Kabar Duka, Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia

oleh -Dibaca 992 kali
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra. (Foto: Dok. Dewan Pers)

Pacitanku.com, JAKARTA – Kabar duka untuk seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya adalah insan pers. Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia pada Ahad (18/9/2022) pukul 11.30 WIB atau pukul 12.30 WIB di RS Selangor, Malaysia.

“Kita kehilangan tokoh besar dan sekaligus Ketua Dewan Pers. Beliau (Prof Azyumardi Azra, red) meninggal 11.30 WIB atau 12.30 WIB di RS Selangor,”kata anggota Dewan Pers, Tri Agung Kristyanto.

Ungkapan duka berdatangan dari sejumlah tokoh di tanah air atas kabar duka tersebut.

“Selamat jalan Prof Azyumardi Azra. Belum hilang rasa sedih kita kehilangan Buya Syafii Maarif, kini ditambah dengan berpulangnya Buya Azra. Semoga husnul khatimah,”ujar Burhanuddin Muhtadi, pengamat politik kenamaan tanah air.

“Duka cita amat dalam atas berpulangnya Prof Azyumardi Azra. Beliau meninggal di Malaysia karena sakit. Semoga husnul khotimah. Sebuah kehilangan besar bagi bangsa ini,”kata Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo.

Sebelumnya, sebelum pria yang juga cendekiawan muslim ini berangkat ke Malaysia dalam kondisi yang sehat, namun diduga mengalami kelelahan.

Pada Jumat (16/9/2022), Prof Azyumardi Azra sempat dibawa ke Rumah Sakit Serdang, Selangor, tak lama setelah tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (16/9).

Kemudian, Azyumardi dibawa ke rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan. Azyumardi juga dikabarkan mendapatkan perawatan di ruang khusus Covid-19. Hingga akhirnya pada Ahad (18/9/2022) siang meninggal dunia.

Sosok Azyumardi Azra sendiri diketahui merupakan seorang akademisi Muslim asal Indonesia, yang juga dikenal sebagai cendekiawan muslim.

Saat ini, Azyumardi adalah Ketua Dewan Pers periode 2022-2025. Namun demikian, sosok Azyumardi Azra juga dikenal sebagai salah satu intelektual Islam terkemuka. Karya-karyanya tersebar di jurnal ilmiah hingga media massa.

Selain itu, Azyumardi produktif menulis buku. Beberapa karyanya yang dikenal luas antara lain Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII (2004); Renaisans Islam Asia Tenggara (1999); Pergolakan Politik Islam (1996).

Azyumardi juga tercatat sebagai guru besar UIN Syarif Hidayatullah. Dia juga mendapatkan gelar ‘Commander of the Order of British Empire (CBE)‘ dari Ratu Elizabeth II pada tahun 2010 lalu.

No More Posts Available.

No more pages to load.