Pacitan BISA,
Indonesia ASRI.
Jangan wariskan sampah ke anak cucu. TPA Dadapan semakin penat menahan beban. Saatnya ubah narasi “Selamatkan Bumi” menjadi Aksi Nyata di Dapur Sendiri.
Lihat Darurat DadapanTPA Dadapan Semakin Penat
Krisis sebenarnya bukan pada apa yang berhasil dibuang, melainkan pada volume raksasa yang tidak tercatat (Gunung Es Sampah). Setiap hari sampah menumpuk tanpa henti diperparah oleh keterbatasan armada dan amburadulnya validasi data desa.
Ironi Tanah Karst & Air Bersih
Selain TPA yang penuh (30 ton/hari tanpa pemilahan), ancaman terbesar justru pada kebiasaan membuang sampah ke Luweng (goa vertikal). Di kawasan karst Pacitan, hal ini menjadi bom waktu pencemaran ketersediaan air bersih bawah tanah.
Beban Harian TPA
30 – 35 Ton
Timbulan Riil
105.345 Ton/Thn
Anatomi Tempat Sampah Kita
Medan tempur utama kita bukanlah di TPA Dadapan, melainkan di dapur warga Pacitan. 51,09% timbulan limbah murni bersumber dari aktivitas Rumah Tangga.
Komposisi Sampah Harian
Mendominasi 40.9% sisa makanan organik
Ancaman Leptospirosis
Dinkes memperingatkan kaitan erat sampah tak terkelola dengan lonjakan penyakit kencing tikus.
STBM 5 Pilar
Pilar ke-4 mewajibkan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga sebagai benteng kesehatan primer.
Hanya 14% Terkelola
86% sisanya adalah beban tak terlihat yang dibakar sembarangan atau dibuang ke sungai.
Dari Tukang Bangunan Menjadi Pahlawan Lingkungan
“Saya rela melepas profesi tukang bangunan demi fokus mengurus TPS3R. Niatnya ibadah menjaga lingkungan, alhamdulillah hasilnya justru membawa saya ke Tanah Suci.”
Ketua TPS3R Sidomakmur
Bukti Sampah Membawa Berkah
Nilai Ekonomi Sampah
- 1Sampah plastik bersih dikumpulkan dan dijual ke pengepul besar.
- 2Sampah organik diolah menjadi kompos atau maggot pakan ternak.
- 3Hasil tabungan bank sampah digunakan warga untuk membayar PBB.
- 4Program Green SIM: Kolaborasi Polres Pacitan & PLN NP meluncurkan inovasi pembayaran PNBP SIM menggunakan saldo sampah.
Logika Cuan & Dapur Bersih
Akademisi ISIMU Pacitan menegaskan: Jangan hanya bicara abstrak “Selamatkan Bumi”. Mari ubah pengelolaan sampah menjadi gaya hidup (lifestyle) yang menghemat uang belanja dan menyelesaikan masalah bau di dapur.
Cuan Sisa Dapur
Ubah 40.9% sisa makanan basah menjadi pakan maggot atau eco-enzyme. Berpotensi menekan biaya pakan ternak lele/ayam!
Pilah Tanpa Bau
Pisahkan sampah basah dan anorganik kering sejak dari tong sampah. Rumah terbebas dari bau, pengepul plastik pun senang.
Aksi Turun Gunung
Media tak sekadar menulis narasi. Pada HPN ke-80, wartawan Pacitan memberi teladan dengan turun langsung membersihkan Pantai Pancer Door bersama relawan.
Update Pilot Project 2026
Menuju target desentralisasi 100% di 5 wilayah prioritas.
Waktunya Berhenti Menonton.
Media sudah memantik, pemerintah memfasilitasi, kini giliran kita mengeksekusi. Pilih jalur kontribusimu untuk Pacitan yang lebih bersih.
Pahlawan Dapur
Pisahkan sampah organik dan anorganik dari rumah. Jangan biarkan sisa makananmu membusuk di TPA atau mencemari Luweng.
Pasukan Digital
Sebarkan narasi #LogikaCuan dan #PacitanBISA ke grup WhatsApp RT, PKK, atau platform sosial mediamu. Edukasi mulai dari jari.
Relawan Lapangan
Ubah kepedulian menjadi keringat. Bergabung dalam “Green Action”, kerja bakti bersih pantai seperti wartawan HPN, atau kolaborasi desa.
Komitmen Bersama
1,248 Warga Pacitan telah berkomitmen


