Guru Olahraga SDN Kledung I Tertimpa Genting, Dindik Pacitan akan Evaluasi Kelayakan Sekolah

oleh -3 Dilihat
CEK KONDISI SEKOLAH. Bupati Pacitan mengecek kondisi bangunan SDN Kledung I Bandar beberapa waktu lalu, sebelum kejadian guru olahraga tertimpa genteng di sekolah tersebut. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Seorang guru olahraga di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kledung I, Kecamatan Bandar, tertimpa atap genting sekolah. Peristiwa nahas itu dialami oleh Deris Ariasmoko, guru olahraga yang tertimpa genting sekolah pada saat jam olahragaa pada Selasa (14/3/2023) lalu.

Berdasarkan kronologi dari kepolisian, peristiwa tersebut terjadi saat praktek voli, bola melambung ke arah atap sekolahan mengenai satu genting. Genting tersebut jatuh dan mengenai kepala korban yang saat itu berada dibawahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek dan langsung dibawa ke Polindes Desa Kledung Kledung dan mendapatkan perawatan 7 jahitan. Setelah itu korban langsung bisa pulang dan istirahat di rumah dan kembali bisa beraktivitas seperti biasa.

Terkait peristiwa itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Wahyono buka suara.

Wahyono mengungkapkan, jajarannya sudah meninjau kondisi terkini usai peristiwa tersebut sehari setelahnya, yakni pada Rabu (15/3/2023).

“Kami kemarin Rabu kesana, kami tanyakan, dan kejadian itu memang di halaman  itu untuk olahraga, jadi ada anak-anak bermain bola Pendidikan olahraga disana, dan ada salah satu bola yang mengenai genting dan di hari itu bapak guru tersebut bersama yang lain juga anak-anak ngobrol di teras itu di halaman, tiba-tiba ada salah satu genting itu yang jatuh kebetulan mengenai dari bapak guru tersebut,”kata Wahyono, Sabtu (18/3/2023).

Lebih lanjut, Wahyono mengatakan dari sisi kedaruratan, peristiwa itu tidak begitu parah. Karena, kata dia, korban masih segar bugar sehingga langsung dibawah ke puskesmas terdekat.

“Kebetulan di sebelah itu ada Pustu di Desa Kledung, kemudian setelah ditangani diminta untuk istirahat dirumah dan alhamdulillah, sekarang sudah membaik dan bahkan disampaikan sudah bisa bertugas kembali, hanya pada hari kemarin beliau yang bersangkitan izin karena ada kepentingan keluarga,”ujar Wahyono.

Terkait adanya dugaan pembiaran terkait adanya sekolah SDN Kledung I yang mengalami kerusakan fasilitas, Wahyono menampik hal itu. Menurut Wahyono, pihaknya selalu memperhatikan sarana dan infrastruktur sekolah tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Wahyono. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

“Tidak ada (pembiaran), tidak kita biarkan (rusak), kami akan memperhatikan, selalu memperhatikan, untuk SD Kledung 1 sebetulnya di Tahun 2022 sudah kita usulkan melalui dana DAK untuk 2023, karena ada pemahaman yang berbeda tentang isian Dapodik, di Dapodik belum menggambarkan bahwa sekolah itu rusak, sehingga belum disetujui untuk dana DAK di tahun 2023,”jelas Wahyono.

Pada tahun ini, kata Wahyono, Dindik Pacitan berupaya untuk mengusulkan kembali agar ada perbaikan fasilitas sekolah di SDN Kledung I. Termasuk, kata dia, aka nada bimbingan untuk petugas Dapodik agar dalam survei bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Kalau DAK itu N-1 artinya diusulkan tahun ini, penanganan di tahun depan. Namun kami akan berupaya untuk mengusulkan pemerintah daerah untuk penanganan cepat agar bisa sekolah itu digunakan secara aman dan nyaman,”ujar dia.

Dindik memastikan, pembelajaran di SDN Kledung I Bandar harus tetap berjalan. Di sisi lain, Dindik, kata Wahyono, juga berupaya untuk mengevaluasi kondisi kerusakan di sekolah tersebut apakah masih aman atau tidak digunakan untuk pembelajaran. Tercatat dari pendataan Dindik, kata Wahyono, ada 4 ruang kelas yang nanti akan diusulkan untuk diganti.

“Nanti apabila masih aman tentunya pembelajaran berjalan disana, dan bila ini kami dinyatakan tidak aman kita akan ambil solusi, tentunya agar tidak mempengaruhi terhadap pembelajaran disana,”pungkasnya.