Pacitanku.com, JAKARTA – Di tengah arus digitalisasi yang kian deras, masyarakat modern tak lagi sekadar mencari kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi. Ada kerinduan yang lebih dalam—sebuah hasrat untuk menemukan keseimbangan antara ambisi duniawi dan ketenangan spiritual.
Di sinilah kisah BSya, layanan mobile banking dari PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah), bermula.
Ia hadir bukan hanya sebagai aplikasi, melainkan sebagai sahabat digital yang menemani setiap langkah nasabah, merajut kehidupan yang tak hanya sukses secara finansial, tetapi juga kaya makna dan penuh berkah.
Narasi tentang perbankan syariah kini bertransformasi. Dulu, ia mungkin dipandang sebagai layanan eksklusif yang hanya melayani segmen tertentu.
Namun, BCA Syariah, melalui BSya, berhasil mematahkan stigma itu dengan menghadirkan sebuah platform yang inklusif, modern, dan hangat—seperti teman yang selalu ada di sisi kita.
Mengapa Hadir? Menjawab Kerinduan akan Keseimbangan
Pertanyaannya sederhana, mengapa sebuah bank syariah harus berfokus pada pendekatan yang begitu personal? Jawabannya terletak pada pemahaman mendalam BCA Syariah terhadap kebutuhan nasabah di era ini.
Masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi, ingin mengelola keuangan mereka dengan cara yang efisien, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai yang mereka pegang teguh. Mereka mencari layanan yang tidak hanya mempermudah urusan uang, tetapi juga mendukung perjalanan spiritual.
Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja mengatakan bahwa perbankan syariah bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern.
BCA Syariah pada sesi talkshow bertajuk BSya Menemani Langkah Penuh Berkah menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, menjelaskan tema ini melambangkan peran aplikasi BSya sebagai teman terpercaya dalam setiap perjalanan finansial.
“Menemani Langkah menggambarkan rasa teman terdekat dan terpercaya dalam setiap langkah perjalanan. Sementara Penuh Berkah mencerminkan harapan kami bahwa perjalanan tersebut membawa manfaat dan kebaikan,”kata Ina, sapaan karibnya.
Lebih lanjut, Ina menekankan bahwa BSya adalah bukti dari upaya berkelanjutan BCA Syariah untuk berinovasi sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia hadir sebagai solusi digital yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ibadah.
Bagaimana BSya Merajut Keseimbangan?
Bayangkan seorang milenial bernama Sarah.
Sebagai seorang desainer grafis lepas, jadwalnya sangat padat. Ia harus mengelola pembayaran dari klien, menabung untuk masa depan, sekaligus memastikan kewajiban spiritualnya terpenuhi.
Dulu, ini adalah tantangan yang rumit. Ia harus berpindah-pindah aplikasi atau bahkan mendatangi lokasi fisik bank untuk melakukan berbagai transaksi.
Namun, kini, semua itu bisa ia lakukan hanya dengan satu sentuhan di layar ponselnya.
Dengan BSya, Sarah bisa membuka rekening secara online tanpa harus ke kantor cabang. Ketika ia menerima pembayaran dari klien, ia bisa langsung menabung dan mengatur sebagian dananya untuk investasi emas.
Di akhir bulan, ia tak perlu lagi bingung. Fitur di BSya memungkinkan ia menunaikan zakat dan sedekah dengan mudah. Seluruh transaksi ini, baginya, terasa ringan dan teratur.

Pengalaman Sarah merefleksikan apa yang disampaikan oleh Certified Financial Planner, Nadia Harsha. Dalam sebuah sesi bincang-bincang, Nadia menekankan bahwa hidup yang berkah bermula dari keseimbangan.
“Hidup yang berkah itu soal keseimbangan, yaitu memiliki dana darurat, cicilan terkendali, investasi yang tumbuh dengan tidak lupa menunaikan zakat dan sedekah. Inilah langkah awal untuk membuat keuangan yang sehat,”kata Nadia, baru-baru ini.
Kisah Sarah adalah satu dari sekian banyak cerita nyata yang menunjukkan bagaimana BSya menjadi jembatan antara kebutuhan finansial dan spiritual.
Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk mempraktikkan gaya hidup seimbang ini dengan mudah.
“Dengan BSya, masyarakat bisa langsung mempraktikkan gaya hidup modern dan seimbang dengan mudah, mulai dari menabung, berinvestasi emas, setoran haji, sekaligus berzakat dalam satu aplikasi,”tambah Vice President Cash Management BCA Syariah, Nadia Amalia Sekarsari.

Kisah sukses ini tidak berhenti di sana. Statistik menjadi bukti nyata. Transaksi mobile banking BSya tercatat tumbuh 20,1% secara tahunan per Juni 2025.
Angka ini bukan sekadar data, melainkan cerminan dari semakin besarnya minat masyarakat untuk mengelola keuangan secara syariah melalui kanal digital.
BCA Syariah terus meningkatkan fitur dan layanan untuk meningkatkan kenyamanan nasabah. Nasabah kini dapat memanfaatkan BSya untuk berbagai kebutuhan, seperti membuka rekening secara online, belanja di seluruh merchant QRIS, menunaikan zakat dan kurban, melakukan setoran haji, hingga pembiayaan emas iB.
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen yang kuat dari BCA Syariah. Sebagai anak usaha dari PT Bank Central Asia Tbk., BCA Syariah yang beroperasi sejak 5 April 2010 terus membuktikan diri sebagai pemain penting di industri perbankan syariah.
Hingga Juni 2025, total aset BCA Syariah telah mencapai Rp17,6 triliun, tumbuh 18,2% dari periode sebelumnya.
Pertumbuhan ini sejalan dengan penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp11,3 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp14,0 triliun.
Pada akhirnya, kisah BSya adalah tentang perjalanan. Perjalanan finansial yang tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang nilai.
Perjalanan spiritual yang kini dipermudah dengan sentuhan teknologi.
BSya adalah bukti nyata bahwa teknologi dan spiritualitas dapat beriringan, membantu setiap individu mengukir langkah finansial yang tidak hanya sukses, tetapi juga penuh makna dan keberkahan.
Dengan visi untuk terus menghadirkan pengalaman perbankan syariah yang inklusif dan modern, BCA Syariah melalui BSya tidak hanya membangun masa depan perbankan, tetapi juga masa depan yang lebih seimbang dan berkah bagi seluruh masyarakat.
BSya adalah refleksi dari sebuah harapan besar: agar setiap langkah, setiap transaksi, dan setiap keputusan finansial yang kita ambil, membawa kita lebih dekat pada kehidupan yang kita impikan—kehidupan yang sukses, damai, dan penuh berkah.










