Top 25 Daftar Destinasi Wisata di Pacitan Tahun 2023

oleh -51880 Dilihat
KEINDAHAN PACITAN. Gubernur Khofifah saat berada di Sentono Genthong pada Selasa (10/1/2023). (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Pacitan adalah kota dengan banyak potensi wisata di dalamnya. Dan pada tahun 2023 ini, ada 25 destinasi wisata terbaik yang ada di Pacitan yang bisa Anda nikmati untuk plesiran bersama keluarga versi Pacitanku.

Sebagai informasi, pada tahun 2023 ini, setidaknya ada 2 destinasi wisata baru di Pacitan, yakni Museum dan Galeri SBY-Ani di Kelurahan Ploso, Pacitan, Pantai Osanna di Desa Widoro Kecamatan Donorojo.

Baca juga: Update Harga Tiket Masuk Destinasi Wisata di Pacitan Per 26 Agustus 2023

Tertarik mengunjunginya? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

1. Pantai Klayar

Wisatawan menikmati keindahan Pantai Klayar. (Foto: Dok Pacitanku.com)

Pantai yang terletak di Dusun Kendal, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Pacitan ini kini masih menjadi daya Tarik utama wisata Pacitan. Pantai Klayar ini berada sekitar 35 sampai 40 km ke arah barat Kota Pacitan, dan dapat di capai sekitar 90 menit dari kota Pacitan.

Keindahan Pantai Klayar terlihat saat cuaca sedang cerah, maka pada kondisi tersebut, akan ada sinergi biru laut demikian manis, membentur halus deretan karang hitam yang berbaris rapi di tepian, berpadu dengan Pasir putih yang memesona. Selain itu di kawasan pantai ini juga sudah ada banyak fasilitas, baik homestay, restoran, pusat oleh-oleh hingga gazebo-gazebo yang bisa Anda nikmati bersama keluarga.

Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate per Sabtu (1/1/2022) untuk dewasa Rp15 ribu dan anak-anak Rp10 ribu.

2. Pantai Buyutan

Pemandangan Watu Narada di pantai Buyutan yang elok. (Foto: Arif Sasono)
Tempat Wisata Pacitan, Pemandangan Watu Narada di pantai Buyutan yang elok. (Foto: Arif Sasono)

Selain di Pantai Klayar, salah satu destinasi yang direkomendasikan dikunjungi tahun 2023 adalah pantai Buyutan. Pantai yang terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo ini memiliki keindahan pasir putihnya yang indah dan bersih serta birunya warna laut yang berpadu dengan semilirnya angin khas pantai.

Pantai Buyutan adalah salah satu pantai di kota 1001 goa yang terletak di kecamatan Donorojo, Pacitan. Letak wilayahnya dekat dengan Pantai Klayar yang juga berada di daerah yang sama.

Pantai ini bisa ditempuh dengan motor/mobil (tidak ada kendaraan umum) dari Kota Pacitan sejauh 44 km. Lokasinya tak jauh dari Pantai Klayar yang lebih terkenal itu, sekitar 4 km ke arah barat Anda akan bertemu dengan perempatan Desa Kalak, lalu ada petunjuk arah sederhana menuju Buyutan.

Perjalanan dapat ditempus sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat kota pacitan. Perjalanan yang ditempuh lumayan jauh dan juga jalan terjal dengan berbatuan memberikan kenikmatan tersendiri ketika kita telah sampai di lokasi pantai buyutan.

Seperti halnya pantai-pantai lain di Pacitan, Buyutan juga merupakan pantai dengan pasir putih dengan panjang pantai yang cukup panjang. Di sebelah kanan terdapat beberapa batu karang yang saat sedang pasang hanya terlihat bagian atasnya aja.

Watu narada menjadi daya tarik utama Pantai Buyutan, yang bentuknya adalah batuan karang mirip tokoh pewayangan Batara Narada. Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate untuk dewasa Rp10 ribu dan anak-anak Rp5 ribu

3. Mentari Hill

WISATA BARU. Keindahan kawasan Mentari Hill Pacitan yang jadi alternatif wisata di Pacitan. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Bagi Anda yang ingin menikmati suasana berbeda menikmati hutan di atas laut, jawabanya adalah Mentari Hill. Mentari Hill ini berlokasi di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.

Lokasinya di jalur utama Pacitan-Solo, tepatnya berada di wilayah hutan milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH), Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pacitan

Lalu apa yang menarik dari Mentari Hill ini? Tentunya karena letaknya berada tepat di atas Teluk Pacitan, kawasan ini memiliki panorama yang indah karena menghadap langsung Teluk Pacitan.

Selain itu, letaknya yang strategis yakni berada di tepi jalur utama Pacitan-Solo membuat Mentari Hill bisa dijangkau dengan mudah. Sementara di kawasan wisatanya, terdapat berbagai spot foto, baik yang berbentuk hati hingga sarang burung dengan dikelilingi berbagai pepohonan yang rindang.

Jika kita menatap ke depan, akan langsung mengadap panorama teluk Pacitan dan pemandangan seluruh kota Pacitan.

Lalu berapa harga tiketnya? Untuk masuk ke Mentari Hill cukup dengan membayar Rp10 ribu anda sudah menikmati sajian alamnya. Sedangkan jika ingin menikmati spot foto di Mentari Hill, Anda bisa membayar Rp10 ribu.

4. Museum dan Galeri SBY-Ani

Museum SBY dan galeri seni Ani. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Museum ini adalah destinasi wisata paling baru di Pacitan yang berisi jejak-jejak pengabdian salah satu putra terbaik Pacitan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Museum dan Galeri Seni SBY-ANI dibangun diatas lahan seluas 1,5 hektar dengan luas bangunan dua lantai sekitar 7.500 meter persegi.

Museum ini berada di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan. Jika ditempuh dari pusat kota hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit menggunakan kendaraan.

Museum dua lantai itu itu berisi 30 segmen.  Di lantai satu, kita akan mengawali perjalanan di dalam museum dari mulai dari perjalanan masa kecil SBY selama di Pacitan. Kemudian juga saat menapaki karier militernya, saat mulai berdinas sebagai TNI AD, dan yang tentu paling banyak berkesan adalah saat SBY menjadi Presiden dalam hingga sampai saat menjabat sebagai Presiden RI selama dua periode yaitu sejak 2004 sampai dengan 2014.

Selain museum, juga ada Galeri Seni SBY dan istrinya Ani yang akan menampilkan koleksi seni dan foto hasil jepretan Ibu Ani.

Di ruang yang terletak di lantai 2 ini, dipajang puluhan koleksi lukisan SBY yang dilukis dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan. Satu lagi lokasi yang tak boleh ditinggalkan begitu saja, adalah Presidential Library. Ini juga sekaligus menjadi salah satu tempat favorit di museum, yang terletak di lantai 2.

Perpustakaan ini berisi sekitar 15 ribu buku yang menjadi koleksi Pak SBY dan Ibu Ani. Termasuk juga 500 buku yang selama ini mempengaruhi pemikiran Pak SBY.

Museum yang dikelola oleh Yayasan Yudhoyono itu memiliki sejumah kategorisasi Harga Tiket Masuk (HTM). Dimana untuk warga Pacitan cukup hanya membayar Rp25 ribu untuk sekali masuk. Sedangkan untuk wisatawan lokal luar Pacitan dikenakan harga Rp50 ribu, sedangkan HTM untuk wisatawan mancanegara adalah Rp100 ribu.

5. Pantai Banyu Tibo

INDAHNYA PANTAI BANYU TIBO. Suasana Pantai Banyu Tibo Donorojo. (Foto: Dok. Pacitanku)

Masih di desa yang sama dengan Pantai Buyutan, satu lagi destinasi wisata yang bisa Anda jadikan referensi piknik tahun 2023 adalah Pantai banyu Tibo.

Pantai yang terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo ini adalah Air Terjun yang berada di pinggir pantai dimana kucucan airnya langsung terjun ke pantai Selatan.

Nama Banyu Tibo adalah nama yang diberikan oleh masyarakat sekitar dimana air terjun tersebut berada. Arti Banyu Tibo menurut bahasa jawa adalah air yang jatuh.

Yang membuat Banyu Tibo menjadi sangat menarik, yaitu air terjun ini terletak tepat berada di tepi bibir pantai.

6. Pantai Ngiroboyo

Pesona Ngiroboyo Desa Sendang Kecamatan Donorojo, Pacitan. (Foto: Istimewa/Dok Kemenparekraf RI)

Kawasan Wisata Pesona Ngiroboyo adalah salah satu kawasan wisata yang terletak di Dusun Sambi, Desa Sendang kecamatan Donorojo. Pantai Ngiroboyo merupakan Salah satu Pantai yang ada di Pacitan yang memiliki keunikan tersendiri yaitu adanya pasir hitam yang mendominasi sebagian besar Pantai.

Setidaknya ada sejumlah fasilitas wisata yang bisa Anda dapatkan di kawasan wisata Peson Ngiroboyo, yakni panorama Pantai, menyusuri sungai dengan perahu besar, menikmati perahu kecil dan berkemah.

Adapun untuk harga tiketnya untuk dewasa Rp10 ribu dan anak-anak usia 0-6 gratis, sedangkan anak-anak usia 6 tahun keatas Rp10 ribu. Untuk parkir kendaraan roda dua Rp2 ribu dan roda 4 Rp5 ribu.

7. Goa Gong

KBRI Tokyo Promosikan Keindahan Wisata Goa Gong Pacitan. (Foto: KBRI Tokyo)

Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Pacitan, atau jika ditempuh 140 km selatan kota Solo atau 30 km arah Barat Daya Kota Pacitan. Disebut Goa Gong karena didalamnya terdapat sebuah batu yang jika dipukul akan menimbulkan bunyi seperti Gong yang ditabuh.

Letaknya tidak jauh dari gerbang masuk Kota Pacitan, petunjuk jalan menuju ke arah Goa Gong juga cukup jelas. Namun semakin mendekat ke Goa Gong, jalan yang dilalui semakin menyempit hingga akhirnya menemukan perempatan jalan yang kecil sebelum akhirnya memasuki pelataran parkir Goa Gong.

Jalan setapak menuju Goa yang telah disemen dengan baik dipenuhi dengan warung-warung yang mejajakan minuman dan makanan tradisional. Nama Goa Gong diambil dari cerita yang beredar di masyarakat karena di dalam goa ini sering terdengar bunyi-bunyian yang menyerupai suara gong. Jika anda memukul atau mengetuk salah satu stalaktit dan stalakmit, maka akan berbunyi seperti dengungan gong yang memenuhi ruang di dalam goa.

Keindahan goa gong terletak pada panoramanya stalaktit dan stalagmitnya yang indah seperti gelambir-gelambir raksasa yang terbuat dari batu.

Adapun untuk harga tiketnya untuk dewasa Rp20 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.

8. Goa Tabuhan

DIBUKA. Goa Tabuhan kembali dibuka dan menerima kedatangan pengunjung pada Sabtu (13/11/2021). (Foto: Dok. Pacitanku.com)

Selain Goa Gong, destinasi yang bisa Anda kunjungi di tahun 2022 adalah Goa Tabuhan. Destinasi wisata yang terletak di Dusun Tabuhan, Desa Wareng, Kecamatan Punung, ini memiliki daya bebatuan yang mirip suara gamelan.

Saat mulai dibuka, suguhan yang menjadi menu utama saat mengunjungi saat mengunjungi Goa Tabuhan Pacitan memang pertunjukan musik jawanya.

Pertunjukan ini terbilang unik, karena suara musik yang dimainkan merupakan hasil dari perpaduan batu-batu stalagmit dan stalagtit, yang di pukul secara berirama sehingga menghasilkan suara mirip musik gamelan.

Pengunjung yang datang pun cukup membayar Rp200 ribu untuk menikmati 5 sajian lagu. Adapun untuk harga tiketnya untuk dewasa Rp10 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.

9. Pantai Watukarung

Pantai Watukarung Pacitan. (Foto: Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Pantai ini menjadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Pacitan. Pantai ini terletak di Desa Watukarung, di Kecamatan Pringkuku Pacitan, jika jaraknya ditempuh dari pusat kota sekitar Pacitan kurang lebih sekitar 25 sampai 30 Km.

Waktu tempuh sekitar 45 menit untuk sampai ke destinasi pantai ini dari pusat Kota Pacitan. Kepopuleran Pantai Watukarung mendunia setelah peselancar kelas dunia macam jawara dunia Bruce Irons tertarik mencoba berselancar di pantai ini.

Foto-foto Bruce saat berselancar di Watukarung bahkan menjadi sampul utama majalah internasional terkemuka “Waves.”

Keindahan pantai ini terletak dari ombak lautnya, pasir putihnya dan panorama putri samudera, sebuah batu karang yang mirip putri dengan rambut panjang berurai.

Di Kawasan pantai ini juga sudah ada banyak homestay dengan varian harga yang murah hingga yang mahal. Juga ada banyak warung-warung milik warga yang menjajakan kuliner khas Kawasan itu.

Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate per Sabtu (1/1/2022) untuk dewasa Rp10 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.

10. Bukit Pantai Kasap

Spot foto di Pantai Kasap. (Foto: Wiwid Peni Dwiantari)

Pantai bukit ini masih satu area dengan Pantai Watukarung, tepatnya di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku.

Pantai Kasap ini diketahui berada di dekat tiga pantai lainnya di kecamatan ini, yakni pantai Watukarung, pantai Banteng Mati dan pantai Peden Ombo.

Seperti diketahui, pantai ini memiliki karakteristik khas di pantai selatan, yakni karang dan juga pasir putih serta ombak yang deras. Tak hanya itu, berada di bukit Pantai Kasap, apalagi saat senja menjadi momen paling keren.

Sejumlah spot yang ada adalah gardu pandang yang dibuat dari kayu, lengkap dengan tangga dan jembatan kecil di atassnya. Spot foto lain adalah semacam gerbang yang dibuat dari tumpukan akar dan dahan pepohonan.

Dengan adanya spot terbaru tersebut, keindahan dan keelokan Pantai Kasap semakin terasa. Berada di atas gardu pandang, pengunjung dapat menikmati dengan bebas keindahan panorama pantai-pantai serta pulai kecil di sekeliling bukit yang dikenal dengan raja ampatnya Pacitan ini.

11. Pantai Srau

Karang dan Pasir Putih Pantai Srau (Dok.Pacitanku)
Tempat Wisata Pacitan, Karang dan Pasir Putih Pantai Srau (Dok.Pacitanku)

Obyek wisata di Pacitan dengan corak karang dan Pantai pasir putih adalah pantai Srau. Pantai Srau ini terletak di Desa Candi Kecamatan Pringkuku. Jaraknya sekitar 25 Km ke arah Barat dari pusat kota Pacitan.

Pantai Srau sendiri terbagi menjadi 3 bagian pantai yang dikeliling bukit karang. Bagian pertama, adalah pantai yang letaknya tidak jauh dari pos tiket.

Ombaknya besar dan warna laut masih biru laut serta pasir putih yang bersih. Di tengah laut menonjol beberapa bukit karang yang terlihat hidup ketika diterpa ombak yang besar.

Secara keseluruhan pantai Srau sangat mempesona dalam menyajikan keindahan alam dan membuat kita berdecak kagum mulai dari ombak yang besar, laut yang sangat biru, angin sepoi, bukit yang menyerupai semenanjung, karang hitam yang eksotis, dan laut yang membentuk telaga.

Selain itu, di lepas pantai dapat kita saksikan karang yang menyembul dan bentuknya mirip seperti ekor Hiu. Adapun untuk harga tiketnya untuk dewasa Rp10 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.

12. Sentono Genthong

KEINDAHAN PACITAN. Gubernur Khofifah saat berada di Sentono Genthong pada Selasa (10/1/2023). (Foto: Istimewa)

Untuk diketahui, destinasi wisata ini berada di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku yang berjarak 13 kilometer atau 20 menit dari pusat kota.

Waktu tempuhnya kurang-lebih setengah jam karena harus melalui medan perbukitan. Rute termudah menuju Sentono Genthong dari Kota Pacitan adalah melalui Jalan Raya Tumpak Rinjing menuju Desa Dadapan.

Menjelang sampai Balai Desa Dadapan, akan dijumpai plang penunjuk jalan sederhana menuju lokasi tujuan.

Di kawasan ini, pemandangan terbuka ke arah Teluk Pacitan tampak begitu menajkubkan. Terlihat pula pasir putih Pantai Teleng Ria hingga Pantai Pancer Dorr bagaikan bulan sabit. Kota Pacitan juga tampak cantik dari ketinggian.

Keindahannya kian berpadu dengan barisan perbukitan yang mengelilinginya bagai dinding raksasa. Saat cuaca cerah, pagi hari menjadi waktu yang pas untuk berkunjung ke sini. Mentari yang pelahan muncul dari barisan pegunungan Pacitan di wilayah timur terlihat indah.

Di Sentono Genthong ini ada situs Sentono Genthong yang merupakan petilasan Syeh Subakir, juga ada arena panjat tebing, paralayang, yang landing di pantai teleng ria, atau darurat, selain itu untuk fasilitas, disini ada gazebo untuk bersantai ria, keluarga, mushola, kamar mandi, area untuk melihat Pacitan dari atas bukit.

Pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp10 ribu untuk dapat menikmati area indah di Sentono Genthong ini. Adapun untuk harga tiketnya adalah Rp10 ribu.

13. Beiji Park

Beiji Park. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Berwisata ke Pacitan tak akan pernah bosan akan objek wisata alam. Bahkan, semakin banyak yang dikembangkan dan langsung populer di media sosial akibat traveler selalu ber-selfie keren. Salah satu yang teranyar adalah Beiji Park yang terletak di Dusun Beji, Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku.

Beiji Park yang terletak di tepi jalur utama Pacitan-Solo yang berada di kawasan perhutani ini menyuguhkan pemandangan yang cocok untuk para traveler pecinta selfie sehingga sengaja dikembangkan jadi objek wisata.

Awalnya, Beiji Park bernama Pacitan Indah. Seiring berjalannya waktu, kawasan ini dikembangkan dan dikelola kerjasama Perhutani dengan salah satu perusahaan swasta.

Dari perbukitan Beiji Park, Anda bisa melihat dengan jelas pemandangan teluk Pacitan di sisi selatan sebab engelola Beiji Park menyediakan Gardu Pandang yang dibuat dari papan untuk melihat dengan jelas panorama kota Pacitan.

Selain itu, ribuan pepohonan mahoni yang berjejer rapi, bisa Anda jadikan obyek foto bersama keluarga tercinta.

Di kawasan Beiji Park ini juga ada Goa baru yang baru saja dibuka tahun 2022 yang lalu, yakni Goa Sekar Arum yang masih satu area di kawasan Beiji park.

Nah, tertarik mengunjungi Beiji Park? Silahkan mengunjungi dengan jarak sekitar 20 menit dari pusat Kota Pacitan. Jangan lupa tetap jaga kebersihan dan keindahan tempat wisata di Pacitan.

14. Sungai Maron

Sungai Maron Pringkuku (Foto: Purnomo)

Destinasi wisata yang satu ini juga bisa menjadi rekomendasi kunjungan Anda saat ke Pacitan. Yang cukup unik dari sungai ini adalah panorama dan kebeningan air sungainya yang memanjakan mata.

Pemandangan di sepanjang sungai berdiri pohon kelapa dan pohon jambu yang hijau dan asri dengan air sungai berwarna kehijauan yang menyegarkan. Keberadaan sungai ini juga menjadi denyut nadi masyarakat sekitar.

Di salah satu lokasi aliran Sungai Maron ini terdapat ceruk sungai yang oleh warga Dersono dikeramatkan dengan nama Kali Sirah.

Selain itu, Sungai Maron ini memang memiliki daya pikat yang cukup tinggi, selain airnya jernih, sungai Maron sangat berarti bagi masyarakat Desa Dersono di Pringkuku dan Desa Sendang di Donorojo, karena berfungsi sebagai sumber air bagi kehidupan.

15. Pantai Teleng Ria

MENIKMATI MASA CUTI TERAKHIR LEBARAN. Sejumlah wisatawan bermain di kawasan wisata Parai Teleng Ria Pacitan pada Selasa (25/4/2023). (Foto: Dwi Purnawan/Pacitanku)

Pantai Teleng Ria ini adalah Pantai yang jaraknya sangat dekat dari pusat Kota Pacitan, yaitu sekitar 3,5 Km atau 5-10 menit perjalanan. Pantai Teleng Ria merupakan Pantai yang modelnya adalah berupa teluk Pacitan, selain Pantai pancer yang berada di sisi timur Teluk pacitan.

Pantainya diapit oleh dua dataran tinggi yang merupakan bagian dari pegunungan kapur Selatan yang membujur dari Gunung Kidul ke Trenggalek, dan menghadap Samudera Indonesia.

Walaupun pantai ini disinari matahari yang terik, namun udaranya masih terasa sejuk layaknya hembusan angin pegunungan. Kondisi yang demikian ini membuat Pantai ini menjadi salah satu alternatif liburan keluarga anda, Pantai ini berhadapan langsung dengan Pantai Selatan, dengan hamparan pasir putih sepanjang 3 Km.

Ombak di pantai inipun cocok bagi mereka yang ingin berenang atau hanya untuk bermain-main di kala liburan keluarga. Pemandangan yang melatarbelakangi pantai inipun tak kalah indah, karena disekitarnya dikelilingi oleh rangkaian Gunung Limo.

Pemandian air hangat ini terletak di Kecamatan Arjosari, tepatnya di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Jaraknya sekitar 15 km arah utara kota Pacitan.

16. Pantai Pancer

PANTAI PANCER DOOR. Keindahan Pantai Pancer Door Pacitan. (Foto: Dwi Purnawan/Pacitanku)

Pantai Pancer Dorr merupakan bagian pantai dari teluk Pacitan yang berada di sisi paling timur Pantai  Teleng Ria, berhadapan langsung dengan samudera hindia.  Pantai ini memiliki panorama yang mempesona dengan deburan ombak khas laut selatan. Di pantai ini juga ditanam tumbuhan cemara yang berfungsi sebagai sabuk laut.

Lalu apa keistimewaan pantai ini? Yakni adalah ombak yang besar dan juga area yang cukup luas. Ombak besar inilah yang sering di manfaatkan oleh para surfer /peselancar untuk menunjukan kebolehanya melawan arus ombak yang tinggi. Sehingga tak heran di Pantai Pancer Door sering di gunakan untuk bermain surfing oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Berbagai event selancar atau dayung sering digelar di kawasan ini, tepatnya di muara Sungai grindulu.

Berbagai event juga sering digelar di kawasan pantai ini karena tempatnya yang cukup luas. Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate per Sabtu (1/1/2022) untuk dewasa Rp5 ribu dan anak-anak Rp4 ribu.

17. Pantai Pangasan

Keindahan Pantai Pangasan Kebonagung. (Foto: M Akhlis Sofan)

Keindahan pantai-pantai yang ada di Pacitan memang tak diragukan lagi. Salah satunya adalah Pantai Pangasan, yang terletak di Dusun Batulapak, Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung. Pantai yang baru beberapa tahun dikelola terpusat oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) ini memang menawarkan pemandangan menakjubkan.

Suasana laut biru, berdampingan dengan tebing bebatuan dan area persawahan warga menjadi ciri khas pantai ini, yang tentu sangat cocok dan sempurna untuk destinasi liburan.Pantai Pangasan yang terletak di Dusun Batulapak, Desa Kalipelus Kecamatan Kebonagung ini mungkin menjadi salah satu wisata pantai alternatif di Pacitan.

Dua pantai ini, pantai Pangasan dan Pantai Sangklehan merupakan satu kawasan pantai yang masih sangat alami, dengan daya tarik utama Gunung Lanang dan Gunung Ganjuran.

Yang menjadi ciri khas dari pantai ini adalah adanya tebing batu yang cukup tinggi menjulang di sisi barat pantai. Penduduk setempat menamakan bukit batu tersebut dalah Gunung Lanang dan Gunung Ganjuran, yang merupakan sebuah tanjung kecil yang seakan terpisah dari daratan utama.

Jika dilihat dari arah timur Gunung Lanang terlihat seperti batu yang menjulang tinggi. Sementara, di sisi barat pantai oleh warga setempat biasa disebut Pantai Pangasan, dengan kharakteristik pantai berupa batu karang.

Kemudian, di kawasan timur terdapat sungai yang membatasi kawasan barat yang didominasi batu karang dengan kawasan timur yang berpasir. Adapun untuk harga tiketnya di pantai ini adalah Rp5 ribu.

18. Banyu Anget

Pemandian Banyu Anget Pacitan. (Foto: Dok Pacitanku.com)

Lokasi untuk mencapai pemandian Banyuanget tidak sulit ditempuh. Anda bisa memanfaatkan tiga jalur utama yang menuju dan dari kota Pacitan Pertama jalur Solo-Wonogiri-Pacitan. Kedua jalur Ponorogo-Pacitan. Jarak Solo Pacitan sekitar 117 km, Ponorogo-Pacitan 60 km.

Jika anda mengendarai kendaraan pribadi, dari arah Ponorogo menuju kota Pacitan, 50 meter sebelah pasar Arjosari, belok kanan kurang lebih berjarak 3 km ke arah Nawangan.

Banyu Anget terletak di bawah lereng bukit batu putih atau gunung kelir. Pemandangan sekitar lereng begitu menawan.

Keunggulan Banyu Anget Tirto Husodo, selain panorama alam yang menawan dan mudah dijangkau dengan transportasi darat, air hangatnya berkhasiat untuk kesehatan.

Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate untuk dewasa Rp15 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.

19. Pantai Pidakan

Hasil jepretan Ani Yudhoyono di Pantai Pidakan Pacitan. (Foto: IG Ani Yudhoyono)

Pantai Pidakan berada di Dusun Godek Kulon, Desa Jetak, Kecamatan Tulakan dari Kota Pacitan kurang lebih 50 KM menuju desa Jetak. Pantai tersebut terkenal keindahan alam dan terkenal kesejukannya. Tetapi jalan menuju ke Pantai tersebut kurang memadai.

Jika melewati Jalur Lintas Selatan, akan lebih mudah karena pantai ini berada dipinggir JLS, kurang lebih 2 Km dari JLS.

Hal yang sangat unik dan yang membedakan pantai ini dengan pantai-pantai lain yang berada di Pacitan adalah rincian dari material Pantainya 70 persen yaitu bebatuan alam dan sisanya merupakan pasir putih, sehingga disana terdapat banyak batuan -batuan alam yang kesemuanya dalam berbagai variasi bentuk maupun ukuran.

20. Pantai Watu Bale

AHY sukses menyeberangi jembatan nyali itu untuk mengeksplorasi keindahan wisata Pantai Watu Bale di pulau seberang. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pemandangan di kawasan pantai Watu Bale ini begitu indah. Pantai Watu Bale ini juga bisa dibilang tidak memiliki pantai berpasir, akan tetapi adalah merupakan tebing yang cukup tinggi, yang berbatasan langsung dengan laut selatan, atau dikenal dengan istilah tanjung berbukit.

Yang menjadi ciri khas dari pantai ini adalah keberadaan batu karang yang mirip “bale”. Bale jika diartikan dalam bahasa jawa adalah balai, atau tempat untuk istirahat, sehingga karena ada batu karang mirip “balai-balai” maka dinamakan pantai ini dengan pantai Watu Bale.

Pantai yang terletak di  Desa Jetak, Kecamatan Tulakan ini memiliki salah satu wahana wisata minat khusus. Wahan tersebut adalah jembatan penyeberangan antar pulau yang diprediksi menjadi salah satu wisata andalan di kawasan pantai ini. Jembatan dengan panjang 100 meter ini menghubungkan pantai dengan pulau Watu Bale.

Selain itu pantai ini cocok juga untuk kegiatan kemah dan life musik. Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate per Sabtu (1/1/2022) untuk dewasa Rp10 ribu dan HTM jembatan adrenalin Rp50 ribu.

21. Pantai Soge

Soge via IG Indrarahman12

Pantai Soge, terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan. Pantai ini berada di pinggir jalan raya atau lebih tepatnya Jalur Lintas Selatan, Selain itu terdapat juga muara yang menambah keunikan pantai ini.

Dengan dibangunnya JLS di Pacitan membuat pantai Soge menjadi tempat baru untuk nongkrong, apalagi di kawasan Pantai Soge ini terdapat jembatan Soge yang bagus.

Indah, itu adalah kata pertama yang paling pas untuk menggambarkan betapa indahnya eksotika lanskap pantai yang terbentang di kawasan Samudra Hindia itu yang berjarak 276 kilometer barat daya Kota Surabaya, ibu kota Jawa Timur.

Puluhan wisatawan lokal dari sejumlah daerah, mulai anak-anak hingga orang dewasa, begitu asyik bermain air di muara Sungai Soge yang jernih dengan pasir putihnya.

Sementara, alur muara sungai berkelok mengitari pasir putih yang membentang di tengah hingga jarak radius 150 meter sehingga memberi ruang cukup luas bagi wisatawan untuk bermain apa saja dan menikmati keindahan wahana alami pantai.

Masih ada satu lagi wahana hiburan yang bisa dinikmati oleh pengunjung selain sekadar berdiri memandangi ombak di tepian pantai, bermain air. Wahana itu adalah ”danau kecil” yang terbentuk karena air laut tidak sepenuhnya tertarik ke tengah laut saat terjadi fenomena air surut, dan terpisah oleh gundukan pasir putih yang membentang di tengah.

22. Pantai Taman

Ratusan pemancing turut ambil bagian dalam Lomba Mancing Pasiran yang digelar Lorok Fishing Community pada Minggu (2/7/2023) di Pantai Taman Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Tak salah rasanya jika menyebut kawasan wisata Pantai Taman, di Desa Hadiwarno, Ngadirojo menjadi salah satu obyek wisata yang menyajikan nuansa edukatif atau pendidikan di Pacitan.

Selain karena memang kawasan ini untuk rekreasi keluarga, kompleks pantai Taman juga menawarkan wisata pendidikan yang ditujukan untuk akademisi, sekolah maupun berbagai stake holder pendidikan lainnya. Selain wisata pantai, di Pantai Taman juga ada wisata pendidikan adalah pengembangan konservasi penyu.

Adapun untuk harga tiketnya yang telah diupdate per Sabtu (1/1/2022) untuk dewasa Rp10 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.

23. Museum Song Terus

Museum yang terletak di kawasan situs Goa Song Terus, Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan ini direncanakan dibuka dengan konsep modern bertsandart internasional. (Foto: Risma Permata Sari/PKL STKIP PGRI Pacitan)

Selain wisata Pantai dan Goa yang terkenal, Kabupaten Pacitan kini memiliki museum prasejarah modern. Adalah museum Song Terus yang berada di Dusun Weru Desa Wareng Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan.

Berdiri diatas lahan seluas 2,5 hektar, museum Song Terus terdiri dari 3 lantai dengan desain arsitektur yang indah dan futuristik. Museum ini dibuka dengan konsep modern bertsandart internasional.

Museum Song Terus ini diresmikan serentak dengan dua museum lainnya, yaitu  Museum Batik Indonesia dan Museum Semedo pada Rabu (12/10/2022).

Museum Song Terus memiliki 6 galeri dalam ruang pamernya. Masing masing galeri menampilkan tema khusus serta urut sehingga pengunjung lebih memahami sejarah Geopark Gunung Sewu. Baik bentang lingkungan hingga peradaban dari masa lalu hingga saat ini.

Kehadiran Museum Song Terus yang berdampingan dengan situs  Song Terus diharapkan menjadi inspirasi pengunjung  dalam memahami, mengapresiasi dan melestarikan bukti-bukti sejarah masa lalu untuk kehidupan masa kini dan masa depan.

24. New Osanna Beach

Salah satu tempat wisata terbaru tahun 2023 yang menjadi rekomendasi adalah New Osanna Beach.  antai Osanna menawarkan pemandangan yang memukau dan pengalaman yang unik bagi para pengunjung.

Konsep Osanna Beach merupakan perpaduan antara budaya Jawa dan Bali, memberikan suasana yang berbeda dan menarik.

Objek wisata yang baru grand opening pada 24 Juni 2023 tersebut berlokasi di Dusun Gesing, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Tidak hanya itu Osanna Beach juga berbatasan langsung dengan Pantai Nampu, Pantai Kijingan, dan Pantai Buyutan.

Di Pantai ini, terdapat banyak spot foto menarik di Osanna seperti patung budha, patung dinosaurus, patung Komodo, dan patung Nyi Roro Kidul, dan ornamen gentong atau guci.

Selain itu, juga terdapat taman bunga, restoran berbentuk perahu, roller coaster, kolam renang, wahana bermain anak, serta yang paling hits adalah wahana perosotan berwarna-warni.

Untuk harga tiket masuk ke Pantai ini, adalah Rp 20 ribu saat weekend atau Rp15 ribu saat weekday.

25. Pantai Benges

Keindahan kawasan wisata alam Benges Tulakan. (Foto: Screenshoot Humas Pemkab Pacitan)

Selain Pantai Pidakan dan Watu Bale, salah satu destinasi di wilayah Desa Jetak, Kecamatan Tulakan adalah Pantai Benges.

Lokasi kawasan ini terletak tak jauh dari jalur Pantai Selatan (Pansela) atau dulu dikenal dengan Jalur Lintas Selatan (JLS). dari Jalan utama JLS Wisata Benges hanya berjarak sekitar 500 meter. Kendaraan roda dua sudah bisa masuk sampai lokasi.

Salah satu yang unik di kawasan wisata ini, munculnya suara berdesis kencang dari sela-sela batu karang. Bahkan saat pasang suara desisan itu juga disertai semburan air laut. Penduduk setempat menyebut spot desisan ombak ini dengan nama Ngambusan.

Tak hanya itu, obyek andalannya adalah keunikan batu karangnya yang mirip ukiran. Selain itu viewnya langsung menghadap laut selatan. Sementara pada sisi timur viewnya adalah Pantai Pidakan dengan lokasi desa yang sama.

Selain hanya sekedar menikmati view laut dan pantai, beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di wisata alam Benges adalah memancing dan menyusuri relief karang.

Tak hanya itu, untuk yang suka camping, ada beberapa campsite yang nyaman untuk mendirikan tenda. Untuk memudahkan akses masuk, saat ini, masyarakat setempat juga sedang membangun akses jalan menuju lokasi tersebut.

Demikianlah top 25 wisata Pacitan yang bisa Anda jadikan referensi saat piknik bersama keluarga saat di Pacitan. Selamat berwisata.

No More Posts Available.

No more pages to load.