Pemkab Pacitan Koordinasikan dengan Kemenhub Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Gelon

oleh -13185 views
Proyek Pembangunan Jembatan Gelon. (Foto : Dishubkominfo Pacitan)
Proyek Pembangunan Jembatan Gelon. (Foto : Dishubkominfo Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan terus mengkomunikasikan terkait kelanjutan proses pembangunan pelabuhan niaga di Gelon, Desa Kembang, Pacitan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Pacitan, Wasi Prayitno di sela peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Stadion Pacitan, Rabu (9/9/2020).

“Jadi realisasi untuk Pelabuhan niaga Pacitan di Gelon itu sampai kondisi saat ini masih terus kita komunikasikan dan koordinasikan ke Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, karena anggaran untuk pembangunannya dari sana,”kata Wasi, saat dikonfirmasi awak media.

Lebih lanjut, Wasi mengungkapkan, setelah anggaran ditetapkan, proses kelanjutan pembangunan pelabuhan akan diteruskan dengan pembangunan akses jalan masuk.

“Jadi setelah nanti dari dirjen perhubungan laut anggarannya sudah ditetapkan nanti dilanjutkan dengan pembangunan akses jalan masuknya itu dari dirjen Mina Marga departemen PU,”ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Pacitan Wasi Prayitno. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Pemkab Pacitan)

Wasi juga mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh komisi V DPR RI untuk mendorong terwujudnya pembangunan pelabuhan niaga ini.

“Kita berterimakasih kepada komisi V DPR RI yang terus mendorong untuk realisasi Pelabuhan Gelon itu mengingat Pelabuhan gelon ini menjadi Pelabuhan yang kedua, Pelabuhan pengumpul kedua di selatan jawa, sehingga diharapkan transportasi laut di jawa bagian selatan ini nanti bisa berjalan dengan optimal,”jelas mantan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan ini.

Menurut hasil studi kelayakan, Wasi mengatakan beberapa waktu lalu selatan Jawa ini tertinggal dari wilayah tengah dan utara adalah belum optimalnya pemanfaatan transportasi laut.

Padahal, kata dia, transportasi laut itu adalah transportasi yang massal dan murah sehingga potensi-potensi yang ada di selatan jawa ini seperti tambang, pariwisata, perdagangan potensi sumber daya manusia untuk kaitan dengan pabrik-pabrik dan sebagainya belum bisa berkembang.

“Kenapa? karena transportasi lautnya terbuka. Mengapa belum terbuka? Karena belum ada Pelabuhan, sehingga ini jadi pertimbangan dari komisi V DPR RI untuk mendorong, kita terimakasih ke mereka untuk mendorong tindak lanjut, realisasi pembangunan Pelabuhan Pacitan ini, dan yang kita lakukan di Pemkab adalah koordinasi dan konfirmasi, karena anggaran semua dari sana, jadi statusnya masih menunggu. Ya karena anggarannya dari pusat,”pungkasnya.

Sebagai informasi, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi, Pacitan termasuk di dalamnya. Yakni, percepatan pembangunan ekonomi di wilayah lintas selatan Jawa.

Dimana salah satu poinnya adalah pembangunan Pelabuhan Gelon. Adapun rincian dananya adalah berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBN) sebesar Rp 50 miliar untuk pembangunan pelabuhan. Sementara dana Rp 80 miliar untuk akses jalan menuju pelabuhan.

Rencana pembangunan Pelabuhan Gelon itu sejak tahun 2008. Saat itu Pemkab Pacitan sudah melakukan tahap pembebasan seluas 1,6 hektare di Pantai Gelon, Desa Kembang. Selain itu, sejumlah tahapan pembangunan sudah mulai dilakukan sejak 2011. Namun dalam perjalanannya mengalami ketersendatan mulai tahun 2016 hingga tahun 2019 lalu.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan