Sebanyak 119 Pedagang Pasar Minulyo Reaktif Rapid Test, ini Pesan Plt Kadinkes Pacitan

oleh -10298 views
Plt Kadinkes dr Hendra Purwaka bersama pedagang pasar Minulyo usai rapid test massal, Sabtu (23/1/2021).(Foto: Julian Tondo)

Pacitanku,com, PACITAN —  Ratusan pedagang pasar Minulyo Pacitan menjalani rapid test antibodi secara massal pada Sabtu (23/1/2021).

Dari jumlah perkiraan pedagang yang meliputi pemilik dan pekerja, terdata sekitar kurang lebih 700 orang, termasuk pedagang obrok, namun yang hadir ikuti test hanya 490 orang .

Dari hasil dari 490 orang yang jalani rapid test masal teesebut, terkonfirmasi ada 119 orang dengan hasil rapid reaktif dan 371 orang dengan hasil rapid non reaktif.

Atas hasil tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dr Trihariadi Hendra Purwaka yang mendampingi proses rapid test massal memberikan pesan kepada seluruh pedagang agar tetap semangat. Utamanya bagi mereka yang reaktif agar jangan takut dan lebih menjaga imun tubuhnya.

“Ya bagi yang reaktif, sangat disarankan untuk jalani swab PCR di Puskemas Tanjungsari, itu demi untuk menjaga diri sendiri keluarga dan lingkungan, jadi tuntas, kita tahu kondisi kita sebenarnya,jika kemudian terindikasi positif kita bisa bersikap mandiri untuk isolasi,”kata dr Hendra.

Ditempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sugeng Widodo mengimbau kepada seluruh pedagang untuk berperan aktif dalam proses pemutusan mata rantai covid dengan mau datang untuk ikut rapidtest.

“Berharap semua pedagang tanpa terkecuali mau rapid test, dan jika hasilnya non reaktif, silahakan lanjutkan berdagang dengan tetap jalankan prokes, kami akan melakukan pemeriksaan berkeliling, memeriksa siapa saja pedagang yang belum ikuti rapid test,”kata Sugeng.

Sugeng juga menegaskan pihaknya akan menganjurkan pedagang yang belum rapid test dan tidak bisa menunjukkan surat hasil rapid untuk melakukan rapid test.

“Ya kami akan berkeliling untuk memeriksa surat hasil rapidtest  itu bukti pedagang sudah rapid, mohon maaf ini dalam rangka untuk kebaikan kita semua, mari bersama kita putus rantai penularan COVID-19,”jelasnya.

Sementara itu dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Pacitan melalui UPT Pasar juga akan melakukan rapid test susulan pada Rabu mendatang. Rapid test ini untuk menjaring pedagang yang pada saat ini belum ikuti test. Terutama pedagang obrok yang sirkulasinya keluar masuk pasar karena tidak mempunyai lapak.

Pewarta: Julian Tondo
Editor: Dwi Purnawan