Kalah Adu Penalti Lawan UEA, Timnas U-23 Indonesia Terhenti di 16 Besar Asian Games

oleh -131.536 views
Gol dari Stefano Lilipaly saat lawan UEA. (Foto: Screenshoot)

Pacitanku.com, BEKASI –  Perjuangan tim nasional Indonesia U-23 akhirnya harus terhenti di babak 16 besar sepakbola Asian Games 2018. Stefano Lilipaly dkk kalah 3-4 dalam babak adu penalti dari Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam pertandingan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (24/8/2018) sore WIB, UEA langsung berupaya mengontrol laga selepas kick-off. Dua percobaan dari Mohammed Almesmari dan Rashed Musabbah diamankan oleh kiper.

Indonesia menciptakan peluang bagus di menit keempat, saat sodoran Febri Hariyadi mengarah ke Beto Goncalves yang tak terkawal di dalam kotak penalti UEA. Tapi Beto gagal membelokkan bola ke gawang.

Sebuah umpan lambung menggoda dikiriman Evan Dimas dari sisi kiri dalam situasi tendangan bebas. Bola coba ditanduk Hansamu Yama, tapi cuma menyerempet kepalanya saja. Bola ditinju kiper UEA ke luar lapangan.

Indonesia dihukum penalti pada menit ke-19, setelah Zayed Alameri terjatuh di bawah tekanan Andy Setyo. Alameri sukses menceploskan bola ke dalam gawang dengan tembakan ke arah kiri.

UEA nyaris mencetak gol kedua di menit ke-23. Ali Alyahyaee menguasai bola di sisi kanan dan mengecoh Andy Setyo, lalu melepaskan tembakan. Upayanya masih melesat tipis ke atas mistar gawang.

Indonesia punya peluang bagus di menit ke-34. Beto menguasai bola di kiri dan menusuk, lalu mencoba mengoper ke tengah. Bola sempat membentur dua pemain UEA, tapi kemudian jatuh di kaki Lilipaly. Lilipaly menyambar bola namun upayanya melambung.

UEA kembali menekan. Umpan lambung dari kanan jatuh ke Mohammed Almesmari di tiang jauh. Tapi hasil tembakannya di bawah tekanan Hansamu melenceng.

Usaha Lilipaly dari tendangan bebas di menit ke-39 membentur pagar pemain. Upaya lanjutan dari Zulfiandi dari jarak jauh tak lama kemudian melenceng usai membentur pemain lawan. Sampai babak pertama berakhir, tak ada lagi gol tercipta.

Di babak kedua, berawal dari serangan balik, Indonesia menyamakan kedudukan di menit ke-52. Septian David menguasai bola di sisi kiri, lalu melepaskan umpan lambung yang disambar Beto ke dalam gawang. Percobaan Evan di menit ke-62 dari depan kotak penalti masih melenceng saja ke sisi kanan gawang UEA.

Indonesia kembali dihukum penalti di menit ke-64. Shaheen Aldarmki terjatuh di bawah tekanan Hansamu dan diganjar pelanggaran, sementara kontak yang terjadi minimal. Zayed Alameri kembali jadi eksekutor dan sukses menjalankan penalti keduanya di laga ini.

Febri melepaskan tendangan jarak jauh di menit ke-69. Bola meluncur deras tapi masih tipis ke atas gawang.

Zulfiandi mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke-78, namun masih tepat ke arah kiper. Sementara upaya Septian David Maulana di menit ke-84 melebar ke kiri.

Di masa injury time, Indonesia menyamakan kedudukan. Umpan silang Saddil dari kiri disambar Lilipaly di tiang dekat. Gol Lilipaly menyelamatkan Indonesia.

Di detik-detik terakhir babak kedua, Septian David Maulana melepaskan tembakan keras tapi Al Shamsi bisa menepis. Pertandingan melawan UAE berakhir dengan skor 2-2 di waktu normal, dan dilanjutkan di babak tambahan 2×15 menit.

Indonesia menciptakan peluang bagus di menit ke-101 lewat Septian David. Tapi tembakannya masih bisa ditepis dan hanya menghasilkan korner.

Di babak tambahan, UEA menekan di awal babak tambahan kedua lewat Almesmari. Tembakannya melebar. Tendangan bebas Alhashmi di menit ke-120 juga melenceng. Pertandingan pun ditentukan di babak adu penalti.

Di adu penalti, dua penendang Indonesia gagal. Sementara hanya satu penendang UEA yang gagal menceploskan bola ke gawang, yang memastikan kemenangan mereka.

Adu penalti:

Indonesia
Lilipaly – Gol
Septian David – Gagal
Beto – Gol
Saddil – Gagal
Hargianto – Gol

UEA
Alhashmi – Gol
Zayid – Gol
Aldhanhani – Gol
Alalawi – Gagal
Abdulla – Gol

Susunan pemain:

Indonesia: Andritany, Putu Gede, Andy Setyo (Septian David 46′), Zulfiandi, Evan Dimas (Hargianto 112′), Beto Goncalves, Lilipaly, Febri Hariyadi (Iham Udin 87′), Ricky Fajrin, Hansamu, Irfan (Saddil 69′)

UEA: Alshamsi, Almehrzi, Alsharji, Alali, Aldhanhani, Alyahyaee (Alyahyaee 92′), Alattas (Abdulla 116′), Almesmari, Aldarmki (Alhashmi 76′), Alameri, Musabbah (Alalawi 57′)