Dindik Dorong Persoalan Kekosongan Kepala SD dan SMP di Pacitan Secepatnya Teratasi

oleh -Dibaca 1.141 kali
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan Budiyanto. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pacitan mendorong persoalan kekosongan Kepala Sekolah (KS) baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) segera teratasi setelah digelarnya seleksi calon Kepala SD dan SMP.

Kepala Dindik Pacitan Budiyanto mengatakan, keberadaan Kepala Sekolah di lembaga sekolah ini untuk menunjang performance lembaga tersebut.

“(Kekosongan Kepala Sekolah) bagian daripada kendala, bagaimana performance lembaga ini akan lebih baiknya memang ada manajernya (yakni) Kepala Sekolah. Karena (status) Pelaksana Tugas (Plt Kepala Sekolah) ya terbatas (kewenangannya),”kata Budiyanto saat ditemui awak media pada Kamis (28/7/2022) di Pacitan.

Sebagai informasi, Dindik Pacitan sendiri telah menggelar proses seleksi calon Kepala Sekolah tahap pertama pada awal Juni 2022 lalu.

Khusus untuk tingkat SD, jumlah formasi Kepala Sekolah di Pacitan sebanyak 141, sedangkan untuk SMP sejumlah 10 formasi Kepala Sekolah.

Untuk tingkat SD, Budiyanto mengatakan jajarannya akan mengusulkan semua pendaftar calon Kepala Sekolah itu diterima menjadi Kepala SD.

“Untuk Kepala Sekolah sudah ditetapkan, untuk (Kepala) SD formasinya 141, yang daftar seleksi calon Kepala SD sebanyak 129, jadi nanti potensi diusulkan untuk ditetapkan menjadi Kepala SD semua diterima,”jelas dia.

Adapun sisa kekurangannya untuk formasi Kepala SD, kata Budiyanto, juga bisa dipenuhi dari guru penggerak yang saat ini total di Pacitan sebanyak 32 guru.

Sehingga, Budiyanto menargetkan tahun 2023 Dindik bisa mengisi kekosongan Kepala SD di Pacitan.

“Untuk SD, kita ada kekurangan formasi 12 Kepala Sekolah, ini masih proses, namun kita masih guru penggerak 32, jadi diharapkan nanti tahun depan bisa mengisi kekosongan kepala SD, tahun 2023 kita sudah menyiapkan cadangannya untuk SD”jelas dia.

Sementara, untuk tingkat SMP, Budiyanto menuturkan ada 10 formasi Kepala SMP yang kosong sampai bulan Desember 2022.

Saat ini, kata dia, sudah ada 19 calon Kepala SMP yang mendaftar Kepala Sekolah.

“Namun demikian kita prioritas mengisi 10 kekosongan kepala sekolah sampai tahun 2022, jadi secara bertahap, sisanya 9 orang nanti tahap mengisi kekosongan Kepala SMP,”tandas dia.

Proses seleksinya sendiri, kata Budi, sudah dilakukan. Tinggal tahapan saat ini adalah proses pengusulan dan assessment.

“Jadi ini proses pengusulan nanti perlu assesment juga, nanti penempatannya dimana perlu assesment, perlu waktu, tadi sudah sampaikan kepada pimpinan, kita segera secepatnya mengusulkan,”paparnya.

“Ini kami mempunyai target secepatnya, kami pun ini (sebenarnya) terlambat karena sudah masuk tahun ajaran baru, sudah dua minggu, ya nanti pokoknya (pengisian kekosongan Kepala Sekolah) secepatnya, syukur sebelum assesment,”tutup Budiyanto.

Momen Hardiknas, Kupas Persoalan dan Solusi Pendidikan di Pacitan