Perkuat Nilai Kebangsaan, Riyono Bersama Wakil Ketua MPR RI HNW Kunjungi Ponpes Temboro Magetan

oleh -28 Dilihat
KUNJUNGI PONPES. Riyono membersamai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, MAGETAN – Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur, Riyono membersamai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan itu, Riyono yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan kegiatannya bersama HNW di Kabupaten Magetan dan juga Ngawi, khususnya di Pesantren Temboro adalah untuk menguatkan nilai kebangsaan dan keumatan.

“Kami mengunjungi pondok pesantren Temboro dalam rangka penguatan nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai keumatan dan nilai-nilai persatuan,”kata Riyono.

Pria yang akan maju sebagai Caleg DPR RI dari PKS di dapil VII Jatim (Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek dan Magetan) ini mengungkapkan semangat kebangsaan dan persatuan adalah cara dari PKS menghadirkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang profduktif.

“Tentunya ini menjadi salah satu cara PKS untuk menghadirkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang produktif dengan melibatkan pondok pesantren sebagai pusat pendidikan karakter umat dan karakter masyarakat,”jelasnya.

Selain itu, Riyono mengungkapkan Pondok pesantren menjadi salah satu Lembaga yang terus mengimplementasikan Empat Pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebab, nilai-nilai Empat Pilar sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pondok pesantren.

“Empat pilar kebangsaan itu adalah ruh dari kehidupan bermasyarakat yang dimotori oleh Pondok Pesantren,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.