Dunia Wisata dan Perhotelan di Pacitan Perpanjang Masa “Cuti” Beroperasi

oleh -13269 views
DITUTUP, Petugas menutup kawasan wisata Goa Gong Pacitan, Sabtu (21/3/2020). (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN –  Dunia hiburan, pariwisata dan jasa perhotelan di Kabupaten Pacitan, mungkin harus lebih lama lagi “berpuasa”, tidak beroperasi.

Awalnya, direncanakan masa cuti bagi tempat wisata akan berakhir pada Rabu (17/6/2020) dan kembali dibuka pada Kamis (18/6/2020) hari ini. Namun akhirnya gugus tugas percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan memutuskan kembali memperpanjang masa “cuti” beroperasi sampai Selasa (30/6/2020) nanti.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto mengatakan, gugus tugas masih banyak pertimbangan untuk kembali mengaktifkan operasional dunia hiburan, jasa perhotelan dan juga kawasan wisata ditengah pandemi global COVID-19.

Rachmad mengakui, pemerintah memang telah mencanangkan tatanan new normal. Namun begitu, kenyataan di lapangan, masyarakat dinilai masih kurang disiplin dalam menerapkan porotokoler kesehatan. Demikian juga dengan penyelenggara atau pengelola wisata, dunia hiburan dan jasa perhotelan.

“Mereka dinilai belum siap, untuk kembali beroperasi. Utamanya dalam menjalankan, protokol kesehatan,” ujarnya, Kamis (18/6/2020).

Menurut Rachmad, sikap kehati-hatian dari gugus tugas, diharapkan agar tidak muncul klaster baru transmisi sebaran COVID-19. Sebab kalau masyarakat dan elemen penyelenggara tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, tidak menutup kemungkinan akan muncul klaster baru sebaran virus SARS-CoV-2.

“Ini yang diantisipasi gugus tugas, agar sebaran COVID-19 di Pacitan, bisa diminimalisir,”jelasnya.

Karena itu , dari awal gugus tugas tak bosan-bosannya selalu mengkampanyekan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yaitu dengan selalu memakai masker saat keluar dari rumah dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir.

“Begitupun saat berinteraksi sosial, selalu jaga jarak fisik (physical distancing) dan hindari berkerumun (social distancing),” pesannya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan

Video Siapkah Pariwisata Pacitan Menuju New Normal?