Peringati Hari Anak, Efi Suraningsih Ajak Semua Pihak Wujudkan PAUD Holistik Integratif

oleh -Dibaca 387 kali
Bunda PAUD Pacitan Efi Suraningsih saat memberikan sambutan dalam peringatan HAN dengan tema “Anak terlindungi, Indonesia maju” yang digelar secara daring pada Selasa (24/8/2021). (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pacitan Efi Suraningsih mengajak semuapihak untuk mewujudkan PAUD yang holistik integratif dalam momen Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021.

“Saya selaku Bunda PAUD Pacitan mengucapkan selamat memperingati hari anak kepada seluruh anak PAUD di Kabupaten Pacitan, semoga anak-anak PAUD di Kabupaten Pacitan selalu sehat dan bahagia sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal serta terpenuhi kebutuhannya yang meliputi lima aspek yaitu pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan,”jelasnya saat memberikan sambutan dalam peringatan HAN dengan tema “Anak terlindungi, Indonesia maju” yang digelar secara daring pada Selasa (24/8/2021).

Secara khusus, Efi mengharap dukungan dan kerjasama antar stakeholder, terkait pemenuhan lima aspek tersebut sehingga PAUD yang holistik integratif akan dapat diwujudkan tahun ini.

“PAUD holistik integratif merupakan penanganan anak usia dini secara utuh menyeluruh yang mencakup layanan gizi kesehatan gizi, pendidikan pengasuhan dan perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan Anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat,”jelasnya.

Sehingga, dia mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pengembangan PAUD holistik integratif untuk mendukung tumbuh kembang anak karena anak-anak paud yang ada saat ini memegang peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka tahun 2045.

“Oleh karena itu, kita mengharapkan anak-anak PAUD menjadi generasi emas yang cerdas, sehat unggul dan berkarakter ke serta dalam sukacita yang bersendikan kepada nilai-nilai moral yang yang kuat,”tandasnya.

Tantangan anak di masa pandemi

Lebih lanjut, Efi mengatakan tantangan yang sedang dihadapi anak-anak dimasa demi COVID-19 berimplikasi kepada berbagai persoalan seperti masalah pengasuhan bagi anak yang orang tuanya positif COVID-19, kurangnya kesempatan bermain dan belajar serta meningkatnya kasut kekerasan selamat pandemi sebagai akibat diterapkannya kebijakan belajar di rumah.

“Hari anak nasional merupakan momen yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hidrup, tumbuh berkembang partisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan dan juga mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,”paparnya.

Secara khusus, Efi bangga dan terharu dan bahagia menyaksikan video anak-anak PAUD yang ditayangkan pada peringatan hari anak nasional tersebut.

“Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak PAUD tetap bergembira kreatif dan inovatif meskipun berada di rumah selama pandemi COVID-19,”ujar perempuan yang juga istri dari Bupati Pacitan ini.

Dia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu guru PAUD, orang tua dan elemen masyarakat yang telah berperan dan peduli terhadap pendidikan anak PAUD di masa pandemi.

“Peran bapak ibu guru dalam masa orang COVID-19 untuk menjadi pendamping sekaligus pembimbing dalam kegiatan pembelajaran secara daring sangat  besar dampaknya untuk mendukung orang tua dirumah. Karena orang tua membutuhkan pengetahuan dan cara yang tepat untuk menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran di rumah,”jelas dia.

Menurutnya, guru dan orang tua menjadi satu kekuatan dalam melaksanakan pengasuhan pertama dalam proses pembelajaran di rumah untuk mendapatkan hasil pembelajaran yang optimal meskipun dilaksanakan di rumah.

Peringatan HAN Kabupaten Pacitan berlangsung sederhana karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 dengan melalui layanan streaming dan aplikasi zoom. (red/DP)

No More Posts Available.

No more pages to load.