Dewan Kritisi KPU Terkait Potensi Penurunan Angka Pemilih Pilbup Pacitan 2020

oleh -Dibaca 227 kali
Sekretaris Komisi I DPRD Pacitan Arif Setia Budi. (Foto: Julian Tondo/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi angkat bicara, terkait kurangnya sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Pacitan Rabu (9/12/2020) mendatang.

Arif memprotes keras pernyataan salah satu komisioner KPU Pacitan yang seolah olah lepas tanggung jawab dan tidak mau disalahkan jika nanti pada Pilbup tersebut mengalami penurunan jumlah pertisipan pemilih yang datang ke TPS.

Seperti yang diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, KPU menganggap sudah cukup maksimal dalam menyosialisasikan Pilbup Pacitan, dan justru pemerintah daerah yang dianggap kurang aktif dalam proses sosialisasi Pilbup Pacitan.

Lha KPU kan secara konstitusi sebagai penyelenggara Pemilu, mereka diberikan anggaran oleh pemerintah untuk melaksanakan pesta demokrasi tersebut, jadi semuamya yang  harus tanggung jawab ya KPU dong,”kata Arif, rapat pandangan umum fraksi di gedung DPRD Pacitan pada Senin (7/12/2020).

“Jangan lalu pemerintah kabupaten didesak untuk bertanggung jawab jika angka partisipan turun. Kan ada anggaran dana sosialisasi untuk KPU. Lucu namanya itu,”imbuh pria yang akrab disapa ASB ini.

Lebih lanjut, ASB menambahkan, sudah beberapa kali pihaknya melakukan evaluasi terkait kinerja KPU, namun kenyataannya tidak segera dibenahi.

“Kami beberpa kali lakukan dengar pendapat dan evaluasi. Namun ternyata juga sama saja. Kalaupun ada perbaikan itupun sedikit. Ya itu tidak profesional namanya,”kata legislator Partai Demokrat Pacitan ini.

Terpisah, Ketua KPU Pacitan Sulis Styorini menekankan pihaknya sampai dengan hari ini masih melakukan sosialisasi sampai dengan tingkat dusun.

“Hari ini kami masih lakukan sosialisasi. Kami gerakkan tim KPPS terus lakukan ajakan untuk partisipan agar datang ke TPS, salah satunya dengan memginformasikan waktu pencoblosan melalui toa atau alat pengeras suara  di tiap-tiap tempat ibadah seperti masjid atau mushola. Jadi kami masih bergerak,”jelas Rini.

Untuk diketahui, Pilbup akan diselenggarakan serentak di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya Pacitan pada Rabu (9/12/2020) mendatang. Di Pacitan sendiri ada 1299 TPS yang tersebar di 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Pacitan.

Pewarta: Julian Tondo
Editor: Dwi Purnawan

No More Posts Available.

No more pages to load.