Kategori: Kuliner

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Ini Daftar 6 Makanan Paling Populer Saat Lebaran di Pacitan
Headline, Kuliner

Ini Daftar 6 Makanan Paling Populer Saat Lebaran di Pacitan

Pacitanku.com, PACITAN – Saat Lebaran, tak lengkap rasanya jika tak menikmati sajian hidangan makanan khas Lebaran. Di Pacitan sendiri banyak terdapat makanan yang paling sering dibuat oleh masyarakat Pacitan sebagai hidangan Lebaran. Apa saja makanan tersebut. Berikut rinciannya.

1. Madumongso

Madumongso. Ilustrasi Foto IST

Madumongso adalah makanan ringan yang terbuat dari ketan hitam sebagai bahan dasarnya. Rasanya asam bercampur manis karena ketan hitam sebelumnya diolah dahulu menjadi tapai (melalui proses fermentasi). Setelah jadi kemudian diolah lagi dengan menambahkan gula, santan, dan beberapa buah nanas sebelum kemudian dimasak hingga menjadi seperti dodol/jenang. Madumongso biasanya dibungkus kertas minyak yang berwarna-warni. Makanan ini menjadi pelengkap kue lebaran, dan biasanya masyarakat Pacitan membuat kue ini sebagai salah satu sajian saat Lebaran.

2. Kembang goyang

Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional. kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Kue kering ini disebut Kembang Goyang karena ketika akan digoreng cetakan digoyang-goyangkan di atas minyak panas.

Seiring perkembangan, kue ini pun mengalami penambahan varian rasa. Beberapa tetes essens frambozen, essens pandan, dan biji wijen sebagai variasi rasa hingga penambahan warna membuat penampilan kembang goyang terlihat begitu menarik.

Sebagai kue yang dihidangkan di toples bening, kembang goyang sangat cantik jika ditata dengan apik. Kue kembang goyang bentuknya menyerupai bunga atau kembang yang sedang mekar. Kue ini biasanya juga menjadi salah satu sajian khas saat Lebaran.

3. Jenang Pacitan

Jenang Dodol Khas Pacitan. (Foto : Dok.Pacitanku)

Kuliner Pacitan, Jenang Dodol.

Jenang satu ini adalah satu dari sekian banyak kuliner khas Pacitan yang menyajikan sensasi rasa yang ngangeni. Dengan bentuk kecil namun kenyal, manis, dan bertaburkan wijen sebagai pelengkap, rasa dari jenang dodol Pacitan ini cukup nikmat kala menyentuh dinding – dinding di rongga mulut. Rasanya pun begitu manis dan wangi, sehingga jenang dodol Pacitan ini bisa dikatakan sebagai kuliner unggulan di Pacitan.

Jenang dodol Pacitan sendiri banyak ditemui di beberapa toko oleh – oleh khas Pacitan dengan harga yang bervariasi. Dengan berbahan baku tepung beras ketan, gula, dan santan sebagai bahan baku utama, jenang dodol Pacitan dapat dikategorikan kuliner yang dikonsumsi dengan bentuk sebagaimana adanya tanpa memerlukan rehidrasi serta cukup awet.

Selain itu, bahan baku tambahan jenang dodol Pacitan adalah vanili dan wijen untuk mendapatkan rasa yang khas. Biasanya, jenang dodol Pacitan ini cocok dikonsumsi sebagai oleh – oleh bagi keluarga, kerabat, atau bahkan dikonsumsi sendiri sebagai camilan dirumah saat Lebaran.

4. Rengginang/krecek

Rengginang atau sebagian orang Pacitan menyebut krecek, adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari nasi atau ketan yang dikeringkan lalu digoreng panas. Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak.

Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak. Seringkali rengginang dibuat dari nasi sisa yang tak termakan, lalu dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digoreng dan dijadikan rengginang atau krecek.

5. Ketupat

Ketupat atau kupat adalah hidangan khas Indonesia dengan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa muda (janur). Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran sampai 5 hari berikutnya ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa.

Ada dua bentuk utama ketupat yaitu kepal bersudut 7 (lebih umum) dan jajaran genjang bersudut 6. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda. Untuk membuat ketupat perlu dipilih janur yang berkualitas yaitu yang panjang dan lebar, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Biasanya, selain ketupat, masyarakat Pacitan juga memasak lontong sebagai pelengkap kuliner Lebaran.

6. Opor ayam

Opor ayam merupakan masakan yang sangat dikenal di Indonesia. Opor ayam diklaim berasal dari daerah berbudaya Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur sebelah barat. Meskipun demikian, masakan ini juga telah dikenal luas di daerah lain.

Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan sebagainya. Dalam tradisi Jawa, perayaan Lebaran biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng hati. Masakan ini juga menjadi salah satu masakan paling populer di Pacitan yang banyak dijumpai saat Lebaran.

Permalink ke Menikmati Sensasi Lezat Rumah Makan Bu Dzakir Pacitan
Kuliner

Menikmati Sensasi Lezat Rumah Makan Bu Dzakir Pacitan

Pacitanku.com, PUNUNG – Saat Anda berkunjung ke Pacitan, jangan lupa menikmati berbagai obyek wisata di Pacitan yang sangat indah. Setelah capek berkunjung ke berbagai obyek wisata, Anda bisa menikmati berbagai sajian kuliner khas Pacitan di warung makan yang dijamin memiliki sensasi rasa yang cukup lezat ini, yakni rumah makan Bu Dzakir, Punung.

Nah, jika keluarga Anda memiliki selera makanan yang berbeda-beda, maka Anda bisa mengajak ke rumah makan Bu Dzakir. Rumah makan ini terletak di Jalan Solo-Pacitan. Untuk menu yang ditawarkan, antara lain gurame bakar, ayam bakar, nila bakar, dan sayur-sayuran. Untuk minumnya, kamu bisa memesan jus buah. Banyak jus buah yang ditawarkan di rumah makan ini. Bagaimana dengan rasa dan harganya? Ternyata cukup terjangkau.

Rumah makan terbilang cukup besar bila dibandingkan dengan rumah makan yang ada di sekelilingnya. Di rumah makan Bu Dzakir, terdapat dua jenis tempat makan, yakni berupa lesehan di sebelah barat dan meja kursi di sebelah timur, tinggal pilih selera saja, selain itu kebersihan dan kenyamanan sangat diperhatikan.




Sambil memilih – milih menu makanan, Anda bisa mengambil sendiri makanan berupa nasi dengan pilihan lauk yang beragam.

Rumah Makan Bu Dzakir juga menyediakan shuttle, prasmanan dan info wisata, yang terletak di jalur wisata Pacitan barat di pertigaan Goa Gong. Dengan area parkir yang cukup luas, Anda bisa beristirahat di rumah makan ini. Rumah makan ini juga menyediakan sarana mushola dan pusat oleh-oleh khas Pacitan lainnya.

Rumah makan bu Dzakir menyediakan delapan toilet, mushola, private room dan sound system. Tak ketinggalan, rumah makan bu dzakir juga melayani pemesanan prasmanan, nasi box dan catering. Tertarik kesini? Anda bisa menghubungi 087758752531/082330315003, Pin BB 5BE4B037.

Permalink ke 5 Varian Sale Khas Pacitan yang Membuatmu Rindu Kembali Mencicipinya
Headline, Kuliner

5 Varian Sale Khas Pacitan yang Membuatmu Rindu Kembali Mencicipinya

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Selain gudangnya wisata, Pacitan adalah gudangnya kuliner. Nah, salah satu kuliner khas Pacitan yang melegenda adalah Sale Pacitan. Kelezatan dan olahan sale Pacitan ini  dikenal sebagai salah satu kuliner unik yang menarik untuk dinikmati. Kuliner yang memiliki bahan baku pisang ini ternyata sudah menjadi kuliner khas yang bisa menjadi alternatif oleh – oleh dan juga kue alami keluarga anda.

Sale khas Pacitan berbahan baku sama dengan sale daerah lain, yang membedakan yakni cara penyajiannya yang dibuat dengan ukuran lebih kecil dibanding sale daerah lain, satu sale untuk dinikmati satu kali. Yang membedakan lain ternyata cara penyajian sale khas Pacitan yang cukup bervariatif.

Selain kemasan yang beraneka macam dan berwana – warni, keunikan lain dari Sale Pacitan ini adalah rasa manis yang ditimbulkan, bukan berasal dari pemanis buatan, beberapa rumah produksi masih setia dengan pemanis alami dari pisang.

Produksi dan penyebarannya, masing – masing rumah produksi sale tersebut bukan hanya lokal Pacitan saja, akan tetapi sudah ada yang menyebarkan di wilayah luar kota. Tercatat ada lima jenis varian sale Pacitan yang semuanya memiliki cita rasa sama, penuh kelezatan alami, simak ulasan Pacitanku.com berikut ini.

1. Sale anggur

Sale anggur

Sale anggur

Yang pertama adalah sale anggur Pacitan. Proses pembuatannya pun tak rumit, yaitu dibuat dengan bahan pisang awak yang dipotong-potong kemudian dijemur di bawah sinar matahari langsung. Setelah kering, kemudian dipadatkan dan dibentuk kecil-kecil, kemudian digulung lalu dibungkus plastik di bagian luarnya.




Sale anggur ini bisa bertahan hingga 5 bulan lamanya, dan semakin lama disimpan rasanya akan semakin legit dan manis. Sale anggur khas Pacitan juga bisa ditemui di tempat lain, termasuk di Bali dan kota besar lainnya. Harganya yang murah, tampilannya yang unik dan daya tahannya yang lumayan panjang membuatnya bisa jadi pilihan oleh-oleh jika sedang di Pacitan.

2. Sale anggur daun jagung

Sale anggur daun jagung adalah varian dari sale anggur Pacitan. Yang membedakan adalah bungkus yang digunakan menggunakan daun jagung yang jika dilihat lebih menarik, berwarna krem. Dulu, sale jenis ini menjadi salah satu favorit, namun seiring semakin minimnya daun jagung, maka sale dengan varian ini pelan-pelan hilang dari pasaran karena minimnya bahan baku.

3. Sale anggur warna-warni

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Salah satu model sale pisang Pacitan, yakni sale anggur, dikemas dengan kertas krep warna warni, lalu diberi lapisan plastik bening lagi, hal tersebut dilakukan agar terlihat menarik, dan selanjutnya sale anggur yang sudah dilapisi plastik dirangkai dan terlihat seperti untaian buah anggur.

4. Sale cumi-cumi

Sale donat/cumi. (Foto: dok.Pacitanku)

Sale donat/cumi. (Foto: dok.Pacitanku)

Varian lain sale Pacitan adalah sale berbentuk cumi-cumi. Proses pembuatan pun sama dengan cara membuat sale anggur. Namun yang membedakan adalah gulungan sale ini tidak padat seperti sale anggur, melainkan digulung satu kali mirip seperti cumi yang ada lubang ditengahnya. Selanjutnya sale berbentuk cumi-cumi ini digoreng, sehingga menghasilkan sensasi kriuk tanpa menghilangkan kelezatan dan manis khas sale Pacitan.

5. Kripik sale

Kripik sale

Kripik sale

Dari namanya, kita bisa menyimpulkan bahwa kripik sale adalah olahan sale Pacitan yang dibuat seperti kuliner kripik, dipotong kecil-kecil dan kemudian digoreng hingga garing. Jika kamu suka olahan kripik, ada baiknya mencicipi kripik sale Pacitan.

Nah, banyak kan varian sale khas Pacitan? Dan saat ini banyak ditemukan di Pacitan sentra produksi rumahan Sale Pisang. Jika kamu tertarik, bisa membeli sebagai buah tangan khas Pacitan di berbagai sentra oleh-oleh khas Pacitan. (RAPP002)

Permalink ke Simak 12 Tips Sehat Konsumsi Daging Kurban ini
Headline, Kuliner

Simak 12 Tips Sehat Konsumsi Daging Kurban ini

dagingPacitanku.com, PACITAN – Hari ini, Senin (12/9/2016), kita menyambut Idul Adha. Idul Adha adalah perayaan hari besar setiap umat islam yang ada di dunia yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Saat menyambut Idul Adha, selain disunahkan sholat Idul Adha secara berjamaah, umat islam yang mampu berkurban akan menyembelih hewan kurban diantaranya kambing, sapi, kerbau ataupun unta yang akan dibagi kepada orang-orang yang kurang mampu.

Karena di hari raya Idul Adha banyak orang yang berkurban-daging kurban berlimpah ruah, maka daging sapi, kerbau maupun kambing akan menjadi hidangan utama di setiap keluarga umat muslim. Hampirr dapat dipastikan semua umat Islam merasakan nikmatnya hewan qurban.

Dan, banyak sekali varian olahan dari daging kambing, sapi, kerbau, seperti rendang, gulai, sate, sop, dan masih banyak lagi. Hal ini membuat kebanyakan orang sulit menahan diri untuk menyantap semua hidangan tersebut, karena tentu saja kita tahu betapa lezatnya hidangan hasil olahan daging, bahkan rendang termasuk dalam jajaran kuliner terlezat di dunia. Sehingga kebanyakan orang lupa akan dampak makan terlalu banyak daging, apalagi daging yang diolah dengan santan.

Salah satu dampak dari mengkonsumsi daging merah tersebut adalah kolesterol dan kadar gula menjadi tinggi, akan sangat berbahaya jika yang konsumsi memiliki riwayat darah tinggi, kolesterol tinggi maupun diabetes, dll. Oleh karena itu, Anda harus mengatur pola makan Anda saat Idul Adha agar tetap bisa mengkonsumsi daging tanpa khawatir sakit.

dagingDaging kambing maupun daging sapi merupakan sumber protein hewani yang cukup baik. Protein dari daging ini kita butuhkan untuk pembentukan hormon, enzim, protein darah dan juga untuk mengganti dan memperbaiki sel yang rusak.

Cuma memang kadang kala selain daging kita juga mengosumsi lemak hewan tersebut dan juga termasuk jeroannya seperti hati, otak, paru, usus, limpa dari hewan kurban tersebut.

Jeroan ini mengandung purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat kita. Ini yang akan menjadi masalah. Daging yang berasal dari kambing dan sapi memang banyak mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah. Selain itu biasanya daging tersebut dibuat gulai dengan menggunakan santan dan kadar garam yang tinggi. Hal ini yang akan menjadi masalah buat sebagian orang.

Selama Iduladha sebagian masyarakat bisa saja mendapatkan daging yang berlebihan dan jika dikomsumsi dalam waktu pendek tentu juga akan menyebabkan masalah kesehatan. Dampak langsung bisa saja terjadi sembelit setelah makan daging yang berlebihan. Selain itu jika dikonsumsi berlebihan menjelang tidur maka akan merangsang terjadinya refluks isi lambung sehingga dapat mengganggu tidur.

Jeroan dari kambing atau sapi selain meningkatkan kadar asam urat juga dapat meningkatkan kadar asam urat darah kita. Oleh karena itu juga jangan dikonsumsi secara berlebihan.

Bagi seseorang yang menderita hipertensi, kadar Kolesterol tinggi (dislipidemia), kadar asam urat tinggi (hiperuresemia), penderita kencing manis dan kegemukan, harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi daging kambing atau sapi selama masa hari raya. Bisa saja konsumsi daging yang berlebihan dalam waktu singkat dapat memperburuk kondisi sakitnya.

Ada beberapa tips agar kita terhindar dari masalah kesehatan saat mengonsumsi daging kurban:

1. Imbangi banyak makan buah dan sayur.

Sayuran Hijau

Sayuran Hijau

Hal ini harus dilakukan dengan manfaat yang bersar, yakni untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan. Usahakan membuat hidangan yang terbuat dari sayur saat Idul Adha. Anda juga bisa membuat menu olahan daging dan sayur yang seimbang, seperti memasukkan sayuran seperti tomat, bawang merah, bawang Bombay yang akan mengurangi lemak pada makanan tersebut.

2. Sebaiknya daging di sate/dibakar atau di sop dari pada dibuat gulai

sate kambing2Taukah Anda? Daging yang dibakar lebih baik daripada yang digoreng, karena lemak akan berkurang saat dibakar dan lebih baik Anda menambahkan bumbu rempah sebelum daging dibakar.

3. Makan daging kambing atau sapi jangan berlebihan

daging berprotein tinggi dapat menyebabkan timbulnya uban sumber foto: m-dev.fimela.com

daging berprotein tinggi dapat menyebabkan timbulnya uban sumber foto: m-dev.fimela.com

Ini juga penting, terutama jangan dilakukan dalam waktu singkat, selain itu usahakan jangan makan daging selambat-lambatnya 2 jam sebelum tidur. Jika Anda mengkonsumsi daging sebelum tidur, maka waspadalah karena hal ini berdampak buruk bagi kesehatan Anda karena makanan akan terdorong ke esophageal sphincter yang menyebabkan kualitas tidur Anda menurun. Baiknya Anda mengkonsumsi 2-3 jam sebelum tidur.

5. Kurangi makanan berlemak lain

Coklat hitam dapat menghindarkan tubuh dari anemia sumber foto: www.nuga.co

Coklat hitam dapat menghindarkan tubuh dari anemia sumber foto: www.nuga.co

Karena sudah banyak makan lemakmelalui daging, maka jangan konsumsi makanan berlemak lainnya, seperti konsumsi coklat dan keju selama sedang mengonsumsi banyak makan daging.

6. Tidak mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti teh manis atau sirup.

Sirup Pinang

Sirup Pinang. Sumber: resepmasakan.suryantonugroho.com

Sebaiknya sehabis makan dengan daging kambing atau sapi tidak mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti teh manis atau sirup. Minum air putih atau jeruk hangat dapat membersihkan tenggorokan Anda. Jangan banyak mengkonsumsi minuman manis seperti sirup, teh dan kopi.

7. Minum yang cukup 8-10 gelas sehari untuk mencegah sembelit.

Perlu minum banyak air agar tak dehidrasi saat umroh. Foto: thinkstock

Perlu minum banyak air agar tak dehidrasi saat umroh. Foto: thinkstock

Saat berpesta daging, Anda disarankan untuk banyak minum air putih. Air putih dapat mendorong sisa makanan sehingga tidak menyebabkan sembelit.

8. Tetap melakukan olah raga ringan selama masa hari raya.

olahraga di bulan ramadhan

www.mausehat.com

Ini penting dilakukan agar tubuh tetap seimbang dalam hal kesehatan. Meski Anda sering makan daging, tapi dengan olahraga ringan akan membantu Anda, terutama dalam proses metabolisme.

9. Makan dalam porsi yang kecil atau secukupnya

Ini Cara Olah Daging Kurban Lembut dan Enak Disantap

Ini Cara Olah Daging Kurban Lembut dan Enak Disantap

Jangan mengkonsumsi daging dalam porsi yang besar karena hal ini akan mengakibatkan rasa nyeri dan terasa penuh sehingga makanan Anda kembali ke perut bagian atas dan perut akan terasa begah.

10. Diet dengan Serat

Sayur dan buah-buahan kaya akan serat sehingga mampu membantu mencegah munculnya stretch marks.

Sayur dan buah-buahan kaya akan serat sehingga mampu membantu mencegah munculnya stretch marks.

Imbangi makan daging Anda dengan makan makanan berserat. Serat akan melancarkan saluran pencernaan Anda dan mencegah terjadinya sembelit. Seseorang yang terlalu mengkonsumsi daging akan susah BAB dan pencernaannya tidak lancer. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, buah, sayur dan kedelai.

11. Jangan banyak mengkonsumsi makanan pedas

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.

Jika Anda memilih masakan daging yang pedas saat idul fitri, hal ini akan membuat perut Anda mules dan akan mengganggu sistem oencernaan di dalam tubuh.

12. Pisahkan lemak daging saat makan hidangan Idul Adha

Gambar via: www.berrykitchen.com

Gambar via: www.berrykitchen.com

Ketika akan mengkonsumsi daging, pisahkanlah terlebih dahulu bagian lemak sebelum dihidangkan, karena lemak daging berdampak buruk bagi kesehatan Anda. (RAPP002)

Permalink ke Oleh-oleh Tahu Tuna Masih Jadi Incaran Pemudik Lebaran di Pacitan
Headline, Kuliner, Pemerintahan

Oleh-oleh Tahu Tuna Masih Jadi Incaran Pemudik Lebaran di Pacitan

Pacitanku.com, PACITAN – Saat menghabiskan waktu liburan Lebaran di Pacitan tak lengkap rasanya jika pulang tanpa membawa oleh-oleh. Ada beberapa macam pilihan makanan khas yang bisa dicicipi setibanya dirumah.

Salah satunya adalah tahu tuna. Ikon oleh-oleh Kota 101 Gua itu sudah dikenal kekhasan cita rasanya. Tidak heran jika, tahu tuna merupakan item wajib masuk keranjang saat belanja buah tangan. ‘’Selama Ramadan dan Lebaran permintaan tahu tuna di gerai kami naik drastis,’’ kata Aryo Wahyu manajer pusat oleh-oleh Putra Samudera, kemarin (7/7).

Wahyu menuturkan peningkatan penjualan oleh-oleh khas Pacitan seperti tahun tuna ini akan mencapai lebih dari 100 persen. Dari hari bisa sebanyak 6 ribu pack kini menjadi 12 ribu pack tahu tuna. Meskipun permintaan naik, harga tahu tuna tetap dibanderol normal yakni Rp 7 ribu per pack.

Sementara produk olahan ikan lainnya seperti otak-otak dan bakso harganya Rp 6 ribu tiap bungkus. ‘’Kemasan produknya juga lebih segar karena disimpan dalam freeze,’’ ungkapnya.




Sementara untuk pembeli, Wahyu mengatakan, paling banyak konsumen berasal dari luar daerah. Antara lain dari Jakarta dan Solo. Mereka biasanya membeli oleh-oleh makanan khas setelah berwisata di Pantai Teleng Ria atau ketika hendak pergi ke objek wisata Pantai Klayar dan Gua Gong. ‘’Tahu tuna selama ini menjadi oleh-oleh khas asal Pacitan yang paling banyak diminati warga dari luar daerah,’’ terangnya.

Sementara itu, Nitasalah satu pembeli asal Madiun menyatakan alasannya memilih tahu tuna sebagai oleh-oleh karena merupakan produk asal Pacitan.

Selain itu, di daerah lain jarang terdapat makanan olahan dari ikan laut. Sehingga dia merasa perlu membeli oleh-oleh tahu tuna untuk dibagi-bagikan kepada keluarganya. ‘’Kebetulan ada teman yang nitip. Jadi sekalian beli banyak tadi,’’ ujarnya. (her/yup/RAPP002)

Sumber: Radar Madiun

 

Permalink ke Pusat Oleh-oleh Pacitan Siap Sambut Pemudik Lebaran
Headline, Kuliner

Pusat Oleh-oleh Pacitan Siap Sambut Pemudik Lebaran

Pacitanku.com, PACITAN — Sejumlah pengusaha oleh-oleh khas bersiap-siap menyambut kedatangan pemudik dan wisatawan yang datang ke Pacitan dengan memperbanyak stok buah tangan. Sejumlah pusat oleh-oleh pun akan buka selama perayaan Lebaran 2016.

Pemilik Pusat Oleh-oleh Khas Pacitan Bu Erwin, Ny. Erwin, mengatakan telah menyiapkan stok untuk libur Lebaran mendatang. Hal ini karena biasanya pada saat Lebaran banyak orang yang berburu oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Dia mengaku stok tambahan ini memang disediakan jauh-jauh hari untuk menyambut pemudik dan wisatawan. Dia mencontohkan untuk produk tahu tuna menaikkan hingga 3.000 bungkus setiap hari, padahal biasanya hanya memproduksi 2.000 bungkus per hari.

Selain tahu tuna, kata dia, ada beberapa produk lain yang juga dipersiapkan seperti naget, bakso, dan bahan olahan dari ikan tuna lainnya. “Kami juga mempersiapkan untuk oleh-oleh makanan kering juga ditambah. Ini untuk mengantisipasi saja supaya tidak kekurangan stok, soalnya pada saat Lebaran produksi makanan itu tutup,” kata dia.

Erwin menambahkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya pada saat Lebaran banyak orang yang berkunjung ke outletnya untuk memburu oleh-oleh. Bahkan, terkadang stok yang disediakan ludes terjual.


Selama libur Lebaran, ujar dia, pada hari perayaan Idul Fitri akan libur dan pada H+1 hingga seterusnya outlet oleh-olehnya akan buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB. “Kalau dari pengalaman tahun sebelumnya, prediksi kami pengunjung tahun ini meningkat,” ujar Erwin.

Hal senada juga dikatakan Manajer Operasional Pusat Oleh-oleh Tahu Tuna Pak Ran, Widat. Dia menyampaikan akan menambah stok persediaan oleh-oleh khas pada saat libur Lebaran. Pihaknya akan menyediakan stok 3.000 bungkus untuk tiga hari, setelah itu produksi akan kembali normal kembali.

Dia mengatakan outlet oleh-oleh Tahu Tuna Pak Ran buka tiga cabang di Pacitan, yaitu di kawasan Teleng Ria, dekat lapangan Auri, dekat SPBU Ploso, dan Jl. Raya Pacitan-Ponorogo Nanggungan. Selain menyediakan berbagai oleh-oleh khas seperti olahan tuna, dia juga menyiapkan berbagai makanan kering yang siap untuk dibawa sebagai buah tangan.

“Di setiap outlet kami fasilitas tempat parkirnya luas, jadi jangan khawatir soal parkir. Paling banyak yang membeli oleh-oleh ini orang dari luar daerah yang mungkin berwisata dan sedang mudik di Pacitan,” ujar dia.

Sumber: Madiun Pos