Menteri Desa dan PDTT Resmikan Destinasi Wisata Watulakar Pacitan, Berharap Konsepnya Bisa Dicontoh Desa Lain

oleh -Dibaca 1,336 kali
Destinasi wisata Watulakar. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia Abdul Halim Iskandar membuka sekaligus meresmikan obyek wisata Watulakar di Desa Sumberharjo Kecamatan Pacitan, Minggu (16/10/2022).

Didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Gus Halim secara simbolis melakukan pemotongan pita sekaligus menandatangani prasasti peresmian obyek wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) itu.

Obyek wisata Watulakar menyajikan wisata alam yang indah di atas perbukitan. Nama Watulakar sendiri didasarkan pada keberadaan bebatuan berbentuk lakar (balok kayu) yang memenuhi pegunungan desa setempat.

Destinasi wisata Watulakar. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pemerintah desa bersama masyarakat menangkap potensi tersebut untuk dijadikan sebagai sebuah obyek wisata alam. Tentu, dengan polesan dan penambahan sarana dan prasarana penunjang lainya.

Infrastruktur dibangun, sarana dan prasarana sebagai wahana wisata desa juga dilengkapi. Total sudah sekitar Rp250 juta dana yang bersumber dari DD/ADD serta swadaya masyarakat terserap.

Degan dana itu, wisata alam Watulakar kini terlihat lebih menarik untuk dikunjungi. Selain situs alamnya yang unik, dengan struktur batu menyerupai batu berundak kuno.

Selain itu juga ada beberapa fasilitas penunjang seperti jembatan gantung, hiasan payung di antara pepohonan, fasilitas outbond, gazebo, kolam ikan, kolam renang anak, arena bermain anak serta lapak kuliner rakyat.

Destinasi wisata Watulakar. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Kepada awak media, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyatakan sangat apresiatif terhadap konsep wisata Watulakar ini.

Pengelola tidak sekedar membuat obyek wisata, namun lebih pada mempertahankan dan melestarikan sumber alam. Pun demikian, keberadaan obyek wisata tersebut tidak meninggalkan potensi-potensi desa yang lain.

“Semangat ini sesuai dengan prinsip pembangunan desa wisata dan BUMDes, yakni sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,”kata Abdul Halim Iskandar, Minggu (16/10/2022) mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Menteri berlatar belakang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berharap pengelolaan wisata berbasis desa ini sukses dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain.

RESMIKAN DESTINASI WISATA. Menteri Desa PDTT didampingi Bupati Aji meresmikan wisata Watulakar di Desa Sumberharjo, Pacitan. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Gus Halim mengatakan, Pemdes Sumberharjo cerdik dalam mengoptimalkan potensi wisata alamnya, sehingga menjadi bernilai ekonomi lebih tinggi.

“Kita bisa lihat para pedagangnya juga asli desa sini. Pembangunan wisata desa ini berbasis SDGs, pembangunan berkelanjutan yang dilakukan melalui pemutakhiran data mikro berbasis desa,”jelasnya.

Sementara, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, keberadaan desa wisata ini bisa menjadi awal yang baik untuk mengembangkan potensi-potensi desa.

Mas Aji berharap, keberadaan wisata Watulakar ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya Desa Sumberharjo.

“Selamat untuk Desa Sumberharjo dengan potensinya. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk pengembangan potensi desa,” katanya.

Kawasan obyek wisata Watulakar memiliki luas hampir 5 hektar. Dari luasan tersebut  menurut Kades Sumberharjo Hariadi, baru 1 hektar yang sudah terkelola. Saat ini Wisata alam Watu Lakar lebih banyak menjadi tujuan wisata religi.

No More Posts Available.

No more pages to load.