MAN Pacitan sukses memukau penonton di Festival Ronthek Pacitan 2026 lewat tema “Pring Sejati”. Mengangkat filosofi ketangguhan bambu, penampilan ini libatkan 120 peserta.
Tampil Unik, Grup Ronthek Tulakan Angkat Sejarah dengan Properti Bebek Bambu di Festival Ronthek Pacitan 2026
Desa Nglaran memukau penonton Festival Ronthek 2026 lewat karya Sedoyo Titah. Penampilan ini mengangkat sejarah Ki Ageng Pule dengan properti bebek bambu alami.
Bawa Pesan Kelestarian Alam, Karya “Gusah” Arjosari Pukau Penonton Festival Ronthek Pacitan 2026
Grup Ronthek Bregodho Turonggo Mudo tampil atraktif dan memukau penonton Festival Ronthek Pacitan 2026 lewat karya “Gusah” yang mengangkat kelestarian alam.
Angkat Filosofi Pandai Besi, Ronthek Argo Miling Sudimoro Tampil Atraktif di Festival Ronthek Pacitan 2026
Grup Ronthek Argo Miling dari Desa Karangmulyo memukau penonton Festival Ronthek Pacitan 2026 lewat tema “Pande” yang mengangkat filosofi hidup pandai besi.
Bawa Pesan Pelestarian Alam, Tegalombo Tampil Apik di Festival Ronthek Pacitan 2026 Lewat Legenda Tikus Jinondro
Kontingen Ronthek Tegalombo memukau hari pertama Festival Ronthek Pacitan 2026 lewat lakon Prahoro Tikus Jinondro yang sarat pesan pelestarian lingkungan alam.
Festival Ronthek Pacitan 2026: Kisah Mbah Sirno Bawa Pesan Perdamaian dari Sirnoboyo
Kontingen Kecamatan Pacitan memukau lewat pertunjukan Ronthek Ki Ageng Sirno bertema perdamaian dalam parade rontek. Simak kisah pelestarian budaya selengkapnya.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









