Sebanyak 334 CPNS Formasi 2019 di Pacitan Resmi Terima SK

oleh -Dibaca 289 kali
Sekda Pacitan menyerahkan SK untuk CPNS Pacitan pada Senin (28/12/2020). (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Sebanyak 334 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 Kabupaten Pacitan, Senin (28/12) menerima Surat Keputusan (SK) CPNS.

Sesuai keputusan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) nomor  751 Tahun 2019 tentang kebutuhan pegawai Aparatur Sipil Negara  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan, dari  340 CPNS yang mendapatkan SK  267 dari tenaga keoendidikan, 42 tenaga kesehatan serta 31 dari tenaga teknis.

SK CPNS diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo di Pendopo Kabupaten. Mengingat masih dalam situasi pandemi, prosesi penyerahan tidak dilaksanakan serentak namun hanya mewakilkan beberapa penerima.

Dalam arahanya Wakil Bupati minta calon pegawai negeri sipil untuk tidak lupa bersyukur serta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Baik dalam mengabdikan diri kepada negara atau melayani masyarakat.

“Bekerjalah dengan semangat dan senangi  pekerjaan, jangan bosan minta arahan serta teruslah belajar untuk meningkatkan kapasitas,”pesan Wabup Yudi Sumbogo, dikutip dari siaran pers Humas Pemkab Pacitan.

Formasi 2019 masih didominasi tenaga guru karena memang kebutuhan tenaga pendidik di Pacitan sangat  banyak. Sesuai data dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan, kebutuhan guru di Pacitan masih diatas seribu.

“Dari keseluruhan formasi yang dibutuhkan ada 6 yang tidak terisi yakni dari formasi Dokter Spesialis, Pranata Komputer serta formasi Arsiparis” imbuh Kepala BKPPD Pacitan Supomo.

Mereka yang hari ini menerima SK CPNS kata Supomo adalah orang orang terpilih. Dengan diterimakanya SK menjadi momentum awal untuk mengabdi serta meniti karier.

Seperti diketahui, rekrutmen CPNS tahun anggaran 2019 diikuti oleh 5.459 pelamar. Dari jumlah itu 5.086 berhasil lolos administrasi dan mengerucut lagi menjadi 340 setelah melalui dua seleksi kompetensi yakni, kompetensi dasar (SKD) dan kompetensi bidang (SKB).