Tag: Indartato

Permalink ke Kunjungi Pos Pantau Mudik, Bupati Pacitan: Terimakasih Kepada Para Petugas
Headline, Pemerintahan

Kunjungi Pos Pantau Mudik, Bupati Pacitan: Terimakasih Kepada Para Petugas

Indartato saat memantau pos mudik di Punung. (Foto: Humas Pemkab)

Pacitanku.com, PUNUNG – Bupati Pacitan Indartato mengapresiasi para petugas yang tergabung dalam pengamanan mudik Lebaran di Pacitan. Hal tersebut disampaikan Indartato saat mengunjungi beberapa pos pantau mudik Lebaran, Sabtu (24/6/2017) di Kecamatan Punung, Pacitan.

 “Saya berterima kasih kepada para petugas. Baik dari kepolisian maupun semua yang ikut terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran,” katanya.

Indartato mengatakan bahwa tugas para petugas keamanan mudik tidak mudah, karena bertanggungjawab atas kelancaran pemudik yang akan pulang kampung. Baik sebelum maupun paska lebaran.

Tidak itu saja, menurut Indartato, mereka juga harus memastikan keselamatan para pemudik sehingga dapat bersilaturahmi dengan keluarganya. “Disisi lain mereka juga memiliki keluarga. Dan saat-saat ini harus ditinggalkan untuk mengemban tugas. Bukan hanya saat arus mudik dan balik, tetapi juga di obyek-obyek wisata,” tukasnya.




Selain melihat dari dekat kesiapan jajaran keamanan, Bupati secara simbolis juga menyerahkan bingkisan. Usai pos pantau di Kecamatan Punung, rombongan kemudian mengunjungi sarana serupa di sekitar alun-alun Kota Pacitan.

Tahun ini pengamanan mudik dan balik lebaran melibatkan sedikitnya 200 personil dari kepolisian. Jumlah tersebut belum termasuk anggota TNI, instansi pemerintah, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Mereka ditempatkan pada enam pos terpadu yang tersebar di beberapa titik rawan mudik di Pacitan.

Pewarta: Arif/tarmuji/pranoto/humaspacitan
Editor: Dwi Purnawan

 

Permalink ke Pemkab Pacitan Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan
Headline, Pemerintahan

Pemkab Pacitan Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Indartato menyampaikan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada warga di Arjosari. (Foto: Humas Pemkab)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Tak salah jika Kabupaten Pacitan mendapatkan prestasi menjadi kabupaten pertama yang didaulat menjadi kabupaten Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Hal itu dikarenakan kepedulian terhadap kesejahteraan para pekerja.

Seperti pada Jumat (9/6/2017) kemarin, Pemkab Pacitan melalui Bupati Indartato menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan bernama Widayanti merupakan istri dari Almarhum Slamet yang beralamtkan di Dusun Semo Desa Arjosari Kecamatan Arjosari.

Bupati Pacitan Indartato mengatakan, santunan ini tentu menjadi bentuk kepedulian Pemkab Pacitan atas program pemerintah yaitu BPJS Ketenagakerjaan.”Hal ini perlu dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan kepada warga masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Pacitan ini,” ujarnya.

Bupati Pacitan menyampaikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk melindungi pekerja dari resiko dan akibat yang ditimbulkan dari pekerjaan itu sendiri. Pekerja berhak mendapatkan perlindungan seperti yang sudah diundangkan.

Bupati berharap masayarakat berperan aktif menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. “Karena BPJS Ketenagakerjaan ini program dari pusat, maka kita harus mendukungnya, katanya.

Sementara,Indra Gunawan selaku Pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pacitan, menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan ada 4 program yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan pensiun. Untuk pak Slamet sendiri mendapatkan santunan karena meninggal sebesar Rp. 27.799.090,00 dengan rincian jaminan hari tua dan jaminan kematian.

Selama bulan Januari sampai Mei 2017 BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Pacitan sudah membayarkan klaim jaminan hari tua sebesar 2,8 milyar dan untuk jaminan kematian sebesar 168 juta, serta jaminan kecelakaan kerja sebesar 53 juta. Lanjut Indra,

Sebagaimana diketahui, pada awal Mei lalu, Pacitan dinobatkan menjadi daerah pertama peduli BPJS Ketenagakerjaan.  Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Abdul Cholik, mengatakan bahwa ada beberapa hal yang melandasi Kabupaten Pacitan sebagai kabupaten peduli  BPJS Ketenagakerjaan.




“Pertama adalah dikeluarkannya surat keputusan bupati terkait dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, kemudian surat keputusan sanksi administratif perusahaan jika tidak mengikutkan kepesertaan,” katanya saat peluncuran Kabupaten Pacitan sebagai kabupaten peduli BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Kabupaten Pacitan.

Ia mengemukakan, selain itu Kabupaten Pacitan juga mendaftarkan perangkat desa sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui anggaran yang ada.”Sampai dengan saat ini, dari total 166 desa dan lima kelurahan ada sekitar 56 desa yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sisanya, juga akan menjadi peserta melalui kerjasama antara Pemkab Pacitan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim,” ujarnya.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, Kabupaten Pacitan ini merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang peduli BPJS Ketenagakerjaan.”Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah setempat terkait dengan upaya yang sudah dilakukan selama ini demi mensejahterakan masyarakatnya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dari 166 desa dan lima kelurahan di 12 kecamatan se-Kabupaten Pacitan terdata sekitar 2.100 perangkat desa. Kemudian untuk tenaga honorer seluruh SKPD ada kurang lebih 1.600 pegawai, dan guru honorer kisaran 3.000 orang.

Mereka semua akan menambah angka kepesertaan sektor formal atau penerima upah (PU). Hingga sekarang, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan KCP Pacitan tercatat 616 perusahaan, dan 1.375 jasa konstruksi. Sedangkan untuk tenaga kerja peserta tercatat 8.386 pekerja PU, dan 503 pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU). (RAPP002)

 

Permalink ke Bupati Indartato: Kegiatan Ramadhan di Pacitan Luar Biasa
Headline, Pemerintahan

Bupati Indartato: Kegiatan Ramadhan di Pacitan Luar Biasa

Indartato saat memberikan sambutan dalam safari Ramadhan di Tulakan. (Foto: Sarwono/Pacitanku)

Pacitanku.com, TULAKAN – Bupati Pacitan Indartato kembali menggelar safari Ramadhan 1438 H untuk kesekian kalinya. Bersama jajaran pejabat Pemkab, Indartato menggelar safari Ramadhan pada Kamis (8/6/2017) di Masjid Al Muttaqin, Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan.

Dalam sambutannya, Indartato mengapresiasi semua kegiatan Ramadhan di Pacitan yang menurutnya luar biasa.

“Kegiatan masyarakat dalam bulan suci ramadhan ini luar biasa, sehingga kami berupaya semaksimal mungkin untuk membantu perbaikan dan kelancaran kegiatan ibadah, Semoga kita semua selalu mendapatkan rahmat dan hidayah Allah Ta’ala selamat di dunia dan akhirat”ujarnya.

Sementara, Camat Tulakan Erwin Adriatmoko melaporkan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat Tulakan dalam kondisi yang baik.




“Selamat datang kepada Bapak Bupati dan semua undangan yang hadir, merupakan kehormatan Tulakan melaksanakan Safari Ramadhan yg bersama Bapak Bupati Pacitan, kami laporkan secara umum kondisi kamtibmas di Tulakan aman dan kondusif, dan mudah-mudahan kegiatan ini membawa barokah untuk kita semua,”kata Camat yang belum lama ini mendapatkan penghargaan Kecamatan terbaik tingkat Provinsi itu.

Dalam kesempatan tersebut, bertindak selaku penceramah adalah Kepala Kemenag Pacitan Nurul Huda, serta imam shalat tarawih Jari Ketua Takmir Masjid Al Mutaqin. Bupati juga menyerahkan bantuan dari Pemkab dan BAZ Pacitan kepada takmir masjid se Kecamatan Tulakan.

Dalam kegiatan yang diikuti 300 masyarakat tersebut, turut hadir Indartato bersama istri, Wakil Bupati Yudi Sumbogo bersama istri, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono bersama istri, Sekretaris Daerah Suko Wiyono bersama istri, anggota DPRD Rudi, Forkopimka Tulakan, Kepala UPT se-Kecamatan Tulakan, Kepala Desa dan masyarakat setempat.

Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan

Permalink ke Jelang Lebaran, Pemkab Siapkan Jalur Mudik dan Wisata Pacitan
Headline, Pemerintahan

Jelang Lebaran, Pemkab Siapkan Jalur Mudik dan Wisata Pacitan

Bupati Pacitan. (Dok. Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Dua pekan jelang Lebaran, Pemerintah Kabupaten Pacitan terus mempersiapkan arus mudik dan arus balik Lebaran, salah satunya adalah kesiapan infrastuktur jalan.

Bupati Pacitan Drs H Indartato MM usai menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi mudik Lebaran 1438 H, Kamis (8/6/2017) di Pacitan mengatakan bahwa pihaknya akan terus mempersiapkan arus mudik lebaran agar masyarakat Pacitan yang berada di perantauan bisa mudik dengan nyaman.

“Fokus utama dalam persiapan arus mudik lebaran ini adalah peningkatan jalan yang dilalui pemudik sehingga dapat membantu memperlancar arus mudik tahun ini, salah satunya jalur Ponorogo-Pacitan, di Dusun Dondong, Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo yang diharapkan sudah dapat digunakan  untuk arus mudik,”jelasnya.

Sebagai informasi, pekerjaan fisik jalan sepanjang sekitar 400 meter dengan lebar 7 meter ini diproyeksikan menghabiskan anggaran sebesar Rp 6 miliar, uang sebesar itu belum termasuk infrastruktur penerangan jalan umum.

Dengan pembangunan ini, arus lalu lintas dari arah Pacitan ke Ponorogo, atau sebaliknya kembali normal tanpa ada batasan atau tonase kendaraan. Adapun, proses pengaspalan hingga finishing jalan baru tersebut akan dikerjakan di tahap berikutnya. Prioritasnya saat ini, membuka akses baru Pacitan-Ponorogo sejak tahap pertama.




“Secepat mungkin akses dapat terbuka dan cukup untuk dilalui kendaraan besar, kendaraan sudah bisa lewat. Dengan begitu, Bus dari arah ponorogo bisa lewat pada saat Lebaran,’’ jelasnya.

Selain jalur tersebut, Indartato juga menyebut pihaknya juga terus mempersiapkan kesiapan jalur Kabupaten untuk momen mudik Lebaran. Selain itu pemerintah mendirikan telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pos kesehatan dibeberapa titik yang dilalui pemudik.

Menurut Indartato, Pemkab melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan menyiapkan langkah antisipasi dam menghadapi musim mudik lebaran maupun pelayanan kesehatan. Beberapa petugas kesehatan ditempatkan pada sejumlah titik seperti terminal, lokasi peristirahatan pemudik dan di lokasi wisata.

Selain itu, selama musim lebaran seluruh Puskesmas dan rumah sakit membuka layanan 24 jam. Hal ini tak pelak mengharuskan petugas kesehatan siaga penuh melayani masyarakat.Termasuk kesiap siagaan armada kesehatan ambulance jika sewaktu waktu terjadi masalah darurat.

Sementara, kepala dinas perhubungan (Dishub) Pacitan Wasi Prayitno menuturkan pihaknya juga akan melakukan antisipasi terhadap keberadaan pasar tumpah yang kemungkinan terjadi beberapa titik di Pacitan.

Pasar tumpah kemungkinan akan terjadi di Pasar Arjowinangun di Kecamatan Pacitan, Pasar Ketrowonojoyo di Kecamatan Kebonagung, Pasar Tulakan di Kecamatan Tulakan, Pasar Kebondalem di Desa Kebondalem Kecamatan Tegalombo dan pasar Nawangan di Kecamatan Nawangan.

Wasi mengatakan bahwa mengatur lalu lintas agar kondusif di sekitar pasar tumpah sangat sulit dilakukan. Terlebih ketika memasuki hari pasaran. Selain itu, menertibkan pedagang tidak bisa dilakukan dengan tindakan tegas melalui penertiban. “Karena geliat ekonomi warga selama bulan Ramadhan dan lebaran, dan kami akan terus berupaya agar saat arus lalu lintas mudik lebaran tetap lancar,” tutupnya.

Dalam Rakor tersebut turut dihadiri dari Dinas Perhubungan, Polres Pacitan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. (RAPP002)

Permalink ke Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar, Indartato Ajak Tingkatkan Persatuan dan Gotong Royong dengan Semangat Pancasila
Headline, Pemerintahan

Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar, Indartato Ajak Tingkatkan Persatuan dan Gotong Royong dengan Semangat Pancasila

Indartato saat melakukan safari Ramadhan di Bandar, Kamis (1/6/2017).

Pacitanku.com, BANDAR – Bupati Pacitan Drs H Indartato MM mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Pacitan untuk meningkatkan persatuan dan gotong royong dengan semangat pancasila, seiring dengan hari Pancasila dan bulan Ramadhan secara bersamaan. Hal itu disampaikan Indartato saat menggelar safari Ramadhan pada Kamis (1/6/2017) di Masjid Ummu Al-Mukminin, Dusun Ngerjo, Desa Kledung, Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan.

“Pertama kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, dan selamat hari lahir Pancasila, mari bersamaan dengan hari Pancasila, kita tingkat kan perdamaian, persatuan, gotong-royong, kekeluargaan dan kebersamaan,”katanya.

Dalam kesempatan safari Ramadhan ketiga yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut, Indartato juga menyerahkan bantuan dari BAZ Pacitan kepada takmir masjid se-Kecamatan Bandar.

Sementara, Penceramah Ramadhan Drs Nur Huda dalam kesempatan tersebut mengajak kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan pancasila yang disandingkan dengan Al-Qur’an.




Dia juga mengatakan bahwa dalam momentum Ramadhan ini, ada banyak amalan yang bisa dilakukan, diantaranya memperbanyak sedekah, memberi buka kepada orang yang berpuasa, melaksanakan qiyamul lail, umrah dan mencari lailatul qodar.

Agenda safarai Ramadhan yang diawali dengan laporan pembangunan di Bandar dan buka bersama tersebut diakhiri dengan Shalat Isya’ dan Shalat Taraweh berjamaah dengan imam Ustadz Boniran.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Indartato bersama istri, wakil Bupati Yudi Sumbogo bersama istri, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono bersama istri, Sekda Pacitan Suko Wiyono bersama istri, Pengadilan Agama Kabupaten Pacitan KH Taufiqurrahman bersama istri, dari unsur Kemenang Nur Huda, jajaran Forkopimka Bandar, Kepala UPT, Kades dan para tokoh masyarakat setempat.

Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan

Permalink ke Ramadan Momentum Tepat Perbaiki Diri dan Kinerja
Headline, Pemerintahan

Ramadan Momentum Tepat Perbaiki Diri dan Kinerja

Pacitanku.com, DONOROJO – Datangnya bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi saat yang tepat untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Sang Maha Pencipta. Tetapi juga menjadi pijakan untuk memperbaiki diri dan kinerja, khususnya Pemkab Pacitan dalam melayani masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Indartato saat melakukan safari Ramadan di Masjid Al Awwal Desa Sukodono, Donorojo, Rabu (31/5/2017). “Kami berharap agar jajaran pemerintah daerah lebih berhati-hati mengabdikan diri untuk masyarakat,” ujarnya.

Dia lantas mencontohkan salah satu kebiasaan yang harus dihindari, yakni menggunjing. Banyak orang mengetahui jika kebiasaan tersebut tidak baik, tetapi tetap saja melakukannya. Tidak hanya pada hari-hari biasa, tetapi juga saat bulan puasa. “Dan itu sulit dicegah. Saya sendiri bersama istri kadang masih melakukannya,” akunya sembari tersenyum.

Terkait peningkatan kinerja, Indartato lantas menyampaikan, bahwa beberapa waktu kemarin ia bersama Ketua DPRD Kabupaten Pacitan menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penghargaan itu diberikan atas hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2016.




Diakuinya, meski cukup membanggakan, tetapi belum menjadi parameter atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Sebab masih ada pekerjaan lain yang juga harus dibenahi. Yakni grade dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Saat sekarang grade kabupaten yang berjuluk paradise of java ini masih B. Sama dengan 58 kota/kabupaten lain di Indonesia. “SAKIP Pacitan belum baik. Masih B. Semoga tahun berikutnya menjadi BB. Atau mungkin menjadi A seperti Kabupaten Banyuwangi,” harap Bupati.

Pada safari Ramadhan hari kedua ini Bupati kembali menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Seperti bantuan sembako untuk lima warga kurang mampu, bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pacitan berupa dua gulung karpet dan 10 buah Al Quran untuk Masjid Al Awal, serta bantuan pembangunan sebanyak delapan masjid dengan nilai bervariasi. Penerima terbanyak adalah Masjid Baitussalamulloh Dusun Kali Aren, Desa Sendang sebanyak Rp 75 juta. (humas/RAPP002)