Dewan Desak Bupati Segera Isi Kursi Kadinkes Pacitan

oleh -13268 views
Sekretaris PDIP Pacitan Heru Setyanto. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Tim Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Bapperjakat) Pemkab Pacitan dan Bupati Indartato, seakan babak-belur dengan fenomena kekosongan kursi jabatan.

Di satu sisi, DPRD sebagai fungsi kontrol terhadap kinerja pemerintah meminta agar segera melakukan pengisian kekosongan kursi jabatan. Namun dilain sisi, pemkab harus menunggu izin Mendagri untuk bisa melakukan rotasi pejabat.

Ketua Komisi I DPRD Pacitan, Heru Setyanto, kembali mendesak Pemkab Pacitan, dalam hal ini Bupati Indartato, agar secepatnya melakukan pengisian kekosongan kursi Kepala Dinas Kesehatan. Hal tersebut seiring penyataan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang menegaskan, kalau coronavirus sudah merambah ke Indonesia.

Heru menyadari, kalau aturan sangat membatasi gerak dari pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan kebijakan promosi atau mutasi pejabat. Namun begitu, persoalan tersebut tak lantas dijadikan alasan untuk menunda-nunda pengisian kursi pejabat.

“Secepatnya bagaimana kekosongan itu bisa segera terisi. Kalaupun ada aturan harus konsultasi dan izin Mendagri, ya secepatnya jangan menunda-nunda waktu,” pinta legislator berbasis PDIP ini, Senin (2/3).

Menurut Heru, bukan hanya soal penyakit coronavirus, namun DBD dan leptospirosis, harus segera tertangani. Terlebih Dinkes punya peran vital dalam menangani masalah penyakit.

Perlu diketahui, saat ini banyak penduduk Pacitan yang merantau ke luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia ataupun tenaga kerja wanita.

Untuk itulah, peran Dinkes dengan 24 UPT Puskesmasnya sangat diperlukan untuk melakukan pendataan dan pencegahan dini bagi mereka yang pulang ke kampung halamannya.

“Selama ini eksekutif memang terkesan lamban dalam menyikapi pengisian kekosongan kursi pejabat,” kritik Heru.

Akan tetapi, legislator tiga periode ini meminta agar the right man on the right place juga harus dikedepankan. Jangan asal mengisi kekosongan jabatan dengan dilandasi like or dislike.

“Kompetensi pejabat sangat diperlukan. Sebab itu, jangan asal menaruh orang, namun harus disesuaikan dengan kompetensi dan tugas fungsi OPD yang akan dipimpinnya,” tegas Heru.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Penyunting: Dwi Purnawan