Rapat Paripurna DPRD Pacitan Diwarnai Aksi Walk Out Politisi Nasdem

oleh -Dibaca 714 kali
Politisi Partai Nasdem Hariawan. (Foto: Putro Primanto)

Pacitanku.com, PACITAN — Rapat paripuna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan yang digelar pada Kamis (16/9/2021) diwarnai aksi walk out salah satu anggota DPRD Pacitan yakni Hariawan.

Hariawan yang merupakan legislator Partai Nasdem itu melakukan aksi walk out setelah Ketua DPRD Ronny Wahyono membacakan hasil pemilihan sekretaris Komisi IV DPRD Pacitan.

Dalam paripurna dibacakan hasil pemilihan Ketua Komisi II DPRD Pacitan dan Sekretaris Komisi IV DPRD Pacitan. Untuk Ketua Komisi II DPRD Pacitan dijabat oleh politisi Partai Golkar Lancur Susanto, sedangkan Sekretaris Komisi IV DPRD Pacitan dijabat oleh politisi Partai Golkar Budi Sarwono.

Saat ditemui awak media usai walk out, Hariawan mengaku sebenarnya menghormati proses pemilihan sekretaris komisi IV DPRD Pacitan. Hanya saja, dirinya merasa aspirasi dirinya bersama sejumlah anggota DPRD lainnya tidak ditanggapi.”Jadi gini, pemilihan Sekretaris komisi IV itu sebenarnya kami hormati, karena harus diisi,”kata Hariawan.

Namun demikian, dirinya merasa aspirasi dirinya bersama sejumlah rekan DPRD, yakni Sediono dari Partai Gerindra, Samsuri dari PPP dan Rudi Hartoyo dari Partai Hanura untuk menunda proses pemilihan tersebut tak diperhatikan.

Hariawan mengatakan dirinya bersama tiga rekannya tersebut telah mengirimkan surat kepada pimpinan DPRD Pacitan yang isinya rapat pemilihan sekretaris Komisi IV DPRD Pacitan diundur karena tak sesuai jadwal undangan rapat.

Hariawan sangat menyesalkan pimpinan Dewan membacakan keputusan terkait hasil pemilihan Sekretaris komisi IV DPRD Pacitan.

Hal itu dikarenakan menurut Hariawan, proses pemilihan sekretaris Komisi IV DPRD Pacitan tidak memperhatikan aspirasi, dimana dirinya sudah mengirim surat resmi untuk menunda pemilihan tersebut kepada pimpinan DPRD. Hariawan mengatakan Ketua DPRD Pacitan belum menerima surat tersebut.

“Saya padahal sudah melayangkan surat terkait penundaan, dan saya klarifikasi (pimpinan) belum ada yang menerima surat,”ujar dia.

Sehingga dirinya mengatakan saat paripurna dengan agenda Nota Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pacitan tahun 2021 terkait kedispilinan.”Saya katakan di paripurna bahwa kedisiplinan ini membawa untuk pembangunan daerah,”tandasnya.

Karena kesal, aspirasi pengiriman surat tak digubris, Hariawan memilih walk out saat paripurna tersebut. Dirinya berharap ada evaluasi terhadap hal-hal seperti ini, baik kolega DPRD maupun juga dirinya.

“Kita evaluasi baik diri saya maupun teman-teman,saya sebelumnya mohon maaf kepada pemerintah daerah harus menyampaikan hal ini, kita ini ya harus terbuka aja, kita sudah tahu alurnya kemana, namun seharusnya proses-proses tahapan ini yang dilakukan dengan baik,”pungkasnya.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan