Nelayan Tenggelam di Perairan Sudimoro Ditemukan Meninggal Dunia

oleh
Kawasan Pantai Clowok lokasi tenggelamnya seorang nelayan pada Senin (4/3/2019). (Foto: Ist)

Pacitanku.com, PACITAN – Nelayan yang tenggelam akibat kecelakaan laut di perairan Pantai Clowok timur Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ngobyok, Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro pada Senin (4/3/2019) kemarin ditemukan pada Selasa (5/3/2019) dalam keadaan meninggal dunia.

Nelayan atas nama Toiman (52) warga RT/RW 01/XIV Dusun Karangturi, Desa Sumberejo Kecamatan Sudimoro tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai pencarian yang dilakukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan selama dua hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan Didik Alih Wibowo saat dikonfirmasi Pacitanku.com, selasa (5/3/2019) siang membenarkan korban tenggelam sudah ditemukan.“Siap, berdasarkan laporan sudah diketemukan dalam keadaan Meninggal Dunia (MD),”katanya melalui pesan singkat.

Berdasarkan rilis dari BPBD setempat tim gabungan melakukan dua penyisiran sekaligus pada hari kedua pencarian ini. Penyisiran pertama dilakukan lewat darat di sepanjang Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga dilakukan penyisiran lewat laut dengan menggunakan perahu Pokwasmas dan perahu lain baik milik nelayan maupun milik Basarnas.

Adapun personil yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut adalah TRC BPBD Pacitan, BASARNAS Pos Trenggalek, SAR Linmas Pol PP, Banser NU, SAR MTA, RAPI, Orari, Kamladu (TNI AL dan Pol Airut), Forpimca Kecamatan Sudimoro, Pokwasmas, Perangkat Desa Sumberejo, serta nelayan setempat.

Diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, Toiman dikabarkan hilang akibat peristiwa kecelakaan laut pada Senin (4/3/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca juga: Seorang Nelayan Hilang akibat Laka Laut di Perairan Pantai Wawaran Ngobyok

Berdasarkan informasi dari Komandan Rayon Militer (Danramil) 0801/09 Sudimoro Kapten CHB Joko Prasetyo yang dihimpun dari para saksi, kronologi peristiwa Kecelakaan laut itu berawal saat Senin (4/3/2019) pagi, dua nelayan, masing-masing Supangat (44) dan Toiman berangkat ke laut.

Supangat dan Toiman akan melakukan aktivitas mengangkat  jaring yang dipasang di laut.

“Ketika mengangkat jaring tiba – tiba perahu yang di tumpangi  saudara Supangat dan saudara Toiman dihantam ombak sehingga mengakibatkan perahu terbalik, dan saudara Supangat dan saudaraToiman  terjatuh kelaut,”kata dia.

Joko menuturkan, berdasarkan keterangan saksi kejadian, yakni Santoso (35) dan Sunardi (30) warga  RT 01/XIII Dusun Karangturi, Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, karena Supangat memakai pelampung akhirya terseret arus laut dan ditolong oleh Santoso dan Sunardi.

“Saudara Supangat di bawa ke darat kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke koramil Sudimoro. Untuk saudara Toiman masih belum diketemukan, demikian untuk menjadikan periksa,”katanya lagi.

Joko mengatakan pelaporan ke Koramil Sudimoro dilakukan oleh Kepala Desa Sumberejo Suyono.

Lebih lanjut, Joko mengungkapkan pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu buah perahu bertuliskan wahana dengan kondisi dinding bagian depan retak dan bagian belakang sebelah kanan dan kiri. (RAPP002)