Projo Pacitan Bisa Saja Dukung Paslon Diluar PDIP

oleh -586 views
Relawan Projo. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Ketua organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, ikut urun rembuk terkait bursa pencalonan bupati dan wakil bupati di Pilbup 2020 nanti.

Menurut John, organisasi yang dipimpinnya tidak ada relevansinya dengan partai politik apapun, termasuk juga dengan PDIP.

Namun soal  Pilbup, Projo memang akan terlibat aktif sebagai penggerak atau pendukung pasangan calon.

“Kami organisasi mandiri yang tidak berafiliasi dengan partai politik. Projo bukan underbow dari PDIP, kami berdiri sendiri,. Akan tetapi soal pencalonan, kami akan ikut terlibat aktif nantinya,” kata John Vera, melalui hubungan telepon, Kamis (16/1/2020).

John Vera secara blak-blakan juga menyatakan kalau Projo tidak harus masuk di lingkaran PDIP soal dukung mendukung pasangan calon nantinya.

John Vera Tampubolon. (Foto: Yuniardi Sutondo)

“Projo hanya akan mendukung pasangan calon yang punya visi untuk memajukan daerah dan menyejahterakan rakyat. Sekalipun itu tidak diberangkatkan oleh PDIP. Dari partai manapun sepanjang sesuai pemikiran Projo, tentu akan kita dukung,” jelasnya.

John yang juga mantan anggota DPRD Pacitan dari Fraksi PDIP ini sedikit mengkirtisi partai tempatnya mengabdi yang dinilainya kurang tangkas dalam menentukan sikap politiknya.

“Terbukti saat dibuka pendaftaran bakal calon lalu, kenyataannya tidak laku kan. Karena itu kami (Projo) tetap pada patron kami, yakni mendukung pasangan calon yang punya visi memajukan daerah dan berpihak pada rakyat. Meski mereka nanti diberangkatkan dari partai diluar PDIP,” tegasnya.

Sementara itu, ketua DPC PDIP Pacitan, Eko Setyo Ranu, saat dikonfirmasi masih dalam perjalanan pulang dari kunjungan kerja keluar daerah.

Ia meminta Senin pekan depan untuk bertemu guna memberikan keterangan pers terkait rencana pencalonan bupati dan wakil bupati.

“Ya Mas (pewarta-red) ada apa? Kita ketemu Senin saja, kalau ingin membahas soal pencalonan bupati,” ujarnya diujung telepon.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Penyunting: Dwi Purnawan