Tag: Ibas

Permalink ke Masyarakat Diajak Teladani Sosok Nabi Muhammad SAW
Headline

Masyarakat Diajak Teladani Sosok Nabi Muhammad SAW

Pacitanku.com, MAGETAN – Toleransi ada karena keberaagaman. Hal itu disampaikan anggota DPR-RI Dapil 7 Jawa Timur Edhie Baskoro Yudhoyono saat memberikan kata sambutan diacara Maulid Nabi Muhammad SAW di desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan (Selasa ,20/12/2016).

Menurut Ibas, menjaga toleransi antar umat sangat sangat dibutuhkan untuk memupuk solidaritas ditengah kemajemukan masyarakatnnya. “Untuk itulah, mari peringatan Maulid Nabi ini kita jadikan momentum untuk merekatkan tali silaturahmi dan ukuwah diantara umat, saling menjaga dan menguatkan,” tukasnnya.

Lebih jauh Ketua Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan, menjalin ukuwah dan tali silaturahmi merupakan modal dasar dalam kehidupan beragama. bermasyarakat dan bernegara. “Keberagaman ini merupakan anugerah yang tak ternilai, warisan para founding father yang harus tetap kita jaga demi keutuhan NKRI, jangan mudah kita terpecah belah dan terprovokasi, mari para alim ulama, tokoh masyarakat bersatu memberikan kesejukan ditengah-tengah umat,” harap Ibas.




Dalam kesempatan tersebut Ibas juga mengajak kepada masyarakat untuk bersikap bijak dalam melihat berbagai persoalan bangsa. “Mari kita saling bahu membahu, dimulai dari diri kita sendiri untuk lebih bersikap arif dalam mensikapi berbagai persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di desa Kediren, Kecamatan Lembeyan Magetan ini juga diisi dengan pameran produk UMKM dan Talkshow usaha kreatif UMKM dan tutorial Hijab.

Berbagai produk unggulan seperti Batik, Minapolitan, Kerajinan tangan, Jamu Tradisional  dan aneka kulinari seperti jajanan dan makanan khas lokal dipamerkan.

Dalam kesempatan tersebut Ibas menyambut baik berbagai upaya kreatif masyarakat dalam menghidupkan sendi-sendi perekonomian. “Bila semua desa ada unggulannya maka akan ada kompetisi, hal itulah yang akan menggaerahkan sekaligus menggerakkan roda perekonomian dan produktifitas masyarakatnnya, makanya kita terus berupaya untuk terus mendorong program one vilage one product ” ujarnya.

Ibas menambahkan, kekuatan ekonomi nasional sejatinya ditopang oleh menguatnnya usaha kecil mikro yang ada dimasyarakat. “Pemberdayaan UMKM menjadi sangat penting dilakukan untuk membangun usaha-usaha ekonomi kreatif agar mampu berkompetisi dan memiliki daya saing, saya optimis dengan bergaerahnya Usaha Kecil mikro di masyarakat akan berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya. (RAPP002)

Permalink ke Masyarakat Magetan Diajak Jaga Keamanan dan Kedamaian
Nusantara

Masyarakat Magetan Diajak Jaga Keamanan dan Kedamaian

Pacitanku.com, MAGETAN – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas mengajak masyarakat Magetan untuk menjaga kedamaian, ketertiban dan kerukunan antar warga dalam mengantisipasi kemungkinan terjadi aksi-aksi teror di wilayah masing-masing. 
“Melalui silaturahim bersama masyarakat Magetan ini, saya mengajak masyarakat untuk turut berdoa sekaligus meningkatkan kewaspadaan kita terhadap aksi-aksi yang mecemaskan warga. Kebersamaan adalah kunci menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita,” ajak Ibas saat mengunjungi Pondok Pesantren Al Hidayat di Desa Ginuk Kecamatan Karas Magetan, 21/12/2016. 
Bagi Ibas, menjaga lingkungan sekitar tetap harmonis dan kondusif adalah tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, pemerintah, aparat keamanan dan seluruh potensi warga. “Peran serta masyarakat sangat penting mewujudkan ketertiban dan kedamaian di lingkungan sekitar. “Aksi teroris bisa kita hindari. lihat, dengar dan cegah. Jadi semua harus bisa menjadi bagian dari garda pengamanan wilayahnya masing,” terang Ibas. 




Dihadapan ratusan jamaah yang hadir Ibas menegaskan bahwa Indonesia, Islam dan kebinekaan telah berjalan selaras dalam bingkai kesatuan dan persatuan. “Oleh karenanya, hidup damai dan menghargai perbedaan dalam berbagai eleman bangsa sudah menjadi identitas bangsa yang kita jaga dari masa ke masa.” serunya dalam kunjungan ke Ponpes Al Hidayah dan di amini jemaah yang hadir. 
Ibas juga menyampaikan apresiasi atas kinerja aparat keamanan serta masyarakat yang akhir-akhir ini bisa mencegah aksi teror. “Saya apresiasi kinerja aparat Densus, Polri, BIN, TNI dan BNPT yang sigap mengantisipasi (penangkapan) potensi terjadinya aksi teror yang meresakan masyarakat,” ujar Ibas. 
Terakhir Ibas mengajak seluruh elemen bangsa memberikan atensi untuk mewujudkan dan menjaga Indonesia menjadi bangsa yang damai dan harmonis. “Mari kita senantiasa menebar senyuman, kasih sayang dan cinta terhadap sesama masyarakat dan lingkungan sehingga tidak ada ruang bagi terroris untuk bersemai di bumi nusantara,” ajak Ibas. 
Sebelum bertatap muka dan mendengar aspirasi, Ibas dan rombongan mengagendakan acara penanaman pohon massal bersama Muspika, perangkat desa, pengurus Ponpes dan masyarakat sekitar Desa Ginuk. (RAPP002)
Permalink ke Pengembangan Peternakan dan Pertanian di Magetan Didukung DPR
Nusantara

Pengembangan Peternakan dan Pertanian di Magetan Didukung DPR

Pacitanku.com, MAGETAN – Anggota DPR RI Edhie Bhaskoro Yudhoyono (EBY) mendukung penuh pengembangan peternakan di Kelurahan Parang, Magetan. Hal itu diungkapkan Ibas saat menjalani reses di hari kedua, Rabu (21/12/2016) di kelurahan Parang Magetan.

Dalam sambutannya Ibas mngatakan, sebagai wakil rakyat, dia akan terus mengawal program seperti yang diharapkan masyarakat. “Saya senang ke Parang karen banyak aktivitas yang mendorong kreativitas masyarakat dalam bidang ekonomi, dalam situasi kondisi seperti ini bapak ibu tetap semangat untuk terus berusaha ciptakan peluang ekonomi baru,” ungkapnya.




Lebih lanjut, putra kedua Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan bahwa untuk petani diharapkan untuk terus menanam padi, karena jika produksi naik maka tidak perlu impor. “Pemerintahan akan terus mndorong untuk kesejahteraan petani”,terangnya.

Sebelumnya, legislator Partai Demokrat ini juga mnyempatkan diri memanen ikan nila, melihat lihat peternakan kelinci, praktek nyetek tanaman, membakar sate kelinci dan ikan nila. Ibas juga memberikan bantuan sound sistem kepada karang taruna, bantuan kambing kepada kelompok peternak Kelurahan Parang, serta Bantuan mesin diesel kepada masyarakat. (RAPP002)

Permalink ke Mojosemi Forest Park Harus Dipromosikan ke Luar Magetan
Headline

Mojosemi Forest Park Harus Dipromosikan ke Luar Magetan

Pacitanku.com, MAGETAN– Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas, anggota DPR RI dari Partai Demokrat kembali melakukan reses didaerah pemilihan Magetan, Selasa 20 Desember 2016.

Titik pertama kunjungannya dilokasi wisata baru Mojosemi Forest Park, kawasan wisata Sarangan. Ibas berbincang bincang dengan duta wisata Magetan, Bagus Dyah.

Dalam kesempatan ini Ibas menyatakan sebagai anggota dewan yg membidangi pendidikan,pariwisata,olahraga,dan seni budaya, sangat mengapresiasi pertemuan ini. Ia berharap, bisa membangun sinergi dalam sektor pariwisata di Magetan.

“Magetan punya potensi wisata yang luar biasa. Termasuk Mojosemi Forest Park ini yang harus dipromosikan ke luar magetan,”ungkapnya.




Menurut anggota Komisi X DPR RI ini, Bagus Dyah sejatinya dinilai penting menjadi bagian utama wisata Magetan.

“Promosi tak melulu lewat media cetak atau elektronik. Tetapi media sosial juga bisa dimanfaatkan sebagai ajang promosi. Selain itu, sebagai duta wisata Ibas berpesan untuk terus belajar, mengasah kemampuan komunikasi. Karena duta wisata tentu haruslah sosok yang dapat luwes dalam berkomunikasi, dan juga membekali diri dengan banyak kemampuan tugasnya sebagai duta wisata,”jelas Ibas.

Dengan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, pusat dan para duta wisata, Ibas optimis Magetan dapat semakin unggul. (RAPP002)

Permalink ke Ibas Ajak Generasi Muda Aktif Berkontribusi di Berbagai Sektor Pembangunan
Nusantara

Ibas Ajak Generasi Muda Aktif Berkontribusi di Berbagai Sektor Pembangunan

salam kalsedon ala ibas. (Foto : Twitter @edhie_baskoro)

salam kalsedon ala ibas. (Foto : Twitter @edhie_baskoro)

Pacitanku.com, JAKARTA – Politisi muda Edhie Baskoro Yudhoyono mengajak generasi muda Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28/10/2016 dengan mengobarkan semangat dan cita-cita mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera. Dengan demikian lanjut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini, generasi muda Indonesia bisa proaktif berkontribusi secara konkrit di seluruh sektor pembangunan.

“Selamat memperingati hari Sumpah Pemuda. Ayo pemuda Indonesia jadi bagian dari ‘Kemajuan’, bukan ‘Kebuntuan’; melalui aksi-aksi nyata, penuh karya dan penuh prestasi sekaligus mewujudkan Indonesia tanpa diskriminasi,” ujar Ibas dalam keterangan pers yang diterima Pacitanku.com, Sabtu.

Hal penting lainnya yang disampaikan Ibas dalam konteks perjuangan adalah generasi muda harus senantiasa belajar, bekerja keras dan menghormati jasa semua tokoh-tokoh bangsa, pahlawan dan senior terdahulu dalam melanjutkan perjuangan bangsa. 

“Dalam teks sumpah pemuda,  kita banyak mendapatkan gambaran kobaran semangat para pemuda untuk meraih kemerdekaan RI. Dalam konteks kekinian, makna sumpah pemuda bertumpah darah satu untuk tanah air Indonesia dimaknai dengan kesungguhan hati dan niat generasi penerus bangsa untuk terus berkarya dan berprestasi membangun bangsa,” ujar wakil rakyat asal Dapil VII Jatim ini. 

Lebih lanjut Ibas menambahkan spirit sumpah pemuda adalah mewujudkan Indonesia tanpa diskriminasi dalam segala bidang dan pemuda harus terus mengembangkan potensi diri untuk membangun.




“Generasi Muda yang juga merupakan ‘Generasi Millenial’ atau ‘Generasi Y’ harus mengambil bagian menjadi lokomotif pembangunan. Selalu memiliki spirit untuk terus belajar menguatkan kecerdasan karakter, memiliki semangat ‘harus bisa’, mampu berkarya dan berprestasi secara konkrit. Dalam kata lain generasi muda harus mencari jalan untuk maju bukan jalan buntu,” jelas Ibas. 

Menanggapi anggapan bahwa pemuda masih disangsikan dari sisi pengalaman dan emosional Ibas menilai hal itu justru sebagai koreksi dan tantangan.

“Yang tua sudah pernah muda, tapi yang muda belum pernah tua” begitu katanya. Tidak bisa dipungkiri, pemuda identik dengan proses belajar sekaligus memperkaya pengalaman; tetapi tidak bisa dipungkiri juga, bahwa pemuda identik dengan semangat, kreativitas dan inovasi. Sudah banyak contoh kesuksesan yang mampu diraih saat usia muda. Seperti, banyaknya mereka yang sukses dalam kejuaraan sains, olahraga, pendidikan akademik, gelar doktor, pengusaha, politisi, pejabat publik dan berbagai cerita kesuksesan lainnya. Jadi saya kira anggapan seperti itu dijadikan saja koreksi dan evaluasi untuk kita termotivasi dalam berkarya lebih besar. Yang jelas, generasi muda harus rasional bukan emosional tetapi tetap pragmatis konstruktif,” tambahnya. 

Ibas menambahkan banyak momentum generasi muda untuk berperan aktif dan tidak cukup hanya menjadi pengikut atau pekerja saja.

“Saya yakin banyak di antara mereka mampu menterjemahkan pembangunan melalui cara-car kreatifitas, inovasi dan karya nyata bahkan tidak sedikit mereka juga sukses dalam kepemimpinan baik dalam kecil maupun besar. Istilahnya daripada mereka sibuk mencari peluang, lebih baik mereka sibuk menciptakan peluang. Daripada mereka sibuk mencari pekerjaan lebih baik mereka sibuk menciptakan pekerjaan. Yang Muda Bisa dan yang Muda bisa berkarya,” jelasnya. 

Dewasa ini, Ibas juga masih menyaksikan kaum muda masih terbentur dengan kegiatan-kegiatan negatif dan pengaruh negatif globalisasi. Oleh karenanya dalam konteks mencari jati diri, Ibas memotivasi generasi muda harus mampu melakukan koreksi-koreksi, perbaikan dan perubahan agar mampu beradaptasi dengan perubahan jaman.

“The Rise and Falls on the young age. Jadi inilah bagian dari proses pembelajaran tersebut. Jatuh dan bangkit adalah proses belajar. Selalu ada ruang dan waktu menuju kepada kebaikan-kebaikan. Poin saya, jangan sampai terbawa arus perubahan global apa lagi sampai bertentangan dengan nilai, moral dan etika bangsa Indonesia. Kaum muda harus menjadi benteng sekaligus garda terdepan dalam mengawal nilai-nilai perjuangan bangsa “Indonesian Values”. Serap semua yang positif untuk tingkatkan produktifitas dan tinggalkan sesuatu yang negatif dan menghancurkan masa depan. Semangat juang kita jangan tergoyahkan, justru kita harus jawab tantangan-tantangan tersebut dengan pembuktian dalam giat karya dan prestasi.

Terakhir, Ibas berpesan generasi muda harus terus belajar dan terus menanamkan jiwa nasionalisme dibarengi semangat “Harus Bisa” disertai dengan energi positif untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. “Jangan pantang menyerah. Hidup ini selalu berputar, yakinlah dengan cara yang baik, benar dan lurus (ilmu putih). Bermimpi besar, dan jalankan dan raih mimpi-mimpi tersebut setahap demi setahap; Yakin generasi muda mampu dan bisa. Harus tampil sebagai lokomotif penggerak pembangunan; generasi muda harus mampu menjawab segala tantangan untuk dijadikan peluang dengan mengedepankan karakter yang kuat “optimisme” disertai kreasi, inovasi, dan solusi. Yess We Can! Stronger together for the betterness; dengan spirit “satu hati, satu cita-cita untuk satu Indonesia,” tutup Ibas. (RAPP002)

 

Permalink ke Ini Tanggapan Ibas atas Pencalonan Kakaknya di Pilgub DKI
Headline, Nusantara

Ini Tanggapan Ibas atas Pencalonan Kakaknya di Pilgub DKI

ibasPacitanku.com, JAKARTA – Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas menegaskan Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN memutuskan mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni untuk maju dalam pesta demokrasi Pilkada DKI Jakarta 2017 telah melalui proses yang cepat dan dinamis.

Oleh karenanya, lanjut Ibas, seluruh kader Demokrat dan segenap kekuatan mesin partai kini tengah membangun spirit kebersamaan untuk memenangkan pasangan Mas Agus-Mpok Sylvi. “Keputusan sudah diambil melalui proses yang sangat cepat, dinamis, transparan dan berjenjang dengan mekanisme partai sesuai segala aspek pertimbangan matang dan parameter yang ada,” ujar Ibas di Jakarta, Selasa, 27/09/2016.

Ibas yang juga Ketua Fraksi FPD DPR RI ini menegaskan pasangan Mas Agus – Mpok Sylvi merupakan pasangan yang saling melengkapi dengan konsep besar “Jakarta untuk rakyat”.

“Mas Agus sosok yang santun, tegas, berpendidikan tinggi (lulusan 3 Master, MPA, MSC, MA), berprestasi di TNI dan ikut dalam upaya perdamaian dunia, memiliki Track CV yang bagus dan mumpuni. Sementara pasangannya, Ibu Sylvi adalah birokrat yang berjuang dari bawah, seorang professor yang memiliki segudang pengalaman dalam pemerintahan, mantan walikota perempuan yang selalu bekerja tulus dan memiliki solusi di Jakarta,” terang wakil rakyat asal Dapil VII Jatim ini.

Lebih lanjut, Ibas juga menyampaikan bahwa dari aspek keterwakilan masyarakat, kedua calon ini bisa saling melengkapi untuk masyarakat Jakarta yang juga heterogen. “Mas Agus berasal dari etnis Jawa, mewakili kalangan muda dan energik. Sementara Ibu Sylvi adalah figur lincah representasi dari kalangan perempuan dan berasal dari etnis Betawi,” tambah Ibas.

Ibas juga menilai, DKI Jakarta memiliki tantangan permasalahan yang kompleks serta membutuhkan energi dan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat. “Oleh karena itu saya yakin demokrasi di Jakarta akan berjalan dengan damai dan menyejukkan sehingga Jakarta bisa benar – benar dibangun dengan sentuhan kenyamanan, kesantunan, kemajuan dan kesejahteraan yang merata untuk seluruh masyarakat Jakarta,” Jakarta Untuk Semua” beber politisi muda yang sudah dua periode menjadi wakil rakyat ini.

Menyikapi kader Demokrat yang mendukung calon lain, Ibas berpendapat wajar saja kader berpendapat lain jika keputusan politik belum diambil oleh internal partai. “Tetapi ketika keputusan berjenjang, akuntabel, transparan sudah diambil, maka sejak itulah semua kader harus berjuang bersama, bersatu untuk mensukseskan keputusan tersebut, begitulah etika politiknya,” lanjutnya.

Namun demikian, Ibas mempersilahkan kader yang berbeda pandangan mengambil sikap tegas untuk mengundurkan diri atau menempuh jalan lain. “Namun, saya yakin kecintaan saudara Ruhut yang telah berjuang dan menjadi bagian dalam membesarkan Partai Demokrat tidak pernah pudar pada partai yang disayanginya,” tutup Ibas. (RAPP002)