Wisata di Pacitan Semakin Populer untuk Warga Mancanegara, Lalu Bagaimana Cara Komunikasi Turis Asing dengan Warga Lokal?

oleh -Dibaca 1,491 kali
TURIS ASING. Dua turis asing mengunjungi Pantai Pancer Dorr Pacitan. (Foto: Wahyu Kristianto/PKL STKIP PGRI Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Destinasi wisata di Kabupaten Pacitan semakin pulih. Lambat laun destinasi wisata di Pacitan menjadi jujugan para wisatawan, baik lokal, luar daerah maupun luar negeri untuk berwisata.

Salah satu yang juga semakin terlihat adalah semakin banyaknya wisatawan mancanegara alias turis asing yang menikmati keindahan wisata di Pacitan, salah satunya adalah Pantai Pancer Dorr yang terletak di Kecamatan Pacitan.

Pancer Door yang memiliki panorama alam Teluk Pacitan dan ombak yang berlangsung sepanjang tahun, menjadikan pantai ini menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Selain berwisata, mereka juga ada yang menyalurkan hobinya berselancar alias ‘menari’ di atas ombak.

Pantai Pancer memang menjadi salah satu jujugan, karena selain destinasinya yang bagus, fasilitas berupa hotel hingga homestay pun lengkap karena letaknya yang berada di kawasan Pacitan kota.

Lalu bagaimana masyarakat lokal berkomunikasi dengan turis asing jika sepanjang tahun banyak turis asing yang datang ke pantai ini?

Salah satu pedagang Pantai Pancer Dorr, Kusmiati mengaku dirinya tidak bisa berbahasa asing, tapi biasanya turis asing yang datang bisa berbahasa Indonesia.

“Jika ada turis asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia, biasanya menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi,”kata Kusmiati saat ditemui baru-baru ini.

Sementara, dua turis asing asal Jerman dan Spanyol, Khafi dan Jane saat ditemui mengungkapkan sebenarnya banyak warga lokal Pacitan yang bisa berbahasa Inggris dengan baik, salah satunya adalah penjaga hotel.

Many local people in Pacitan can speak English well, especially hotel guards (Banyak penduduk lokal di Pacitan yang bisa berbahasa Inggris dengan baik, terutama penjaga hotel),”kata Khafi.

Namun demikian, dia mengatakan jika menemui warga lokal yang tidak bisa berbahasa Inggris, dirinya menggunakan bahasa isyarat atau google translator.

But if we meet people who can’t speak English we speak in sign language or by using Google translator (tetapi jika kami bertemu orang yang tidak bisa berbahasa Inggris kami berbicara dalam bahasa isyarat atau dengan bahasa isyarat. menggunakan Google translator),”jelas Khafi.

Terpisah, petugas penjaga tiket Pantai Pancer Dorr Nanang mengatakan pintu Pantai Pancer Dorr selalu siap dan terbuka bagi wisatawan mancanegara.

“Pintu Pantai Pancer harus siap menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, karena banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pantai Pancer untuk waktu yang lama,”katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.