Update Corona 2 November 2020 Pacitan: Terjadi ‘Ledakan’ 23 Kasus Positif, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

oleh -13254 views
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto saat konpers. (Foto: Sulthan Salahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan merilis adanya ‘ledakan’ penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 pada Senin (2/11/2020).

Juru bicara tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, saat dikonfirmasi Senin mengatakan ada penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 23 orang.

“Hari ini, Senin 2 November 2020, kami mewakili gugis tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Pacitan memohon maaf yang sebesar-besarnya karena pada hari ini terjadi penambahan yang signifikan dari penderita COVID-19 yaitu sebanyak 23 orang,”kata Rachmad, Senin sore.

Rachmad mengatakan, dari total 23 kasus baru tersebut, 1 orang meninggal dunia pada Ahad dengan hasil swab baru keluar Ahad malam.

“Yang positif dan meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki, berusia 55 tahun, asal dari Kecamatan Nawangan,”ujar dia.

Sementara, 22 pasien positif lainnya, kata Rachmad, rinciannya terdiri atas laki-laki sebanyak 12 orang dan perempuan sebanyak 10 orang.

“Dengan interval umur dari 3 sampai 58 tahun, dengan riwayat penularan terdiri dari 4 klaster yaitu perkantoran sebanyak 4 orang, pelaku perjalanan  5 orang. Kontak erat pasien confirm 4 orang. Dan kontak erat confirm perkantoran 9 orang,”jelasnya.

Lebih lanjut, Rachmad mengatakan, kasus positif tersebut berasal dari kecamatan Kebonagung, Tulakan, Arjosari, Nawangan, Donorojo dan paling banyak dari Kecamatan Pacitan.

“Disamping penambahan pada hari ini juga terdapat penambahan kesembuhan sebanyak 5 orang berasal dari Pacitan 3 orang, Pringkuku 1 orang dan Nawangan 1 orang,”jelasnya.

Sehingga, dengan tambahan tersebut, Rachmad mengatakan total kasus COVID-19 di Pacitan  menjadi 271, sembuh 220 orang, total pasien meninggal dunia sebanyak 8 orang.

“Dan sisanya sebanyak 43 orang masih menjalani pantauan dan perawatan. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan dan jauhi kerumunan,”pungkasnya.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan