Wisata Jurug Gringsing Terus Berbenah, Kini Ada Bambu Cinta

oleh
Wisatawan berfoto gaya dab di Jurug Gringsing via IG @deavichacha67
Wisatawan berfoto gaya dab di Jurug Gringsing via IG @deavichacha67

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Obyek wisata Jurug Gringsing pelan-pelan terus berbenah. Obyek wisata air terjun yang terletak di Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo tersebut kini terus bersolek seiring semakin banyaknya pengunjung yang menikmati keindahan Jurug Gringsing.

Terbaru, secara kreatif, pengelola yang merupakan warga setempat membuat satu titik foto yang dibuat dengan bambu dan berbentuk lambang cinta. Bambu cinta yang semakin melengkapi Jurug Gringsing tersebut dibuat tepat di sebuah bukit kecil yang tepat berlatar belakang air terjun Jurug Gringsing.



Ada Bambu Cinta di Jurug Gringsing. (Foto @deavichacha67)

Selain bambu cinta, kawasan wisata yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat juga sudah mulai dibuka beberapa warung yang langsung dikelola oleh warga. Sebelumnya, warga setempat juga sudah melakukan pembukaan jalan menuju ke obyek wisata secara swadaya.

“Warga sekitar lokasi wisata air terjun Jurug Gringsing terus berswadaya, kerja bakti, sudah mulai tumbuh UKM dan pembenahan fasilitas serta kenyamanan jalan,”kata Djoko Putro Utomo, Camat Tegalombo saat meninjau air terjun Jurug Gringsing, yang dikutip melalui akun facebooknya pada Selasa (28/2/2017).

Lebih lanjut, Djoko berharap dengan semakin lengkapnya fasilitas serta sarana prasarana menuju ke lokasi wisata, semakin menguatkan potensi wisata di kawasan tersebut, dalam rangka mengurangi kemiskinan masyarakat Desa Ploso pada khususnya.“Kita kuatkan potensi wisata untuk mengurangi kemiskinan,”katanya lagi.

Sudah mulai ada warung di Jurug Gringsing. (Foto: Djoko Putro Utomo/FB)

Sebagai informasi, obyek wisata Jurug Gringsing ini terletak di Dusun Krajan, Desa Ploso, Tegalombo. Jika ditempuh dari arah Ponorogo atau Pacitan, bisa melewati terminal Desa Gemaharjo menuju ke arah Kecamatan Bandar.

Jika ditempuh dari arah terminal, jarak dari terminal Desa Gemaharjo menuju ke lokasi wisata sekitar 3 kilometer.

Jika Anda berkunjung menggunakan kendaraan roda empat, hingga berita ini diturunkan, belum bisa masuk hingga ke kawasan air terjun. Sehingga untuk menuju ke kawasan air terjun, Anda harus memarkir kendaraan di tepi jalan raya, kemudian berjalan ke arah obyek wisata Jurug Gringsing sejauh 200 meter.

Berada di kawasan pegunungan yang berbatasan denganKabupaten Ponorogo, kawasan Curug Gringsing masih sangat alami. Di saat musim hujan seperti saat ini, volume air yang meningkat menjadikan panorama air terjun yang jath ke sungai dibawahnya menjadi pemandangan yang memikiat. Ditambah, bebatuan besar di belakang air yang jatuh tersebut menambah eloknya pemandangan. (RAPP002)