Peringati HSN, Pacitan Gelar Pembacaan Al-Barzanji dan Mahalul Qiyam

oleh -Dibaca 368 kali
Pacitan menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 pada Jumat (22/10/2021) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 pada Jumat (22/10/2021) di Pendopo Kabupaten Pacitan.

Dalam kegiatan tersebut, digelar pembacaan kitab Al -Barzanji dan Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Jarohudin.

Peringatan Maulid Nabi dan HSN tersebut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan Heru Wiwoho Supardi Putra, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda serta para santri.

Kegiatan tersebut juga digelar secara virtual yang ditayangkan di akun Youtube Pemkab Pacitan dan diikuti para Camat se-Kabupaten Pacitan.

Sebelum pembacaan kitab Al-Barzanji, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji membacakan puisi yang ditulis oleh ulama kharismatik dari Kabupaten Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus.

“Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dirangkaikan Hari Santri Nasional 2021, izinkan saya membacakan sebuah puisi dalam sambutan saya ini,puisiini ditulis oleh beliau KH Mudtofa Bisri atau Gus Mus.judulnya adalah bagaimana aku menirumu oh kekasiku,”kata Bupati dalam sambutannya.

“Bagaimana aku menirumu, o kekasihku, Engkau mentari, Aku bumi malam hari, Bila tak kau sinari, Dari mana cahaya akan kucari?,”demikian Bupati membacakan bagian awal puisi tersebut.

“Bagaimana aku menirumu, o kekasihku, Engkau purnama, yang menebarkan senyum kemana-mana, Aku pekat malam tanpa rona, Bagaimana aku menirumu, o kekasihku, Engkau mata air, Aku di muara, Dimana kucari jernihmu,”imbuh Bupati Aji.

Usai membacakan puisi Gus Mus, Bupati mengharapkan semuanya bisa meneladani sikap dan sifat dari Nabi Muhammad SAW.

“Terimakasih mungkin dengan puisi itu yang ditulis Gus Mus, kita betul-betul bisa berusaha mentauladani Nabi Muhammad SAW, demikian, selamat hari santri kepada hari santri, para santri selalu siaga jiwa dan raga,”pungkas Bupati. (red/DP)

No More Posts Available.

No more pages to load.