Solusi Bantu Warga, SMKN 1 Sudimoro Luncurkan Inovasi Air Minum ‘Toya Mbanyon’

oleh -1112 Dilihat
SMKN 1 Sudimoro Luncurkan Inovasi Air Minum Toya Mbanyon. (Foto: Nur Azizah/Pacitanku)

Pacitanku.com, SUDIMORO – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sudimoro menghadirkan satu inovasi baru untuk Masyarakat. Inovasi itu adalah produk air minum ‘Toya Mbanyon’ yang merupakan inovasi dari sekolah di Kecamatan Sudimoro tersebut.

Peluncuran inovasi air minum ‘Toya Mbanyon’ dilakukan pada momentum kegiatan Gebyar Apresiasi Siswa Kelas XII pada Rabu (8/5/2024) di Kecamatan Sudimoro.

Semakin meriah dalam peluncuran tersebut karena menghadirkan penyanyi kenamaan Pacitan, Rina Aditama.

Kepala SMKN 1 Sudimoro Indra Prastowo dalam sambutannya mengapresiasi gebyar apresiasi siswa.

Indra yang merupakan salah satu kepala sekolah prestatif di Pacitan ini berharap kegiatan  diharapkan bisa memotivasi siswa-siwi untuk menggapai cita-citanya di tingkat tertinggi.

“Acara apresiasi sisswa kelas XII yang berlangsung meriah dan lancar adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh civitas akademika SMKN 1 Sudimoro. Keberhasilan acara ini juga menjadi prestasi yang membanggakan bagi sekolah dan juga masyarakat sekitar,”kata Indra.

Baca juga: Selamat, Kepala SMKN I Sudimoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Saat Hardiknas

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Sudimoro Lulut Fauziah mengungkapkan, air minum ‘Toya Mbanyon’ adalah sebuah terobosan dari kreativitas SMKN 1 Sudimoro dengan bimbingan Wakil Kepala Sekolah SDM dan Sumber Daya Mutu Kukuh Purnomo.

Lulut mengungkapkan, produk tersebut juga didukung oleh PT PLN UP Nusantara Power Pacitan yang merupakan mitra sejak lama. Salah satunya, kata dia, adalah dengan dukungan alat-alat yang dibutuhkan untuk proses pembuatan produk air minum.

Gebyar Apresiasi Siswa Kelas XII pada Rabu (8/5/2024) di Kecamatan Sudimoro. (Foto: Nur Azizah/Pacitanku)

Lebih lanjut, Lulut menyebut ada sejumlah alasan SMKN 1 Sudimoro membuat produk inovasi air minum tersebut. Pertama, kata dia, adalah memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar sekolah yang belum diolah secara maksimal.

“Juga untuk mencukupi kebutuhan air minum warga sekolah dan masyarakat sekitar, untuk melatih jiwa kewirausahaan siswa dengan memproduksi air yangg punya nilai jual,”jelasnya saat dikonfirmasi Pacitanku.com, Rabu siang.

Lulut mengatakan dengan peluncuran itu, pihaknya berharap tetap mendapatkan dukungan dari PT PLN Nusantara Power UP Pacitan yang diharapkan dapat memberikan andil bagi warga sekitar dalam  memenuhi kebutuhan air minum.

“Harapan kami aktivitas ini terus berlanjut, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, sehingga kemanfaatan nya bisa semakin dirasakan oleh khalayak banyak dan jangkauannya lebih luas lagi,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.