Kategori: Kuliner

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Cerita Tentang Tumpeng Tiwul Raksasa Pacitan yang Pecahkan Rekor Dunia
Headline, Kuliner

Cerita Tentang Tumpeng Tiwul Raksasa Pacitan yang Pecahkan Rekor Dunia

Tumpeng raksasa ini pecahkan rekor dunia.

Pacitanku.com, PACITAN – Tumpeng berbahan dasar tiwul seberat 2,5 ton yang dibuat warga Pacitan berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Tumpeng tiwul ini memiliki ketinggian sekitar 5,4 meter dan diameter 4 meter.

Tumpeng raksasa berbahan dasar tiwul itu ditempatkan di tengah Alun-alun Pacitan, Sabtu (19/8/2017) sore. Tumpeng tersebut menjulang tinggi dengan puncaknya dikibarkan bendera merah putih. Tumpeng tiwul setinggi 5,4 meter itu dibagi menadi delapan tingkatan dengan makna sebagai bulan Agustus atau bulan kedelapan.

Dalam memecahkan rekor tumpeng Tiwul Raksasa tersebut, dibuat oleh sekitar 274 orang dari 39 grup. Termasuk pendekor, pemadat tumpeng dan koordinator, menghabiskan tepung terigu 300 kg dan singkong 2000 kg, air tangki berisi 5000 liter. Untuk memasaknya, menghabiskan 160 tabung gas berukuran 3 kilogram untuk memasak selama 8 jam.Tumpeng tiwul ini memiliki ketinggian sekitar 5,4 meter dan diameter 4 meter ini tercatat dengan nomor 8050/R.MURI/VIII/2017.

Di bagian bawah tumpeng, ada berbagai sayuran dan lauk berupa ikan, tahu, tempe, urap, dan sayuran. Untuk jenis ikan yang disajikan yaitu ada 17 jenis ikan hasil laut Pacitan yang memiliki arti tanggal 17 atau tanggal kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain terdapat berbagai lauk dan sayuran, juga ada tumpeng tiwul berukuran kecil sebanyak 45 buah. Jumlah 45 tumpeng kecil itu dimaknai sebagai tahun kemerdekaan yaitu 1945. Sehingga komponen dalam tumpeng tiwul jumbo ini memiliki arti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus 1945.

Tumpeng tiwul itu dibuat khusus untuk memperingati HUT ke- 72 RI, untuk itu atribut berupa bendera merah putih tersebar di bagian makanan tersebut.

Eksekutif Manajer Muri, Sri Widayati, mengatakan tumpeng tiwul tersebut secara resmi telah memecahkan rekor sebagai tumpeng tiwul tertinggi dan terbesar. Tumpeng tiwul itu telah tercatat di Muri.




Dia menuturkan tumpeng tiwul ini menjadi rekor dunia terbaru karena sebelumnya belum ada rekor tersebut. “Kami ke Pacitan untuk melihat rekor spektakuler tumpeng tiwul dengan diameter 4 meter dan tinggi 5,2 meter dengan berat 2,5 ton. Kami telah mencatatnya di rekor Muri,” kata dia seusai memberikan Sertifikat Rekor Muri kepada Ketua PKK Pacitan, Luki Tri Barkorowati.

Sebagai informasi, tiwul memang dari jaman dulu udah dikonsumsi sama masyarakat di daerah, terutama penghasil singkong. Penduduk Pacitan, Wonogiri dan Gunungkidul dikenal mengonsumsi jenis makanan ini sehari-hari. Dulunya dikenal sebagai makanan desa, tapi kini seiring kesejahteraan masyarakat meningkat, tiwul menjadi barang mewah, kalau kangen tiwul sehari hari banyak dijual pedagang di sejumlah tempat wisata di sepanjang bibir pantai sepanjang kota Pacitan

“Momennya pas, bersamaan dengan kejuaraan Surfing tingkat internasional yang diikuti 48 peserta dari 12 negara. Ini satu rangkaian kegiatan Hello Pacitan 2017,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Pacitan, Endang Surjasari.

Dengan berhasilnya mencatatkan Rekor Dunia MURI ini, juga mencatatkan rekor Kota Pacitan sebagai raja Rekor Dunia, karena memang banyak penghargaan rekor Dunia yang telah berhasil diperoleh.”Ini ide kreativitas dari masyarakat, kita fasilitasi dan kolaborasi sehingga tercapai Rekor Dunia MURI,” imbuhnya.

Rekor-rekor lain di Pacitan

Ketua Tim Penggerak PKK berdiri diatas tumpeng tiwul yang memecahkan rekor tumpeng tertinggi di dunia. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Sebelum tiwul raksasa, Pacitan juga meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia nomor 4.909/R.MURI/V/2011 dianugerahkan atas rekor Pemrakarsa Menggoreng Jathil Tuna Khas Pacitan dengan peserta terbanyak 2.150 peserta.

Mencatatkan rekor-nya saat ribuan peserta pagelaran rontek di alun-alun Pacitan, yang bertajuk ”Rontek Gugah Nagari ” yang diikuti peserta terbanyak 2.818 orang dengan nomor register 5116/R.MURI/X/2011.

Endang menyebut bahwa rekor lain adalah pembuatan wayang beber terpanjang. Sepanjang 82 meter dan lebar 110 cm. Ini mengalahkan rekor sebelumnya di Yogya dengan panjang 49 m x 90 cm pada 9 April 2002. Saya tetapkan juga sebagai rekor dunia dengan nomor 5508/R.MURI/VII/2012.




Juga pencatatan rekor yang diberikan MURI atas pembuatan replika Buah Pace terbesar.Tiruan buah pace raksasa setinggi 9,7 meter dengan lebar 9 meter dan panjang 12,5 meter dikerjakan selama 5 hari. Pembuatnya 20 orang anggota Forum Seni Budaya Pacitan.Pembuatannya menggunakan kerangka bambu jenis Petung sebanyak 239 lonjor. Sedangkan dinding menggunakan bilik bambu selebar 359 meter persegi.

Kemudian Senam Posdaya Indonesia juga mencatatkan rekornya di MURI,  jumlahnya mencapai 4.133 orang itu, Museum Rekor Dunia Indonesia mencatatkan dalam buku Muri dengan nomor 6832/R.MURI/II/2015.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Ratna Suranti dan Kabid Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi yang menyaksikan pencatatan dan pemberian penghargaan rekor MURI ini menyampaikan apresiasi-nya.

“Rekor ini untuk seluruh masyarakat Pacitan dalam mempromosikan sekaligus memperkenalkan potensi Pacitan kepada seluruh masyarakat luas, baik dalam maupun luar negeri, layak untuk diapresiasi,” kata Esthy.

Esthy berharap agar even seperti ini harus dipublikasikan di semua elemen media terutama di dunia digital, dan yang terpenting adalah persiapannya harus matang.

Soal penghargaan itu juga direspons Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Mantan Dirut Telkom itu menyebut rekor itu menjadi momentum yang pas untuk mengangkat citra pariwisata Kabupaten Pacitan.

“Pacitan adalah bagian dari Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Mudah-mudahan rekor MURI ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia serta mendorong perjalanan wisatawan nusantara (wisnus),” kata Menpar Arief Yahya.

Permalink ke Tumpeng Raksasa Setinggi 5,2 M akan Berdiri Tegak di Alun-alun Pacitan
Headline, Kuliner, Wisata

Tumpeng Raksasa Setinggi 5,2 M akan Berdiri Tegak di Alun-alun Pacitan

Foto Ilustrasi: tumpeng pace saat gelaran hari jadi Pacitan tahun 2017. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Agenda budaya pariwisata dan olahraga bertajuk “Pesona Hello Pacitan 2017” di Kabupaten Pacitan dibuka sejak Kamis (17/8) dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Kemerdekaan ke-72 RI, berlangsung meriah.

Ribuan warga memadati taman alun-alun Kota Pacitan tempat digelarnya aneka perlombaan dan hiburan rakyat, sementara kompetisi selancar tingkat dunia (world sufing league) diselenggarakan di Pantai Watukarung diikuti puluhan peselancar dari berbagai negara dunia.

Rangkaian festival budaya dan olahraga bertaraf internasional yang bertujuan mendongkrak sektor pariwisata daerah itu dijadwalkan berlangsung hingga 20 Agustus 2017.




“Selain lomba atau kompetisi selancar yang menjadi ikon gelaran `Pesona Hello Pacitan 2017`, ada sejumlah kegiatan lain kami gelar. Salah satunya adalah pemecahan rekor MURI pembuatan tumpeng tertinggi dan terbesar di dunia,” kata panitia kegiatan Pesona Hello Pacitan 2017 Muchammad Fadil, Jumat (18/8/2017).

Sesuai jadwal, pembuatan tumpeng dengan proyeksi tinggi mencapai 5,2 meter dan lebar diameter 4 meter.

Pembuatan tumpeng raksasa, menurur Fadil, dilakukan langsung di taman alun-alun Kota Pacitan, Sabtu (19/8) yang dipimpin langsung oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pacitan Lucky Tri Baskorowati Indartato, mulai pukul 07.00 WIB hingga jadi dan dinilai oleh tim Museum Rekor Indonesia (MURI) pada pukul 15.00 WIB.

Tumpeng raksasa tersebut dibuat dengan dilengkapi 17 jenis lauk ikan hasil laut Pacitan, 8 tingkat, serta 45 tumpeng kecil.

Setelah dinilai dan dicatat sebagai tumpeng terbesar dalam buku rekor MURI, keseluruhan tumpeng yang dibuat secara masal itu akan “dipurak” atau dimakan bersama seluruh warga yang hadir secara gratis, kata Fadil.

“Pembuatan tumpeng raksasa memecahkan rekor MURI ini selain bertujuan mengenalkan kuliner `ndeso` (desa) khas Pacitan sekaligus membudayakan makan ikan di tengah masyarakat tentunya juga untuk membangkitkan spirit perjuangan ibu-ibu di bawah komando ibu Lucky Tri Baskorowati Indartato 9istri bupati) dalam menyemarakkan perayaan Kemerdekaan ke-72 RI di Pacitan ini,” katanya.

Gelaran lomba, pesta rakyat dan olahraga selancar bertaraf internasional tersebut juga dihadiri oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga yang dijadwalkan menyaksikan langsung beberapa gelaran dalam rangka Pesona Hello Pacitan 2017 mulai Jumat hingga Sabtu (19/8) hari ini. (RAPP002/Ant)

Permalink ke Ini Daftar 6 Makanan Paling Populer Saat Lebaran di Pacitan
Headline, Kuliner

Ini Daftar 6 Makanan Paling Populer Saat Lebaran di Pacitan

Pacitanku.com, PACITAN – Saat Lebaran, tak lengkap rasanya jika tak menikmati sajian hidangan makanan khas Lebaran. Di Pacitan sendiri banyak terdapat makanan yang paling sering dibuat oleh masyarakat Pacitan sebagai hidangan Lebaran. Apa saja makanan tersebut. Berikut rinciannya.

1. Madumongso

Madumongso. Ilustrasi Foto IST

Madumongso adalah makanan ringan yang terbuat dari ketan hitam sebagai bahan dasarnya. Rasanya asam bercampur manis karena ketan hitam sebelumnya diolah dahulu menjadi tapai (melalui proses fermentasi). Setelah jadi kemudian diolah lagi dengan menambahkan gula, santan, dan beberapa buah nanas sebelum kemudian dimasak hingga menjadi seperti dodol/jenang. Madumongso biasanya dibungkus kertas minyak yang berwarna-warni. Makanan ini menjadi pelengkap kue lebaran, dan biasanya masyarakat Pacitan membuat kue ini sebagai salah satu sajian saat Lebaran.

2. Kembang goyang

Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional. kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Kue kering ini disebut Kembang Goyang karena ketika akan digoreng cetakan digoyang-goyangkan di atas minyak panas.

Seiring perkembangan, kue ini pun mengalami penambahan varian rasa. Beberapa tetes essens frambozen, essens pandan, dan biji wijen sebagai variasi rasa hingga penambahan warna membuat penampilan kembang goyang terlihat begitu menarik.

Sebagai kue yang dihidangkan di toples bening, kembang goyang sangat cantik jika ditata dengan apik. Kue kembang goyang bentuknya menyerupai bunga atau kembang yang sedang mekar. Kue ini biasanya juga menjadi salah satu sajian khas saat Lebaran.

3. Jenang Pacitan

Jenang Dodol Khas Pacitan. (Foto : Dok.Pacitanku)

Kuliner Pacitan, Jenang Dodol.

Jenang satu ini adalah satu dari sekian banyak kuliner khas Pacitan yang menyajikan sensasi rasa yang ngangeni. Dengan bentuk kecil namun kenyal, manis, dan bertaburkan wijen sebagai pelengkap, rasa dari jenang dodol Pacitan ini cukup nikmat kala menyentuh dinding – dinding di rongga mulut. Rasanya pun begitu manis dan wangi, sehingga jenang dodol Pacitan ini bisa dikatakan sebagai kuliner unggulan di Pacitan.

Jenang dodol Pacitan sendiri banyak ditemui di beberapa toko oleh – oleh khas Pacitan dengan harga yang bervariasi. Dengan berbahan baku tepung beras ketan, gula, dan santan sebagai bahan baku utama, jenang dodol Pacitan dapat dikategorikan kuliner yang dikonsumsi dengan bentuk sebagaimana adanya tanpa memerlukan rehidrasi serta cukup awet.

Selain itu, bahan baku tambahan jenang dodol Pacitan adalah vanili dan wijen untuk mendapatkan rasa yang khas. Biasanya, jenang dodol Pacitan ini cocok dikonsumsi sebagai oleh – oleh bagi keluarga, kerabat, atau bahkan dikonsumsi sendiri sebagai camilan dirumah saat Lebaran.

4. Rengginang/krecek

Rengginang atau sebagian orang Pacitan menyebut krecek, adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari nasi atau ketan yang dikeringkan lalu digoreng panas. Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak.

Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak. Seringkali rengginang dibuat dari nasi sisa yang tak termakan, lalu dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digoreng dan dijadikan rengginang atau krecek.

5. Ketupat

Ketupat atau kupat adalah hidangan khas Indonesia dengan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa muda (janur). Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran sampai 5 hari berikutnya ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa.

Ada dua bentuk utama ketupat yaitu kepal bersudut 7 (lebih umum) dan jajaran genjang bersudut 6. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda. Untuk membuat ketupat perlu dipilih janur yang berkualitas yaitu yang panjang dan lebar, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Biasanya, selain ketupat, masyarakat Pacitan juga memasak lontong sebagai pelengkap kuliner Lebaran.

6. Opor ayam

Opor ayam merupakan masakan yang sangat dikenal di Indonesia. Opor ayam diklaim berasal dari daerah berbudaya Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur sebelah barat. Meskipun demikian, masakan ini juga telah dikenal luas di daerah lain.

Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan sebagainya. Dalam tradisi Jawa, perayaan Lebaran biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng hati. Masakan ini juga menjadi salah satu masakan paling populer di Pacitan yang banyak dijumpai saat Lebaran.

Permalink ke Menikmati Sensasi Lezat Rumah Makan Bu Dzakir Pacitan
Kuliner

Menikmati Sensasi Lezat Rumah Makan Bu Dzakir Pacitan

Pacitanku.com, PUNUNG – Saat Anda berkunjung ke Pacitan, jangan lupa menikmati berbagai obyek wisata di Pacitan yang sangat indah. Setelah capek berkunjung ke berbagai obyek wisata, Anda bisa menikmati berbagai sajian kuliner khas Pacitan di warung makan yang dijamin memiliki sensasi rasa yang cukup lezat ini, yakni rumah makan Bu Dzakir, Punung.

Nah, jika keluarga Anda memiliki selera makanan yang berbeda-beda, maka Anda bisa mengajak ke rumah makan Bu Dzakir. Rumah makan ini terletak di Jalan Solo-Pacitan. Untuk menu yang ditawarkan, antara lain gurame bakar, ayam bakar, nila bakar, dan sayur-sayuran. Untuk minumnya, kamu bisa memesan jus buah. Banyak jus buah yang ditawarkan di rumah makan ini. Bagaimana dengan rasa dan harganya? Ternyata cukup terjangkau.

Rumah makan terbilang cukup besar bila dibandingkan dengan rumah makan yang ada di sekelilingnya. Di rumah makan Bu Dzakir, terdapat dua jenis tempat makan, yakni berupa lesehan di sebelah barat dan meja kursi di sebelah timur, tinggal pilih selera saja, selain itu kebersihan dan kenyamanan sangat diperhatikan.




Sambil memilih – milih menu makanan, Anda bisa mengambil sendiri makanan berupa nasi dengan pilihan lauk yang beragam.

Rumah Makan Bu Dzakir juga menyediakan shuttle, prasmanan dan info wisata, yang terletak di jalur wisata Pacitan barat di pertigaan Goa Gong. Dengan area parkir yang cukup luas, Anda bisa beristirahat di rumah makan ini. Rumah makan ini juga menyediakan sarana mushola dan pusat oleh-oleh khas Pacitan lainnya.

Rumah makan bu Dzakir menyediakan delapan toilet, mushola, private room dan sound system. Tak ketinggalan, rumah makan bu dzakir juga melayani pemesanan prasmanan, nasi box dan catering. Tertarik kesini? Anda bisa menghubungi 087758752531/082330315003, Pin BB 5BE4B037.

Permalink ke 5 Varian Sale Khas Pacitan yang Membuatmu Rindu Kembali Mencicipinya
Headline, Kuliner

5 Varian Sale Khas Pacitan yang Membuatmu Rindu Kembali Mencicipinya

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Selain gudangnya wisata, Pacitan adalah gudangnya kuliner. Nah, salah satu kuliner khas Pacitan yang melegenda adalah Sale Pacitan. Kelezatan dan olahan sale Pacitan ini  dikenal sebagai salah satu kuliner unik yang menarik untuk dinikmati. Kuliner yang memiliki bahan baku pisang ini ternyata sudah menjadi kuliner khas yang bisa menjadi alternatif oleh – oleh dan juga kue alami keluarga anda.

Sale khas Pacitan berbahan baku sama dengan sale daerah lain, yang membedakan yakni cara penyajiannya yang dibuat dengan ukuran lebih kecil dibanding sale daerah lain, satu sale untuk dinikmati satu kali. Yang membedakan lain ternyata cara penyajian sale khas Pacitan yang cukup bervariatif.

Selain kemasan yang beraneka macam dan berwana – warni, keunikan lain dari Sale Pacitan ini adalah rasa manis yang ditimbulkan, bukan berasal dari pemanis buatan, beberapa rumah produksi masih setia dengan pemanis alami dari pisang.

Produksi dan penyebarannya, masing – masing rumah produksi sale tersebut bukan hanya lokal Pacitan saja, akan tetapi sudah ada yang menyebarkan di wilayah luar kota. Tercatat ada lima jenis varian sale Pacitan yang semuanya memiliki cita rasa sama, penuh kelezatan alami, simak ulasan Pacitanku.com berikut ini.

1. Sale anggur

Sale anggur

Sale anggur

Yang pertama adalah sale anggur Pacitan. Proses pembuatannya pun tak rumit, yaitu dibuat dengan bahan pisang awak yang dipotong-potong kemudian dijemur di bawah sinar matahari langsung. Setelah kering, kemudian dipadatkan dan dibentuk kecil-kecil, kemudian digulung lalu dibungkus plastik di bagian luarnya.




Sale anggur ini bisa bertahan hingga 5 bulan lamanya, dan semakin lama disimpan rasanya akan semakin legit dan manis. Sale anggur khas Pacitan juga bisa ditemui di tempat lain, termasuk di Bali dan kota besar lainnya. Harganya yang murah, tampilannya yang unik dan daya tahannya yang lumayan panjang membuatnya bisa jadi pilihan oleh-oleh jika sedang di Pacitan.

2. Sale anggur daun jagung

Sale anggur daun jagung adalah varian dari sale anggur Pacitan. Yang membedakan adalah bungkus yang digunakan menggunakan daun jagung yang jika dilihat lebih menarik, berwarna krem. Dulu, sale jenis ini menjadi salah satu favorit, namun seiring semakin minimnya daun jagung, maka sale dengan varian ini pelan-pelan hilang dari pasaran karena minimnya bahan baku.

3. Sale anggur warna-warni

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Sale Pisang ANggur Pak SOfyan Krajan SIrnoboyo. (Foto : Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Salah satu model sale pisang Pacitan, yakni sale anggur, dikemas dengan kertas krep warna warni, lalu diberi lapisan plastik bening lagi, hal tersebut dilakukan agar terlihat menarik, dan selanjutnya sale anggur yang sudah dilapisi plastik dirangkai dan terlihat seperti untaian buah anggur.

4. Sale cumi-cumi

Sale donat/cumi. (Foto: dok.Pacitanku)

Sale donat/cumi. (Foto: dok.Pacitanku)

Varian lain sale Pacitan adalah sale berbentuk cumi-cumi. Proses pembuatan pun sama dengan cara membuat sale anggur. Namun yang membedakan adalah gulungan sale ini tidak padat seperti sale anggur, melainkan digulung satu kali mirip seperti cumi yang ada lubang ditengahnya. Selanjutnya sale berbentuk cumi-cumi ini digoreng, sehingga menghasilkan sensasi kriuk tanpa menghilangkan kelezatan dan manis khas sale Pacitan.

5. Kripik sale

Kripik sale

Kripik sale

Dari namanya, kita bisa menyimpulkan bahwa kripik sale adalah olahan sale Pacitan yang dibuat seperti kuliner kripik, dipotong kecil-kecil dan kemudian digoreng hingga garing. Jika kamu suka olahan kripik, ada baiknya mencicipi kripik sale Pacitan.

Nah, banyak kan varian sale khas Pacitan? Dan saat ini banyak ditemukan di Pacitan sentra produksi rumahan Sale Pisang. Jika kamu tertarik, bisa membeli sebagai buah tangan khas Pacitan di berbagai sentra oleh-oleh khas Pacitan. (RAPP002)

Permalink ke Simak 12 Tips Sehat Konsumsi Daging Kurban ini
Headline, Kuliner

Simak 12 Tips Sehat Konsumsi Daging Kurban ini

dagingPacitanku.com, PACITAN – Hari ini, Senin (12/9/2016), kita menyambut Idul Adha. Idul Adha adalah perayaan hari besar setiap umat islam yang ada di dunia yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Saat menyambut Idul Adha, selain disunahkan sholat Idul Adha secara berjamaah, umat islam yang mampu berkurban akan menyembelih hewan kurban diantaranya kambing, sapi, kerbau ataupun unta yang akan dibagi kepada orang-orang yang kurang mampu.

Karena di hari raya Idul Adha banyak orang yang berkurban-daging kurban berlimpah ruah, maka daging sapi, kerbau maupun kambing akan menjadi hidangan utama di setiap keluarga umat muslim. Hampirr dapat dipastikan semua umat Islam merasakan nikmatnya hewan qurban.

Dan, banyak sekali varian olahan dari daging kambing, sapi, kerbau, seperti rendang, gulai, sate, sop, dan masih banyak lagi. Hal ini membuat kebanyakan orang sulit menahan diri untuk menyantap semua hidangan tersebut, karena tentu saja kita tahu betapa lezatnya hidangan hasil olahan daging, bahkan rendang termasuk dalam jajaran kuliner terlezat di dunia. Sehingga kebanyakan orang lupa akan dampak makan terlalu banyak daging, apalagi daging yang diolah dengan santan.

Salah satu dampak dari mengkonsumsi daging merah tersebut adalah kolesterol dan kadar gula menjadi tinggi, akan sangat berbahaya jika yang konsumsi memiliki riwayat darah tinggi, kolesterol tinggi maupun diabetes, dll. Oleh karena itu, Anda harus mengatur pola makan Anda saat Idul Adha agar tetap bisa mengkonsumsi daging tanpa khawatir sakit.

dagingDaging kambing maupun daging sapi merupakan sumber protein hewani yang cukup baik. Protein dari daging ini kita butuhkan untuk pembentukan hormon, enzim, protein darah dan juga untuk mengganti dan memperbaiki sel yang rusak.

Cuma memang kadang kala selain daging kita juga mengosumsi lemak hewan tersebut dan juga termasuk jeroannya seperti hati, otak, paru, usus, limpa dari hewan kurban tersebut.

Jeroan ini mengandung purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat kita. Ini yang akan menjadi masalah. Daging yang berasal dari kambing dan sapi memang banyak mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah. Selain itu biasanya daging tersebut dibuat gulai dengan menggunakan santan dan kadar garam yang tinggi. Hal ini yang akan menjadi masalah buat sebagian orang.

Selama Iduladha sebagian masyarakat bisa saja mendapatkan daging yang berlebihan dan jika dikomsumsi dalam waktu pendek tentu juga akan menyebabkan masalah kesehatan. Dampak langsung bisa saja terjadi sembelit setelah makan daging yang berlebihan. Selain itu jika dikonsumsi berlebihan menjelang tidur maka akan merangsang terjadinya refluks isi lambung sehingga dapat mengganggu tidur.

Jeroan dari kambing atau sapi selain meningkatkan kadar asam urat juga dapat meningkatkan kadar asam urat darah kita. Oleh karena itu juga jangan dikonsumsi secara berlebihan.

Bagi seseorang yang menderita hipertensi, kadar Kolesterol tinggi (dislipidemia), kadar asam urat tinggi (hiperuresemia), penderita kencing manis dan kegemukan, harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi daging kambing atau sapi selama masa hari raya. Bisa saja konsumsi daging yang berlebihan dalam waktu singkat dapat memperburuk kondisi sakitnya.

Ada beberapa tips agar kita terhindar dari masalah kesehatan saat mengonsumsi daging kurban:

1. Imbangi banyak makan buah dan sayur.

Sayuran Hijau

Sayuran Hijau

Hal ini harus dilakukan dengan manfaat yang bersar, yakni untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan. Usahakan membuat hidangan yang terbuat dari sayur saat Idul Adha. Anda juga bisa membuat menu olahan daging dan sayur yang seimbang, seperti memasukkan sayuran seperti tomat, bawang merah, bawang Bombay yang akan mengurangi lemak pada makanan tersebut.

2. Sebaiknya daging di sate/dibakar atau di sop dari pada dibuat gulai

sate kambing2Taukah Anda? Daging yang dibakar lebih baik daripada yang digoreng, karena lemak akan berkurang saat dibakar dan lebih baik Anda menambahkan bumbu rempah sebelum daging dibakar.

3. Makan daging kambing atau sapi jangan berlebihan

daging berprotein tinggi dapat menyebabkan timbulnya uban sumber foto: m-dev.fimela.com

daging berprotein tinggi dapat menyebabkan timbulnya uban sumber foto: m-dev.fimela.com

Ini juga penting, terutama jangan dilakukan dalam waktu singkat, selain itu usahakan jangan makan daging selambat-lambatnya 2 jam sebelum tidur. Jika Anda mengkonsumsi daging sebelum tidur, maka waspadalah karena hal ini berdampak buruk bagi kesehatan Anda karena makanan akan terdorong ke esophageal sphincter yang menyebabkan kualitas tidur Anda menurun. Baiknya Anda mengkonsumsi 2-3 jam sebelum tidur.

5. Kurangi makanan berlemak lain

Coklat hitam dapat menghindarkan tubuh dari anemia sumber foto: www.nuga.co

Coklat hitam dapat menghindarkan tubuh dari anemia sumber foto: www.nuga.co

Karena sudah banyak makan lemakmelalui daging, maka jangan konsumsi makanan berlemak lainnya, seperti konsumsi coklat dan keju selama sedang mengonsumsi banyak makan daging.

6. Tidak mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti teh manis atau sirup.

Sirup Pinang

Sirup Pinang. Sumber: resepmasakan.suryantonugroho.com

Sebaiknya sehabis makan dengan daging kambing atau sapi tidak mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti teh manis atau sirup. Minum air putih atau jeruk hangat dapat membersihkan tenggorokan Anda. Jangan banyak mengkonsumsi minuman manis seperti sirup, teh dan kopi.

7. Minum yang cukup 8-10 gelas sehari untuk mencegah sembelit.

Perlu minum banyak air agar tak dehidrasi saat umroh. Foto: thinkstock

Perlu minum banyak air agar tak dehidrasi saat umroh. Foto: thinkstock

Saat berpesta daging, Anda disarankan untuk banyak minum air putih. Air putih dapat mendorong sisa makanan sehingga tidak menyebabkan sembelit.

8. Tetap melakukan olah raga ringan selama masa hari raya.

olahraga di bulan ramadhan

www.mausehat.com

Ini penting dilakukan agar tubuh tetap seimbang dalam hal kesehatan. Meski Anda sering makan daging, tapi dengan olahraga ringan akan membantu Anda, terutama dalam proses metabolisme.

9. Makan dalam porsi yang kecil atau secukupnya

Ini Cara Olah Daging Kurban Lembut dan Enak Disantap

Ini Cara Olah Daging Kurban Lembut dan Enak Disantap

Jangan mengkonsumsi daging dalam porsi yang besar karena hal ini akan mengakibatkan rasa nyeri dan terasa penuh sehingga makanan Anda kembali ke perut bagian atas dan perut akan terasa begah.

10. Diet dengan Serat

Sayur dan buah-buahan kaya akan serat sehingga mampu membantu mencegah munculnya stretch marks.

Sayur dan buah-buahan kaya akan serat sehingga mampu membantu mencegah munculnya stretch marks.

Imbangi makan daging Anda dengan makan makanan berserat. Serat akan melancarkan saluran pencernaan Anda dan mencegah terjadinya sembelit. Seseorang yang terlalu mengkonsumsi daging akan susah BAB dan pencernaannya tidak lancer. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, buah, sayur dan kedelai.

11. Jangan banyak mengkonsumsi makanan pedas

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.

Jika Anda memilih masakan daging yang pedas saat idul fitri, hal ini akan membuat perut Anda mules dan akan mengganggu sistem oencernaan di dalam tubuh.

12. Pisahkan lemak daging saat makan hidangan Idul Adha

Gambar via: www.berrykitchen.com

Gambar via: www.berrykitchen.com

Ketika akan mengkonsumsi daging, pisahkanlah terlebih dahulu bagian lemak sebelum dihidangkan, karena lemak daging berdampak buruk bagi kesehatan Anda. (RAPP002)