Bupati Buka Latihan Kelinmasan, Minta Seluruh Stakeholder Sinergi Penanggulangan Bencana

oleh -Dibaca 372 kali
Bupati Pacitan didampingi Wakil Bupati Gagarin saat membuka kegiatan pelatihan Satlinmas pada Kamis (14/10/2021). (Foto: Dok. Instagram @inb_Indratanurbayuaji)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji membuka kegiatan latihan Kelinmasan Satuan Tugas Linmas dan Satlinmas dalam membantu penanggulangan bencana di Kabupaten Pacitan, pada Kamis (14/10/2021) di lapangan Desa Gembong Kecamatan Arjosari.

Menurut Bupati Aji, penyiapan anggota satuan perlindungan masyarakat yang terlatih merupakan salah satu program dalam menghadapi ancaman bencana serta guna meningkatkan kapasitas Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam membangun mitigasi bencana dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.

“Fungsi pemerintah dalam hal ini adalah memfasilitasi terbentuknya tenaga terlatih di tingkat desa yang berhubungan langsung dengan masyarakat yaitu anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas),”kata Bupati dalam unggahannya di Instagram.

Lebih lanjut, Bupati menginginkan Linmas terus diupgrade, baik derajatnya maupun kebanggaannya. Sehingga, dia juga mengharapkan para pemuda bisa juga aktif dalam hal ini.

“Dalam penanggulangan kebencanaan membutuhkan sinergitas seluruh stakeholder. Baik itu pemerintah pusat, provinsi dan daerah, TNI, Polri serta swasta dan masyarakat,”tandasnya.

Dirinya juga mengharapkan peran perempuan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama masalah kebencanaan.

“Perempuan dapat menjadi agen informasi melalui ragam kegiatanya di masyarakat. Semisal, melalui kelompok-kelompok arisan atau pengajian,”pungkasnya.

Sementara menurut Kepala Satuan Polisi pamong Praja Provinsi Jawa Timur Muhamad Hadi Wawan Guntoro, pemberdayaan terhadap Satlinmas adalah sebuah kewajiban.

“Karena sebagai sumber daya pilar utama para Linmas yang lebih tahu persis potensi dan resiko apa yang ada di masyarakat. Untuk itu harus ada pembekalan yang cukup agar mereka tahu apa yang harus dllakukan serta paham bagaimana mengurangi resiko bencana,”ujarnya dikutip laman Humas Pemkab Pacitan. (red/DP)