Tim Gabungan Masih Upayakan Pencarian Korban Nelayan Tenggelam

oleh -13316 views
MENCARI KORBAN. Tim gabungan SAR saat hendak melakukan pencarian korban nelayan tenggelam, Selasa (17/3/2020) kemarin. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala seksi kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan Aswin Rikha Wijaya mengatakan tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih mengupayakan pencarian korban nelayan tenggelam di perairan Pantai Kasap, Dusun Ketro, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan.

“Memasuki hari ke tujuh pencarian korban laka laut belum ditemukan, sampai hari ini masih dalam pencarian mas (wartawan, red),”kata Aswin saat dikonfirmasi Pacitanku.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Lokasi Pencarian Diperluas, Korban Nelayan Tenggelam di Perairan Pantai Kasap Belum Ditemukan

Nelayan yang tenggelam dan belum ditemukan hingga hari ketujuh pencarian tersebut adalah Yakup, warga Desa Songobanyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

“Sementara kita terus upayakan kepada nelayan, dan warga sekitar pesisir jika menemukan jenazah untuk menghubungi pihak terkait, saya meminta bantuan kepada masyarakat Pacitan dari seluruh elemen, jika menemukan tanda-tanda ada mayat di pesisir pantai untuk segera menghubungi pihak terkait,”imbuh Aswin.

Disisi lain, Aswin juga mengimbau masyarakat Pacitan untuk mewaspadai serta siaga terhadap pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19).

“Dan saya menghimbau kepada masyarakat untuk mewas padai virus covid-19, serta menjaga diri akan virus tersebit dengan cara memperhatikan imunitas tubuh dan kebersihan,”pungkasnya.

Pada hari kamis (19/3/2020) ini, merupakan pencarian hari terakhir korban, yang dipimpin langsung Badan SAR Nasional (Basarnas).

Turut bergabung tim BPBD Pacitan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial (Dinsos), SAR Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pacitan dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).

Kemudian juga terlibat dalam proses pencarian dari Senkom Mitra Polri,  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian RI (Polri), unsur kecamatan dan desa, Pacitan Speleologi Club Indonesia (PSCI), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Banser Siaga Bencana (Bagana), Palang Merah Indonesia (PMI), Saka Wira Kartika, Polairut, Dinas Perikanan, nelayan dan Dinas Kelautan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, kecelakaan laut tersebut terjadi di kawasan perairan pantai Kasap pada Kamis (12/3/2020) sore, beberapa saat setelah tejadinya gempabumi di baratdaya Pacitan.

Tiga nelayan tenggelam akibat dihantam gelombang laut di perairan pantai Kasap tersebut. Dari tiga nelayan yang tenggelam, dua korban selamat atas nama Ashari dan Slamet dan satu nelayan atas nama Yakup belum ditemukan.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan