Kantor Kemenag Pacitan Lakukan WFH Total

oleh -151 views
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan, KH Moh Nurul Huda. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan melakukan work from home (WFH) mulai Rabu (25/3/2020) sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan, KH Moh Nurul Huda mengatakan, mulai Kamis lusa, satuan kerja yang dipimpinnya akan melakukan WFH total.

“Awalnya kita melaksanakan shift kerja. Tapi mulai Kamis lusa, seluruh ASN di Kemenag Pacitan off total,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (24/3/2020) malam.

Pria yang akrab disapa Huda ini mengungkapkan, untuk proses pelayanan pernikahan, dimungkinkan juga akan ditunda.

“Untuk pelayanan pernikahan mungkin juga kita hentikan sambil menunggu petunjuk teknis lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, sebagaimana pernah diberitakan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Pacitan, mulai Selasa (24/3/2020) hari ini sudah menerapkan one day one home.

Terkecuali bagi pejabat eselon II dan III yang harus tetap ngantor. Akan tetapi, OPD pelayanan publik, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang masih membuka jam pelayanan sekalipun dengan pembatasan jumlah pemohon.

Update terakhir pasien positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia disebut bertambah menjadi 686 orang. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 55 orang, dengan jumlah yang sembuh 30 orang.

Sementara di Tingkat Provinsi, situasi COVID-19 terus menunjukkan gejala kenaikan. Dimana jumlah pasien positif COVID-19 di Jatim mencapai 51 orang atau bertambah 10 orang dari jumlah sebelumnya sebanyak 41 orang per Selasa (24/3/2020) pukul 16.00 WIB.

Penambahan kasus di Jatim juga terjadi untuk PDP dari 125 orang menjadi 142 orang, kemudian ODP di Jatim dari 1.405 orang menjadi 2.003 orang.

Sementara, data di Pacitan, warga setempat yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 17 orang pada Selasa (24/3/2020) sehingga menjadi 89 orang, dibanding sehari sebelumnya 72 orang.

Dinkes Pacitan sendiri telah memantau sebanyak 829 orang dengan rincian 738 orang sehat dengan risiko (ODR). Sedangkan warga Kabupaten Pacitan dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) hingga Selasa hari ini, masih tetap 2 PDP. Namun demikian, orang positif COVID-19 hingga Selasa (24/3/2020) di Pacitan dipastikan belum ada.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan