Jokowi Minta Perbaikan Infrastruktur di Pacitan Selesai 3 Bulan

oleh -1.717 views
Jokowi saat meninjau tanggul di Ploso yang jebol akibat banjir.

Pacitanku.com, PACITAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran terkait agar perbaikan infrastruktur di beberapa daerah di Pulau Jawa, salah satunya Pacitan, akibat banjir bandang, selesai dalam tiga bulan.

“Kebijakan Presiden, yang memiliki nilai strategis, menghalangi akses, harus segera dilakukan (perbaikan), termasuk pemulihan sosial ekonomi, dalam waktu tiga bulan harus sudah selesai agar isolasi tidak terus terjadi,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo di dusun Krajan, Kelurahan Ploso, Pacitan pada Sabtu (9/12/2017).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau tanggul yang jebol di dusun Krajan, Kelurahan Ploso, Pacitan akibat bencana banjir bandang pada akhir November lalu.

Pacitan termasuk daerah yang cukup parah terkena bencana banjir dan longsor hingga mengakibatkan 25 orang meninggal dunia dan puluhan rumah serta sekolah rusak.

Ikut mendampingi dalam peninjauan tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Staf Khusus Presiden Johan Budi dan Gubernur Jawa Timur Sukarwo.

Presiden melihat langsung tanggul jebol yang saat ini masih dalam perbaikan, tanah yang diinjak pun masih lunak.

“Sekarang kita sedang menginventarisasi kerusakan dampak bencana hidrometrologis yang diakibatkan oleh Cempaka. Jadi dampaknya luas, salah satunya di Jawa Timur,Jawa Tengah, Jawa Barat semua kena. Kami sedang bicara dengan kementerian PU, jadi Presiden sudah memerintahkan agar segera itu dilakukan pemulihan,” tambah Willem.

Pemulihan yang akan dilakukan misalnya pemulihan infrastruktur dan pelayanan masyarakat.

“Kalau perintah Presiden itu sudah jelas, yang pertama penanganan pengungsi. Lalu pemulihan harus segera dilakukan agar pelayanan masyarakat bsia segera berfungsi normal kembali, lalu infrastruktur yang bersifat strategis, artinya kalau itu tidak diperbaiki maka akses baik di Gunung Kidul maupun di sini (Pacitan) terputus,” jelas Willem.

Hadir dalam kunjungan tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Pangdam V/BRW Mayjen TNI Arif Rahman, Kapolda Jatim Irjen Pol. Mahfud Arifin, Gubenur Jatim Soekarwo.

Kemudian Danrem 081/DSJ Kol Wisnu Sidarta, Dandim 081/Pacitan Letkol Kav Aristoteles H Nusa Lawitang, Kapolres Pacitan AKBP Setyo K. Heriyatno, Bupati Pacitan Indartato, Ketua DPRD Ronny Wahyono, Sekda Pacitan Suko wiyono. (RAPP002)