bagi pemerintah dalam pembangunan di Pacitan sehingga dapat sukses dan masyarakat makin maju sejahtera.

Dalam resepsi Milad yang mengusung tema “Muhammadiyah Tiada Henti Menyinari Negeri ” tersebut, Suprayitno Ahmad Ketua PD Muhammadiyah Pacitan mengatakan bahwa Muhammadiyah Pacitan telah melaksanakan kegiatan mulai hari Sabtu dan puncaknya pada hari Ini yaitu resepsi milad ke 108 yang mengambil tema Muhamadiyah Tiada Henti Menyinari Negeri.




“Kami juga bermaksud intuk menjadi media komunikasi antar umat Islam di Pacitan maka pada kesepatan ini kami mengundang seluruh elaman dari mulai pemerintah dan dari Ormas keagamaan di Kabupaten Pacitan,”tukasnya.

Berbagai hiburan menjadi pelengkap resepsi milad Muhammadiyah tersebut, diantaranya karawitan dan tari tarian dari Madrasah Aliyah Pacitan dan penampilan paduan surya nada SLTP Muhammadiyah II Tulakan dan baca Puisi dari MTs Muhammadiyah Tegalombo.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan hadiah kepada pemenang lomba dalam rangka milad Muhammadiyah ke 108.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Yudi Sumbogo, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur M. Saad Ibrahim, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono, Ketua PD Muhammadiyah Pacitan Supriyanto Ahmad, Pembina Muhammadiyah Pacitan Moh Yasin, Kepala Kesbangpol Pacitan Suhariyanto.

Juga turut hadir Samsul Arifin Ketua Pemuda Muhammadiyah Pacitan, Kepala Kemantrian Agama Pacitan M Nurul Huda dan Ketua MUI Pacitan KH Aries Mahudi.

Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan

Permalink ke Indartato ‘Blusukan’ Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Headline, Pemerintahan

Indartato ‘Blusukan’ Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Indartato mengisi air bersih warga Desa Petung Sinarang, Kecamatan Bandar. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, BANDAR – Pemerintah Kabupaten Pacitan terus mendistribusikan air bersih ke titik-titik darurat kekeringan di Pacitan, salah satunya adalah Desa Petung Sinarang, Kecamatan Bandar pada Sabtu (23/9/2017) sore WIB.

Dipimpin langsung oleh Bupati Indartato bersama Luki Indartato, Wakil Bupati Yudi Sumbogo dan Sekretaris Daerah Suko Wiyono, Pemkab menyalurkan air bersih kepada puluhan kepala keluarga di Balai Desa Petung Sinarang.

Dalam kesempatan tersebut, Indartato menyerahkan bantuan air bersih sebanyak total 18 ribu liter air bersih yang terbagi menjadi 4 rit tangki air bersih dengan menggunakan tiga armada truk tangki air bersih.

Desa Petung Sinarang sendiri merupakan satu dari puluhan desa di Kabupaten Pacitan yang warganya dilanda krisis air bersih.




Tak hanya membagikan air bersih, bupati dan rombongan lantas mendatangi sumber air bersih Nginuman di desa setempat. Keberadaan sumber air tersebut cukup vital sebagai pemasok air baku untuk masyarakat di desa tersebut. Peran itu paling tidak terasa ketika sejumlah warga datang silih berganti mencari air.

“Karena itu sore ini saya dan rombongan melihat sumber air yang dapat dimanfaatkan. Ini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk melayani kebutuhan air bersih,” kata Bupati Indartato.

Saat ini distribusi air bersih masih terus dilakukan pada zona-zona merah darurat air bersih. Sebagai upaya jangka pendek mengatasi kekurangan air.

“Alhamdulillah disini masih ada sumber dengan debit yang mencukupi. Mudah-mudahan tahun depan dapat dibenahi. Masalah disini (sumber Nginuman,Red) hanya hal pemeliharaan saja,” tukas Indartato. (Humas Pemkab/RAPP002)

Permalink ke Bupati Lantik 5 Camat dan 33 Pejabat di Lingkup Pemkab Pacitan
Headline, Pemerintahan

Bupati Lantik 5 Camat dan 33 Pejabat di Lingkup Pemkab Pacitan

Pengawas Baru. Bupati Pacitan Indartato melantik enam pejabat pengawas sekolah baru di lingkup Dinas Pendidikan Pacitan. (Foto: Humas Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati  Pacitan Drs H Indartato MM resmi melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jumat (22/9/2017) di Pendopo Kabupaten Pacitan.

Sebanyak 5 camat baru dan 33 pejabat di lingkup Pemkab Pacitan resmi dilantik. Diantaranya adalah Sugeng Widodo yang menjadi Camat Kebonagung. Sugeng menggantikan Muhammad Fatkhurrohman yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.




Selain itu, empat camat baru Pacitan yang dilantik adalah Muniirul Ichwan menjadi Camat Arjosari, Amat Taufan menjadi Camat Pacitan, Agung Dwi Cahyono Camat Bandar dan Wawan Pujiatmoko sebagai Camat Sudimoro.

Berikut daftar pejabat baru di lingkup Pemkab Pacitan

  1. Muniirul Ichwan : Camat Arjosari
  2. Amat Taufan : Camat Pacitan
  3. Sugeng Widodo : Camat Kebonagung
  4. Agung Dwi Cahyono : Camat Bandar
  5. Wawan Pujiatmoko : Camat Sudimoro
  6. Joko Suparyono : Sekretaris Bakesbangpol
  7. Mahmud : Sekretaris BKPPD
  8. Supanji : Sekretaris BPKAD
  9. Efi Iftita : Sekretaris DPMD
  10. Didit Maryanto : Sekretaris Dishub
  11. Didik Darmawan : Sekretaris Kec. Arjosari
  12. Pontjo Sri Harijoko : Sekretaris Kec. Nawangan
  13. Dwi Pratomo : Sekretaris Kec. Pacitan
  14. Sukmawati : Kabid Pelayanan Rehabilitasi Sosial, Dinsos
  15. Sri Harsih : Kabid Sosial dan Pemerintahan, Balitbangda
  16. Adi Subroto : Kabid Kebudayaan, Dindik
  17. Zaenudin : Kabid Pembukuan dan Penagihan, Bapenda
  18. Nur Subkan : Sekretaris Kec. Kebonagung
  19. Bambang Suryono : Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Satpol PP
  20. Bambang Kaeran : Kabid Perlindungan Masyarakat, Satpol PP
  21. Edi Sukarni : Kabid Layanan dan Koleksi Perpustakaan, Dinas Perpustakaan
  22. Krido Dewandoyo : Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Disparpora
  23. Widi Kusumaningtyas : Kasubag Kelembagaan dan Analisa Jabatan, Bagian Organisasi Setda
  24. Frendy Eka Endrianto : Lurah Pacitan
  25. Ika Anggraheni K : Kasubag Tata Usaha dan Kepegawaian, Bagian Umum Setda
  26. Aning Dwi Mulyani : Kasubag Keuangan, Dinas Perpustakaan
  27. Eny Widayati : Kasubag Pendidikan dan Pelatihan Teknis, BKPPD
  28. Ruli Dwi Angsono B : Kasubag Program, Evaluasi dan Pelaporan, BKPPD
  29. Timbul Cahyono : Kasi Kelembagaan Koperasi, Dinas Koperasi dan UM
  30. Eko Budi Satriyo : Kasubag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Bagian Pembangunan Setda
  31. Nasrul Hidayat : Kasubag Penatausahaan Komunikasi Pimpinan, Bagian Humas Setda
  32. Sujatmo : Kasubag  Program, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Koperasi dan UM
  33. Endang Sulistyowati : Kasubag  Program, Evaluasi dan Pelaporan Bakesbangpol
  34. Hendri Purwoko : Kasubag Program, Evaluasi dan Pelaporan Disperindag
  35. Siti Sja’adah : Kasubag Keuangan Bakesbangpol
  36. Eny Koentayani : Kasi Perlindungan Tanaman Perkebunan, Dinas Pertanian
  37. Sutini : Kasi Peran Serta Masyarakat DPMD
  38. Muhammad Jamhari : Kasubag Program, Evaluasi dan Pelaporan Dinkes
Permalink ke Staf Disdukcapil Diminta tak Berbohong Soal KTP-el
Headline, Pemerintahan

Staf Disdukcapil Diminta tak Berbohong Soal KTP-el

Pacitanku.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf Kependudukan dan Pencatatan Sipil di daerah tidak berbohong kepada masyarakat terkait KTP elektronik.

“Pemerintah/Kemendagri menghendaki Dukcapil di daerah dapat memberikan penjelasan secara jujur dan transparan kepada masyarakat bila blanko masih, jangan berbohong dengan mengatakan habis,” kata Tjahjo melalui pesan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/9/2017).




Tjahjo mengatakan Dirjen Dukcapil akan memberikan pembinaan yang serius kepada Kepala Dinas Dukcapil yang stafnya membohongi masyarakat.

“Kemendagri dalam hal ini Ditjen Dukcapil akan memberikan pembinaan serius kepada Kadis yang stafnya berbohong, dengan mengatakan blanko habis, padahal yang sebenarnya blanko masih ada. Bisa diganti Kadis tersebut,” jelas dia.

Dia menekankan Dirjen Dukcapil Kemendagri beserta jajarannya akan terus melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan berjalan baik dan gratis,” ujar dia.

Permalink ke Permohonan KTP-el Masyarakat Pacitan Telah Selesai Dicetak
Headline, Pemerintahan

Permohonan KTP-el Masyarakat Pacitan Telah Selesai Dicetak

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pacitan Muhammad Fathony mengkonfirmasi bahwa permohonan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik untuk perekaman tahun 2016 di Kabupaten Pacitan telah selesai dicetak.

Untuk itu, dia meminta masyarakat Pacitan mengambil KTP-el tersebut.

“Diberitahukan kepada masyarakat Pacitan yang mengurus KTP-El di Dinas Dukcapil, bahwa permohonan KTP-El tahun 2016 telah selesai dicetak,”katanya, baru-baru ini.




Untuk pengambilan, kata dia, dapat dilakukan di kantor Disdukcapil Pacitan, Jalan Veteran nomor 15 Pacitan. “Silahkan diambil di Dinas Dukcapil pada jam kerja denga menunjukkan bukti pengurusan dokumen kependudukan,”katanya lagi.

Namun demikian, dia mengatakan bahwa untutk perekaman di desa atau kelurahan dan kecamatan, dirinya mengatakan masih dalam proses pencetakan. 

Sebelumnya waga Pacitan menanti hampir setahun mengurus KTP-el. Pacitan mendapat alokasi blangko KTP-el sebanyak 10 ribu lembar. Angka sebanyak itu cukup meng-cover sekitar 60 persen dari total permintaan blangko KTP-el sebanyak 17 ribu. (RAPP002)