Penjualan Kembang di Pacitan Meningkat Jelang Ramadhan

oleh -1 Dilihat
PENJUAL BUNGA. Penjual bunga untuk ziarah jelang Ramadhan ramai diserbu warga untuk keperluan ziaran. (Foto: Putro Primanto/pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Mendekati Ramadhan1444 H, beragam adat masyarakat pun melengkapinya. Mulai kegiatan bersih desa, ziarah dan bersih-bersih makam, megengan, dan tarhib Ramadhan menghiasi pekan terkahir sebelum puasa.

Sebagian besar masyarakat Pacitan menjelang bulan Ramadhan melakukan bersih makam dan megengan (doa) untuk para keluarga-keluarga yang sudah meninggal terlebih dahulu.

Untuk itu, momentum ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pedagang bunga makam. Pasalnya jika hari biasa kurang laku, kini bunga boreh –sebutan untuk bunga yang digunkana untuk berziarah– diburu masyarakat.

Salah satu penjual bunga boreh di Pacitan, Asih menceritakan dirinya mulai berjualan sepekan yang lalu menjelang prepegan.

“Ini biasanya tidak jualan mas, hanya pas prepegan puasa jualananya,”kata Asih, saat ditemui Pacitanku.com, Ahad (19/3/2023).

Saat menjelang Ramadhan seperti saat ini, Asih mengungkapkan setiap harinya bisa habis 20-40 bungkus bunga boreh. “Semakin mendekati prepegan –Jelang Ramadhan– biasanya semakin ramai, ini bisa sampai 40 bungkus habis mas,”ujar dia.

Jika hari-hari biasa, ia menjelaskan hanya berprofesi sebagai tukang pijat tradisional. Namun, sudah biasa berjualan bunga boreh jika musim prepegan.

“Biasanya saya itu pijat tradisional, kalu musim prepegan seperti ini baru berjualan bunga,”tandasnya.

Asih berharap puasa tahun ini tidak ada pembatasan sosial kembali. Sehingga roda perekonomian dapat maksimal berjalan. “Semoga tidak ada Covid-19 lagi mas, kembali semula dan ekomoni masyarakat bisa berputar,”pungkas Asih.

No More Posts Available.

No more pages to load.