Pacitan Kembali Masuk Zona Orange Corona

oleh -13287 views
Juru bicara tim komunikasi publik satuan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pacitan, Rachmad Dwiyanto, Senin (13/7/2020). (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN –  Seiring masih bertambahnya kasus positif coronavirus disease 2019 (COVID-19) dalam beberapa hari belakangan, Pemprov Jatim akhirnya menetapkan Kabupaten Pacitan, sebagai zona orange atau resiko sedang sebaran COVID-19.

Hal tersebut seperti disampaikan juru bicara tim komunikasi publik percepatan penanganan (GTPP) COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, Rabu (15/7).

Menurut Rachmad, sebelumnya Pacitan sudah berada di zona kuning, atau risiko ringan.

Namun grafik pertumbuhan kasus positif COVID-19 di Pacitan mengalami peningkatan di bulan Juli 2020.

Setelah di bulan April lalu angka pasien positif COVID-19 di Pacitan 4 kasus, bulan Mei dan Juni masing-masing 10 kasus, namun hingga Senin (13/7/2020) lalu, angka pertumbuhan pasien positif COVID-19 di Pacitan meningkat mencapai 17 di bulan Juli.

Sehingga saat ini jumlah pasien positif COVID-19 di Pacitan tercatat sebanyak 41 pasien.

“Selama Juni lalu hanya ada penambahan 10 pasien COVID-19. Namun hingga pertengahan Juli ini sudah ada ledakan sampai 17 pasien positif COVID-19 yang baru,” jelasnya.

Baca juga: Tambah 2, Total Pasien Positif Corona di Pacitan Kini Mencapai 41 Orang

Secara akumulatif, saat ini Provinsi Jatim masuk dalam kategori zona merah sebaran COVID-19.

Dari 38 kabupaten/kota yang ada di Jatim, hanya Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Madiun yang saat ini masih bertahan di zona kuning. Selebihnya berada di zona orange dan merah.

Di se-eks karesidenan Madiun sendiri, Pacitan bersama Kota Madiun, Ponorogo, Trenggalek dan Ngawi masuk ke zona orange. Hanya kabupaten Madiun di daerah se-eks karesidenan Madiun yang masuk zona kuning COVID-19.

Untuk diketahui, data yang diperoleh Pacitanku.com hingga Selasa (14/7/2020) malam WIB, gugus tugas sudah memantau sebanyak 25.297 berstatus orang sehat dengan risiko (ODR), 677 orang dalam pemantauan (ODP), 25 pasien dalam pengawasan (PDP), 774 orang tanpa gejala (OTG) dan 41 positif COVID-19.

Dari 41 pasien positif COVID-19 tersebut, 16 diantaranya sudah selesai pemantauan alias sudah sembuh, sementara 24 masih dalam perawatan dan 1 pasien meninggal dunia.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan