Tommy Kurniawan Instruksikan Kader Garda Bangsa Menangkan Mbois di Pilbup Pacitan

oleh -13112 views
Artis Tomy Kurniawan bersama Legislator PKB Ridwan Purnomo Aji. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Artis ibukota yang juga Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), Tommy Kurniawan secara tegas menginstruksikan seluruh kadernya bekerja total memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbois itu.

“Setiap kader dan struktur Garda Bangsa wajib turut mendukung, bekerja dan berkontribusi memenangkan Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori, Paslon nomor urut 2,” ujar Tommy, Ahad (11/10/2020).

Tidak itu saja, pria yang akrab disapa Tomkur ini juga meminta para kadernya wajib memastikan nilai-nilai kejuangan dan agenda politik perubahan PKB menjadi implementasi visi, misi dan program dalam kampanye dan kegiatan sosialisasi-konsolidasi pasangan Mbois sebagai upaya mewujudkan kemajuan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Pacitan.

Ia juga meminta kadernya mengawal pilkada agar tetap jujur dan adil. Selai itu, Tomkur mengharapkan setiap kader dan struktur Garda Bangsa harus memastikan pilkada terlaksana dengan jujur, adil, fair dan bertanggung jawab.

Sehingga, kata dia, harus menghindari bahkan melawan praktik-praktik “black campaign”, character assasination” dan politik transaksional di masyarakat serta berbagai kecurangan.

“Termasuk yang berpotensi dilakukan penyelenggara, ketidak netralan aparat sipil-militer serta “abuse of power” kekuasaan lokal (Pemda),” jelas Tommy.

Tommy memastikan Paslon Mbois yang memiliki pengalaman dan visi kedepan serta direstui Kyai akan bisa memajukan Kabupaten Pacitan.

“Konsep yang jelas, matang dan terukur digabungkan kepemimpinan dan pengalaman serta dipadukan dengan Do’a dari para Kyai dan Alim ulama akan mengentaskan Pacitan dari daerah yang tertinggal menuju wilayah yang maju dan sejahtera. Jangan ragu, coblos nomor urut dua, Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori,”pungkasnya.

Pewarta: Yahya Ali Rahmawan
Editor: Dwi Purnawan