Komunitas Relawan Pacitan Ciptakan Blower Semprot Disinfektan

oleh -13536 views

Pacitanku.com, PACITAN – Rasa kepedulian masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran wabah corona virusdisease 2019 (COVID-19) membuat beberapa relawan di Kabupaten Pacitan berinisiatif membuat satu terobosan.

Kelompok relawan Pacitan yang digawangi oleh Kristanto Waluyo mantan politikus dan anggota dewan periode 2004 – 2009 lalu mencoba berkumpul untuk membuat satu mesin Blower penyemprot cairan disinfektan di lingkungan.

Dirinya bersama teman-teman merasa perlu adanya sterilisasi wilayah dengan disinfektan secara masif, yang kemudian diaplikasikan oleh beberapa teknisi sehingga jadilah dua buah mesin blower.

“Kami bukan apa apa. Hanya mencoba berbuat agar masyarakat merasa sedikit tenang. Kami berkeliling tiap malam masuk ke kampung kampung naik mobil pickup dan membawa Blower. Bayangan kami dengan kami semprot maka virus akan mati.” jelas Kristanto, Sabtu (4/4/2020).

Adapun cara kerja mesin ini adalah sederhana. Kipas Blower ukuran sedang yang tidak dipakai kemudian di modifikasi dengan tong sampah, ada pipa dan spuyer, dan Blower berfungsi untuk menyemprotkan cairan desinfektan keluar.

“Blower ini kami sambung dengan tong plastik, ujung tong kami rangkai dengan spuyer yang menempel pada pipa kecil, kemudian disambung dengan pompa air kecil yang berfungsi untuk menyedot cairan desinfektan. Dan blower kami gerakkan dengan jenset. Fung blower adalah untuk menyemprotkan udara ke air dari spuyer sehingga bisa menyebar seperti embun,”kata teknisi mesin blower, daeng handi kepada pewarta.

Sudah hampir dua pekan ini, kelompok relawan Pacitan ini setiap malam berkeliling masuk kampung kampung untuk melakukan penyemprotan.

“Bukan atas permintaan pribadi. Tapi banyak warga masyarakat yang meminta kami untuk datang. Dan kami tidak memungut biaya sepeserpun. Ini gratis. Doa kami semoga kami diberi kesehatan. Dan ini semua menjadi barokah buat semua.” imbuh kristanto, di sela persiapan penyemprotan.

Aktifitas relawan ini akan terus berjalan hingga kondisi penyebaran virus bisa berhenti.
Para relawan berharap agar masyatakat mau mematuhi physical distancing, karena aksi penyemprotan disinfektan di lingkungan ini akan percuma jika kita tidak mau menjaga diri.

Pewarta: Julian Tondo/Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan