Agenda Kirab Hajatan ke 271 Berlangsung Khidmat

oleh -131.435 views

Pacitanku.com, PACITAN—Agenda puncak hari jadi Pacitan ke 271 yang berlangsung hari Jumat (19/2/2016) kemarin berlangsung semarak. Meski sederhana, namun proses kirab hajatan tersebut juga berlangsung khidmat.

Bupati Indartato menyampaikan sambutannya dalam agenda puncak Hajatan 271. (Foto: Doc Info pacitan)
Bupati Indartato menyampaikan sambutannya dalam agenda puncak Hajatan 271. (Foto: Doc Info pacitan)

Bupati Pacitan, Drs H Indartato, MM berharap dengan Hari Jadi Pacitan ke-271 dapat dijadikan ‎semangat untuk bangkit dan membangun Pacitan lebih maju dan sejahtera.

“Seiring peringatan Hari Jadi Pacitan, semoga akan menjadi semangat untuk memajukan daerah dan menyejahterakan masyarakat, dan, yang kedua untuk melakukan evaluasi, terutama seberapa jauh kekurangan-kekurangan yang dilakukan jajaran pemkab. Dan, bekerjasama dengan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya, Jumat (19/2/2016) kemarin.

kirab2
Prosesi kirab hari jadi Pacitan ke 271. (Foto: Doc Info Pacitan)

Dalam prosesi kirab budaya ini, suasana jawa kental terasa mengiringi jalanya prosesi. Untuk prosesi kiraban sendiri, agenda  dimulai dari Desa Nanggungan dan Sukoharjo. Terdapat ritual menarik dalam kirab ini, diantaranya adalah pertemuan dua pasukan dari arah yang berlawanan (masing-masing dari arah Desa Nanggungan dan Sukoharjo) di perempatan Penceng.


Kemudian setelah para pasukan menjadi satu dan dijemput oleh Bupati Pacitan dilanjutkan prosesi hajatan di Pendopo Kabupaten dengan ditandai ritual penyerahan Rucuh Pace (Air sari buah Pace) yang konon buah Pace merupakan obat mujarab dan menjadi sejarah berdirinya nama “Pacitan”.

Prosesi kirab hari jadi Pacitan. (Foto: Doc Info Pacitan)
Prosesi kirab hari jadi Pacitan ke 271. (Foto: Doc Info Pacitan)

Prosesi kiraban sendiri diikuti ratusan peraga yang iring-iringan pasukan pengawal. Mulai dari pasukan kuda, pasukan pembawa umbul-umbul, pasukan tombak dan pedang hingga pasukan pembawa panji-panji. Jumlahnya adalah 270 pasukan tombak, pasukan pedang, pasukan pataka, musik pengiring, kemudian 15 dokar dan tidak ketinggalan gunungan pace. Usai rangkaian panjang prosesi pusaka selanjutnya dikirab keluar pendopo kabupaten.

Kirab kereta kencana bupati Pacitan dalam hajatan ke 271. (Foto: Doc Info Pacitan)
Kirab kereta kencana bupati Pacitan dalam hajatan ke 271. (Foto: Doc Info Pacitan)

Rangkaian panjang kereta yang membawa pusaka dengan kawalan ratusan prajurit berjalan mengelilingi alon-alon Pacitan, sebelum akhirnya kembali masuk kabupaten. Prosesi acara sendiri diawali dengan arak-arakan Bupati Indartato hingga sampai ke Pendopo Pacitan, kemudian acara Sabdotomo, dan dilanjutkan dengan adat rebut buceng dan makan nasi tempelangan bersama warga Pacitan.

Salah satu tari yang turut menyemarakkan hari jadi Pacitan. (Foto: Doc Info Pacitan)
Salah satu tari yang turut menyemarakkan hari jadi Pacitan. (Foto: Doc Info Pacitan)

Berbagai macam seni pertunjukan dan tari asli dari Kabupaten Pacitan turut disajikan dalam Prosesi hajatan ini. Hal ini merupakan salah satu wujud bahwa dalam momentum peringatan Hari Jadi selalu nguri-uri atau melestarikan seni dan budaya yang dimiliki Kabupaten Pacitan.


Seni budaya ini memiliki nilai yang sangat berharga sebab dengan demikian Kabupaten Pacitan memiliki jati diri dan pesona seni budaya yang dapat menjadi daya tarik wisata di Kabupaten Pacitan. Warga Pacitan tumplek bleg, banyak yang menikmati sajian epic wisata budaya Pacitan ini.

Artis Didi Kempot menghibur waga Pacitan di hari jadi Pacitan. (Foto: Doc Info Pacitan)
Artis Didi Kempot menghibur waga Pacitan di hari jadi Pacitan. (Foto: Doc Info Pacitan)

Berbagai tradisi dan tarian khas Pacitan ikut memeriahkan Hajatan ke 271 kali ini, sebut saja seperti Tari Gebyar Pesona, Tari Garuda Nusantara dan penampilan Didi Kempot dengan membawakan dua tembang kebanggaannya, “Jambu Alas” dan Pantai Klayar”. Tidak hanya itu, berbagai jenis makanan juga jajanan pasar khas Pacitan disajikan dalam acara ini seperti, Rujak Pace khas Pacitan dan Nasi Tumpeng. (RAPP002)