Bupati Magetan Resmikan Trayek Damri Jurusan Stasiun Magetan-Pantai Klayar Pacitan

oleh -Dibaca 947 kali
Peresmian trayek Damri dari stasiun Magetan ke Pantai Klayar pada Selasa (23/3/2021). (Foto Dok Diskominfo Magetan)

Pacitanku.com, MAGETAN – Bupati Magetan Suprawoto meresmikan trayek armada Bus Damri yang melayani rute Stasiun Magetan-Pantai Klayar di Desa Sendang Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

Peresmian trayek Damri Stasiun Magetan-Pantai Klayar Pacitan juga dihadiri Kepala Daop 7 Madiun dan staf Stasiun Magetan, Forkopimda Magetan, Perwakilan Damri, Dishub Jatim dan Camat Barat.

Baca juga: Dukung Pengembangan Pariwisata, DAMRI Layani Rute Magetan ke Pantai Klayar Pacitan

Peresmian trayek tersebut salah satunya adalah untuk mendukung Karst Pacitan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan atas peresmian trayek Damri dengan tarif yang murah. Pengoperasionalan Damri ini untuk kemudahan masyarakat Magetan, Ponorogo, dan Pacitan,”katanya saat meresmikan trayek tersebut di Stasiun Magetan, Selasa (23/3/2021) dikutip dari siaran pers Diskominfo Magetan.

Menurut Suprawoto, pengoperasian trayek Damri Stasiun Magetan menuju ke Pantai Klayar Pacitan merupakan bukti nyata dari pemerintah untuk kemudahan akses transportasi masyarakat Magetan yang memiliki keterbatasan meskipun ada stasiun maupun tol.

“Semoga keberadaan trayek Damri ini pada saat pandemi ini segera didukung dibukanya kembali semua transportasi umum sehingga nanti wisata maju, mobilitas terjamin, dan ekonomi akan tumbuh baik kembali,”jelasnya.

General Manager Damri wilayah Ponorogo Nico R. Saputra mengatakan layanan bus untuk mendukung Karst Pacitan sebagai KSPN ini merupakan upaya bersama Damri dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang didukung oleh Pemkab Magetan dan pihak terkait lainnya.

Adapun rute Damri Stasiun Magetan–Pantai Klayar akan melalui sejumlah tempat tujuan, yakni Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Terminal Maospati, Pasar Gorang Gareng, Damri Ponorogo, Terminal Pacitan, Terminal Punung, dan Goa Gong.

Adapun armada Damri yang digunakan dalam trayek tersebut adalah kendaraan berjenis minibus dengan jumlah sebanyak dua unit dengan kapasitas penumpang 14 kursi. Harga tiket yang ditawarkan sangat terjangkau Rp25 ribu per orang.

“Jumlah armada tersebut tidak menutup kemungkinan nanti akan bertambah sesuai kebutuhan dan tetap menerapkan protokol kesehatan,”ujarnya.

Kepala bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Iman Sukandar mengatakan trayek Damri di Ponorogo yang juga meliputi rute Magetan-Pacitan merupakan program antarmoda yang menghubungkan daerah tujuan wisata dan simpul transportasi.

Menurut dia, hal itu seperti yang ditekankan pada penyelenggaraan KSPN tahun 2021 untuk meningkatkan perekonomian, khususnya bidang transportasi, pariwisata, dan daerah yang terdampak COVID-19.

“Seperti harapan program Presiden Joko Widodo yaitu sektor wisata menunjang perekonomian. Ini adalah stimulus untuk masyarakat yang sebagian karcisnya disubsidi pemerintah. Harapannya angkutan ini bisa benar-benar bermanfaat untuk ekonomi dan transportasi masyarakat,”jelasnya. (red)