Wisata di Wilayah Pacitan Barat Aman Dikunjungi

oleh -604 views
AMAN DIKUNJUNGI. Wisatawan menikmati keindahan Pantai Klayar. (Foto: Dok Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala bidang pemasaran Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemerintah Kabupaten Pacitan Budi Hartoko menyebut sejumlah wisata di Pacitan, khususnya di wilayah barat Pacitan aman dikunjungi meski saat ini Pacitan sedang menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit hepatitis A.

“Perlu kami beritahukan bahwa wabah Hepatitis A yang berkembang di wilayah Kabupaten Pacitan memang benar, tetapi pemetaan penyebarannya berada di wilayah timur Kabupaten Pacitan,”kata dia kepada Pacitanku.com, Rabu (3/7/2019).

Hingga saat ini, penanganan terhadap penyakit tersebut, kata dia, cukup gencar dengan mengisolasi penyebaran wabah merambah pada wilayah lain, yakni wilayah kota dan Pacitan barat.

“Sementara Pantai Klayar berada di sebelah barat Kabupaten Pacitan dan hingga saat ini belum ada kasus penderita Hepatitis A, dan dirasa tidak ada masalah untuk datang di wilayah barat Pacitan,”ujarnya lagi.

Sejumlah obyek wisata yang aman di Pacitan, kata dia, diantaranya Pantai Klayar, Pantai Kasap,  Pantai Watukarung, Pantai Srau, Pantai Telengria, Pantai Pancer Door, Goa Gong, Kali Maron, Kali Cokel, Goa Tabuhan, Sentono Gentong dan Beiji Park. Di kawasan barat juga ada sejumlah pantai lainnya, yakni Pantai Buyutan dan Pantai Banyu Tibo.

Lebih lanjut, Budi menimbau kepada para wisatawan yang datang ke Pacitan bisa menjaga kebersihan diri sendiri.“Cuci tangan sebelum makan, jangan membuang hajat disembarang tempat dan diupayakan untuk memakan makanan yang higeinis,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan di Pacitanku.com, Kasus wabah penyakit hepatitis A di Kabupaten Pacitan terus mengalami tren penurunan. Berdasarkan siaran pers Humas Pemkab Pacitan pada Selasa (2/7/2019), kejadian kasus baru dan pasien hepatitis A yang dirawat terus menurun.

Pada Selasa (2/7/2019) tercatat tidak ada kasus baru diketemukan. Selain itu, berdasarkan data, penderita yang masih dirawat di fasilitas kesehatan per Selasa (2/7/2019) tinggal 17 pasien. Adapun rinciannya di Puskesmas Ngadirojo 5 orang, Puskesmas Sukorejo 8 orang. Sedangkan di Puskesmas Bandar, Tulakan, Arjosari dan Tegalombo masing masing 1 orang.

Pewarta: Dwi Purnawan