KKN di Arjosari, Puluhan Mahasiswa UNS Gencarkan Program Edukasi Pencegahan COVID-19 Hingga “Budikdamber”

oleh -Dibaca 835 kali
Mahasiswa UNS menggulirkan program Pelatihan Budidaya Tanaman dan Ikan dalam Ember (Budikdamber) dalam KKN Tematik di Arjosari. (Foto: Dok/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS) menggelar sejumlah program dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema KKN Tematik UNS Membangun Desa periode Juli-Agustus 2021.

Puluhan mahasiswa yang tergabung di kelompok 71 tersebut melakukan sejumlah program kerja kepada masyarakat Desa Arjosari, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.

Dalam kegiatan KKN tematik yang didampingi Kepala Dusun di Desa Arjosari, Waseso tersebut, kelompok 71 mengusung beberapa program kerja yaitu Edukasi Pencegahan Covid-19, Pelatihan Budidaya Tanaman dan Ikan dalam Ember (Budikdamber), Workshop Kebudayaan Daerah, dan Bersih Desa.

“Program kerja ini kami laksanakan secara berurutan di akhir bulan Agustus secara langsung bersama masyarakat Desa Arjosari mulai dari kalangan anak-anak, tukang becak, dan masyarakat umum. Kegiatan yang kami lakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan,”kata Nurliana Umi sebagai koordinator lapangan kelompok 71 kepada Pacitanku.com, Jumat (3/9/2021).

Menurut Nurliana, program edukasi pencegahan COVID-19 dilaksanakan melalui FGD bersama masyarakat dengan pembagian poster, masker dan handsanitizer sebagai upaya pencegahan COVID-19.

Program kegiatan mahasiswa KKN UNS di Arjosari, Pacitan. (Foto: Dok/Pacitanku.com)

Selain itu, mahasiswa UNS juga memberikan edukasi terkait penggunaan masker dan cara mencuci tangan yang benar sebagai upaya meminimalisir virus COVID-19. Kegiatan ini tentu disambut baik oleh masyarakat Desa Arjosari, dimana langsung mempraktekkan edukasi yang diberikan. 

Masyarakat Desa Arjosari sangat antusias saat dilaksanakan pelatihan Budikdamber, sebab ini merupakan inovasi baru dimana budidaya tanaman dan ikan dapat tumbuh sekaligus dalam satu wadah yaitu ember.

Kegiatan KKN mahasiswa UNS juga melibatkan partisipasi anak-anak dalam program workshop kebudayaan daerah dengan mengenal Batik Pace asli Pacitan dan Kesenian Jaranan Pegon.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui FGD dengan forum santai dan dilanjutkan lomba mewarnai untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dalam berkarya.

Sementara, program bersih desa sebagai kegiatan penutup KKN mahasiswa UNS periode Juli-Agustus, dimana mahasiswa bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan area sekitar sungai yang sempat dijadikan tempat pembuangan akhir dengan menyediakan fasilitas tong sampah organik dan anorganik.

Program kegiatan mahasiswa KKN UNS di Arjosari, Pacitan. (Foto: Dok/Pacitanku.com)

Selain itu, mahasiswa juga mengedukasi masyarakat terkait perbedaan jenis sampah. Tidak hanya satu area saja, mahasiswa UNS juga membersihkan Mushola Daarut Taqwa dan diakhiri dengan kegiatan pembagian masker dan handsanitizer kepada pedagang di Pasar Arjosari.

Mahasiswa berharap dengan adanya kegiatan KKN ini mampu menjadikan masyarakat Desa Arjosari menjadi lebih unggul dan produktif meskipun di tengah masa pandemi.

“Semoga apa yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNS ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya dapat berkelanjutan,”harap Waseso, Kepala Dusun Desa Arjosari. (red/SS)