80 Persen PDIP Pacitan Usung Gagarin di Pilbup 2020

oleh -13126 views
Ketua DPC PDIP Eko Setyoranu.

Pacitanku.com, PACITAN — Derap demokrasi jelang Pilbup di Pacitan, kian dinamis. Setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan sikap 100 persen mengusung Gagarin sebagai calon bupati, kini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai bersiap untuk mengikuti langkah mitra koalisinya tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Pacitan, Eko Setyoranu menegaskan, merunut hasil musyawarah dengan jajaran partai, PDIP 80 persen akan mengusung Gagarin sebagai calon bupati di panggung Pilbup 9 Desember mendatang.

“Yang 20 persen tinggal menunggu rekomendasi dari DPP PDIP. Namun 80 persen DPC PDIP Pacitan, jelas akan mengusung Gagarin di Pilbup tahun ini,” kata Eko, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Jumat (31/7).

Wakil rakyat empat periode ini menegaskan, demokrasi merupakan proses untuk mencapai tujuan. Demokrasi bukanlah sebuah tujuan. Karena itu, ia berharap kepada semua pihak  agar guyub rukun dan selalu menjaga proses demokrasi.

“Demokrasi itu sebuah proses yang ditandai dengan adanya pemilihan. Berbeda pilihan itu wajar dalam berdemokrasi. Namun tujuan akhirnya satu, untuk membangun Pacitan yang lebih baik lagi,” jelas Eko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pacitan ini.

Pada kesempatan tersebut Eko juga berharap agar semua penyelenggara pemilu, baik itu KPU dan Bawaslu, bisa menciptakan demokrasi yang sehat. Sehat prosesnya dan sehat penyelenggaranya.

“Semua harus menjaga netralitasnya, agar demokrasi bisa berjalan sehat. Pacitan itu ibarat bathok mengkurep. Kerukunan harus kita kedepankan demi Pacitan yang lebih maju dan lebih berkembang lagi,” pesan dia.

Tak lupa, sebagai elemen gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) covid-19, ia juga berpesan agar masyarakat selalu mengedepankan protokol kesehatan. Mengingat saat ini pandemi global coronavirus masih berlangsung.

“Masyarakat harus lebih waspada dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Pakailah masker saat keluar dari rumah dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir. Selain itu, selalu jaga jarak fisik (phisikal distancing) dan hindari berkerumun (social distancing),” tandasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan