Berdayakan Masyarakat Hadapi Potensi Bencana, Kemensos RI Bentuk KSB di Pringkuku

oleh -Dibaca 326 kali
KAMPUNG SIAGA BENCANA. Kemensos RI menyerahkan bantuan logistik untuk lumbung sosial KSB Putra Samudera senilai Rp105 juta. (Foto: Dok. Dinsos untuk Pacitanku)

Pacitanku.com, PRINGKUKUKementerian Sosial (Kemensos) RI memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) Putra Samudera di Kecamatan Pringkuku yang melibatkan tiga Desa, yaitu Desa Watukarung, Desa Candi dan Desa Darsono.

Kegiatan yang digelar di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku pada Sabtu (5/6/2021) lalu itu dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait ancaman gempa Megatrust.

Pembentukan KSB Putra Samudera dikukuhkan langsung oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI M. Syafii Nasution, asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pacitan Mahmud didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan Sunaryo dan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Didik Alih Wibowo.

Kepala Dinsos Pacitan Sunaryo mengatakan kegiatan ini adalah dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana di kawasan rawan  gempa bumi wilayah kabupaten Pacitan.

“Giat ini sekaligus dimanfaatkan untuk sosialisasi penanganan bencana dan penetapan desa siaga bencana, dan melalui KSB diharapkan kesadaran masyarakat pesisir semakin meningkat dalam menghadapi segala kemungkinan di tengah isu tsunami yang santer tersebar di medsos,”jelasnya, Senin (7/6/2021) di Pacitan.

Salah satu tujuan dibentuknya KSB berbasis kawasan tersebut, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan respon masyarakat dalam menghadapi potensi bencana Megatrust seperti gempabumi dan Tsunami.

Menurut Sunaryo, saat ini sudah empat desa di Pacitan yang ditetapkan sebagai KSB, dimana masing-masing adalah Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo, Desa Kembang dan Desa Sirnoboyo di Kecamatan Pacitan, dan yang terbaru di Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku.

Dalam kegiatan tersebut, kata Sunaryo, juga diserahkan Bantuan Logistik untuk lumbung sosial KSB Putra Samudera senilai Rp105 juta.

Dalam kegiatan pengukuhan KSB tersebut, Sunaryo mengatakan diikuti dari Tagana Dinsos Pacitan sebanyak 42 orang dengan sarana 1 truk dapur umum, 1 truk serba guna dan 1 mobil rescue serta tenda pengungsian dua buah.

Kegiatan pembentukan KSB di Desa Watukarung tersebut dilatih oleh praktisi Tagana Training Center, Tagana Jatim, Tagana Pacitan dan tim pengarah dari Kemensos RI.

Selama kurun waktu tiga hari, masyarakat telah dilatih, dimantapkan dan diberikan pembekalan materi dan juga pelatihan simulasi kebencanaan.

“Selain itu, agenda pak direktur termasuk menginventarisir sarana dan prasarana dalam rangka mengantipasi bencana,”ujarnya.

Lebih lanjut, Sunaryo mengatakan dalam rangkaian KSB tersebut, Pemda juga telah mengadakan rapat koordinasi dini kesiagaan penanganan bencana yang dipimpin langsung oleh Sekda pada Jumat malam Sabtu.

“Hadir pada rakor di ruang rapat bupati tersebut perwakilan dari Forkompimda,  Dinas Sosial dan BPBD, dimana masing-masing ditugasi untuk menyiapkan rencana aksi dan pendataan potensi kesiapsiagaan oleh Sekda,”pungkasnya. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.