Tag: Magetan

Permalink ke Masyarakat Magetan Diajak Jaga Keamanan dan Kedamaian
Nusantara

Masyarakat Magetan Diajak Jaga Keamanan dan Kedamaian

Pacitanku.com, MAGETAN – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas mengajak masyarakat Magetan untuk menjaga kedamaian, ketertiban dan kerukunan antar warga dalam mengantisipasi kemungkinan terjadi aksi-aksi teror di wilayah masing-masing. 
“Melalui silaturahim bersama masyarakat Magetan ini, saya mengajak masyarakat untuk turut berdoa sekaligus meningkatkan kewaspadaan kita terhadap aksi-aksi yang mecemaskan warga. Kebersamaan adalah kunci menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita,” ajak Ibas saat mengunjungi Pondok Pesantren Al Hidayat di Desa Ginuk Kecamatan Karas Magetan, 21/12/2016. 
Bagi Ibas, menjaga lingkungan sekitar tetap harmonis dan kondusif adalah tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, pemerintah, aparat keamanan dan seluruh potensi warga. “Peran serta masyarakat sangat penting mewujudkan ketertiban dan kedamaian di lingkungan sekitar. “Aksi teroris bisa kita hindari. lihat, dengar dan cegah. Jadi semua harus bisa menjadi bagian dari garda pengamanan wilayahnya masing,” terang Ibas. 




Dihadapan ratusan jamaah yang hadir Ibas menegaskan bahwa Indonesia, Islam dan kebinekaan telah berjalan selaras dalam bingkai kesatuan dan persatuan. “Oleh karenanya, hidup damai dan menghargai perbedaan dalam berbagai eleman bangsa sudah menjadi identitas bangsa yang kita jaga dari masa ke masa.” serunya dalam kunjungan ke Ponpes Al Hidayah dan di amini jemaah yang hadir. 
Ibas juga menyampaikan apresiasi atas kinerja aparat keamanan serta masyarakat yang akhir-akhir ini bisa mencegah aksi teror. “Saya apresiasi kinerja aparat Densus, Polri, BIN, TNI dan BNPT yang sigap mengantisipasi (penangkapan) potensi terjadinya aksi teror yang meresakan masyarakat,” ujar Ibas. 
Terakhir Ibas mengajak seluruh elemen bangsa memberikan atensi untuk mewujudkan dan menjaga Indonesia menjadi bangsa yang damai dan harmonis. “Mari kita senantiasa menebar senyuman, kasih sayang dan cinta terhadap sesama masyarakat dan lingkungan sehingga tidak ada ruang bagi terroris untuk bersemai di bumi nusantara,” ajak Ibas. 
Sebelum bertatap muka dan mendengar aspirasi, Ibas dan rombongan mengagendakan acara penanaman pohon massal bersama Muspika, perangkat desa, pengurus Ponpes dan masyarakat sekitar Desa Ginuk. (RAPP002)
Permalink ke Pengembangan Peternakan dan Pertanian di Magetan Didukung DPR
Nusantara

Pengembangan Peternakan dan Pertanian di Magetan Didukung DPR

Pacitanku.com, MAGETAN – Anggota DPR RI Edhie Bhaskoro Yudhoyono (EBY) mendukung penuh pengembangan peternakan di Kelurahan Parang, Magetan. Hal itu diungkapkan Ibas saat menjalani reses di hari kedua, Rabu (21/12/2016) di kelurahan Parang Magetan.

Dalam sambutannya Ibas mngatakan, sebagai wakil rakyat, dia akan terus mengawal program seperti yang diharapkan masyarakat. “Saya senang ke Parang karen banyak aktivitas yang mendorong kreativitas masyarakat dalam bidang ekonomi, dalam situasi kondisi seperti ini bapak ibu tetap semangat untuk terus berusaha ciptakan peluang ekonomi baru,” ungkapnya.




Lebih lanjut, putra kedua Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan bahwa untuk petani diharapkan untuk terus menanam padi, karena jika produksi naik maka tidak perlu impor. “Pemerintahan akan terus mndorong untuk kesejahteraan petani”,terangnya.

Sebelumnya, legislator Partai Demokrat ini juga mnyempatkan diri memanen ikan nila, melihat lihat peternakan kelinci, praktek nyetek tanaman, membakar sate kelinci dan ikan nila. Ibas juga memberikan bantuan sound sistem kepada karang taruna, bantuan kambing kepada kelompok peternak Kelurahan Parang, serta Bantuan mesin diesel kepada masyarakat. (RAPP002)

Permalink ke Ini Perkembangan Terbaru Tragedi Gunung Lawu yang Tewaskan Pendaki
Bencana Alam, Jatim, Peristiwa

Ini Perkembangan Terbaru Tragedi Gunung Lawu yang Tewaskan Pendaki

Pacitanku.com, MAGETAN – Seorang korban pendaki Gunung Lawu, Eko Nurhadi dirujuk ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSU Dr Soetomo kaena kondisinya masih kritis dengan luka bakar yang cukup serius, yaitu hampir disekujur tubuh, tangan dan bagian wajahnya.

“Saat ini kondisinya masih kritis karena korban mengalami luka bakar hampir 50 persen di sekujur tubuh dan wajahnya, selain itu korban juga mengalami trauma inhalasi atau terkena saluran pernafasan yang menghirup udara panas,” kata Kepala IRD RSU Dr Soetomo Surabaya, Dr Urip Murtejo ketika ditemui di Surabaya, Senin (19/10/2015) kemarin.

Sebelumnya pasien Eko Nurhadi dirawat di RSUD Dr Sayidiman, Magetan selama 17 jam, kemudian dirujuk ke RSU Dr soetomo hingga mengalami trauma inhalasi atau saluran pernapasan dan multi organ failure, sehingga mengalami gangguan pada ginjal pasien.

“Kondisinya saat ini masih krisis dan saat ini masih dilakukan istilahnya demi demang yaitu pencucian luka pada pasien agar terhindar dari infeksi atau gangguan lainnya, serta dilakukan resusitasi cairan elektroniknya yang hilang, sehingga dibantu oleh alat bantu saluran pernafasan atau respirator,” katanya.

Menurut dia, untuk menangani pasien, tim dokter melakukan operasi dengan membersihkan bagian luka bakar, kemudian setelah dilakukan pembersian bagian luka bakar, pasien akan dipindahkan ke ruang observasi intensif agar mendapat pengawasan dan perawatan khusus dari tim dokter.

Baca Selanjutnya di halaman 2

Permalink ke Sartono Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Karas Magetan
Nusantara

Sartono Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Karas Magetan

Pacitanku.com, MAGETAN – Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan menyegarkan semangat ke Indonesiaan dan juga nilai-nilai dasar kebangsaan, anggota DPR RI Sartono Hutomo dari partai democrat dapil VII jawa timur melakukan kegiatan sosialisasi empat ideologi kebangsaan yang menjadi landasan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan trersebut ada 3 Pemateri yang memberikan wawasan tentang ideologi kebangsaan yang melibatkan unsur TNI  (pelda  Sudarto) dan juga polri (AKP. Suprapto)  dan Imam Mahfud selaku Tenaga Ahli dari anggota DPR RI Sartono Hutomo. Turut hadir dalam acara tersebut kepala desa Kuwon, Basuki.

“Acara ini dianggap sebagai hal positif yang perlu dijadikan agenda berkelanjutan dimasyarakat mengingat semakin modern nya masyarakat kita dan semakin terkikis dengan dengan budaya asing sehingga mengabaikan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi jati diri bangsa,” ungkap Basuki dalam keterangan pers yang diterima Pacitanku.com, Senin (21/9/2015)


Dalam  acara tersebut pemateri menyampaikan betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila, UUD 45 dan amandemen, Bhineka tunggal ika dan NKRI menjadi landasan berfikir dan bertindak bagi kita sebagai warga negara Indonesia. Karena jika 4 ideologi dasar ini tidak dipegang teguh niscaya Indonesia akan mudah di goyang dan di ganggu oleh kepentingan asing. Sehingga akan memunculkan disintegrasi bagsa instabilitas politik dan ekonomi serta terancamnya tatanan social masyarakat yang harmonis.

Disampaikan juga oleh Imam Mahfud bahwa dalam menghadapi MEA 2015 masyarakat kita harus siap dan mempunyai daya saing baik secara SDM dan juga secara produk, jangan sampai Indonesia hanya sebagai pasar dan juga penonton dalam pasar Global Asia.

“Kita sudah merasakan sekarang ini kita menjadi pasar dari negara tetangga, mulai kendaraan, pakaian, buah-buahan bahkan cemitipun kita impor dari china. Sehingga dipandang sangat penting untuk melakukan inovasi dan trobosan terhadap hasil dari produk local. Dan disinalah negara harus hadir, memberikan stumulan dan juga pengamanan terhadap produk lokal serta memberikan edukasi dan juga inovasi sehingga kita tidak kalah dengan negara-negara tetangga,” pungkasnya. (Adna)