Antara Sayur Tempe Mlanding, Soto dan Nasi Goreng Pacitan

oleh -1.281 views
Sayur Tempe Mlanding dan kulit melinjo. (Foto: Dok Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Membicarakan Pacitan tentu tak akan pernah lepas dari beragamnya potensi pariwisatanya. Namun disisi lain, Pacitan juga punya beragam olahan kuliner yang rasanya sangat dirindukan.

Pacitanku.com mencoba menelusuri beberapa olahan kuliner yang ada di Pacitan, menjadi kegemaran masyarakat Pacitan tempo dulu hingga saat ini. Dari beberapa kuliner, ada tiga yang terpilih, yakni sayur tempe mlanding, soto Pacitan dan nasi goreng.

1. Sayur Tempe Mlanding/Lamtoro

 

Sayur Tempe Mlanding dan kulit melinjo. (Foto: Dok Pacitanku)

Lamtoro atau petai cina ternyata juga bisa menjadi bahan baku dari tempe. Tempe lamtoro terkenal di daerah Mojopuro, di Pacitan dengan nama tempe mlanding. Tempe lamtoro tadinya hanya dibuat saat panen lamtoro. Tetapi seiring berjalannya waktu, tempe lamtoro juga dijual di pasar daerah tersebut dengan harga yang lebih murah daripada tempe kedelai.

Baca juga: Kuliner Pacitan ini Bikin Kamu Kangen Kampung Halaman

Perbedaan utama dibandingkan tempe kedelai yaitu terletak pada rasa tempe lamtoro yang sedikit berlemak. Keunikan rasa ini ternyata berasal dari kulit biji lamtoro. Pengolahan tempe lamtoro ini ternyata tidak susah kok. Tempe lamtoro biasanya dimasak dengan cara digoreng tepung atau dimasak bersama sayur dan santan kelapa.

Nah, di Pacitan, para generasi mbah-mbah kita dulu biasanya menjadikan menu tempe mlanding ini favorit. Semakin sedap caranya dengan dimasak sayur pedas dengan tambahan kulit melinjo. Rasanya cukup pedas dan sangat menggugah selera.

Namun semakin kesini, sayur yang sangat lezat jika dikombinasikan dengan tiwul Pacitan ini semakin sulit ditemui. Tapi jangan khawatir, jika Anda berkunjung ke pasar-pasar tradisional di Pacitan, sesekali Anda akan menemui menu sayur tempe mlanding dengan campuran kulit melinjo.

2. Soto Pacitan

Soto Pacitan.

Soto Pacitan ini adalah varian dari makanan soto yang banyak digemari masyarakat Indonesia, akan tetapi soto pacitan mungkin agak berbeda dengan varian soto lainnya, seperti soto kudus, soto semarang, maupun soto Lamongan.

Baca juga: Cobain Lezatnya Soto Khas Pacitan, Kuliner yang Selalu “Ngangeni”

Soto Pacitan memang cukup unik karena tidak memakai santan, seperti halnya soto Surabaya. Dan yang paling kelihatan adalah pemakaian seledri, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng.

Yang paling enak dalam menjaga cita rasa soto Pacitan adalah menggunakan bahan baku ayam kampung. Selain kualitas gizi yang lebih tinggi, kadar lemaknya juga rendah, juga akan menjaga rasa soto tetap harum dan nikmat saat disantap bersama keluarga.

Soto Pacitan bisa anda dapatkan di sekitar wilayah Pacitan, dengan harga yang relatif terjangkau.

3. Nasi Goreng Pacitan

Nasi Goreng Pacitan. (Foto: Dok Pacitanku)

Nasi goreng adalah makanan jalanan populer di Asia. Di beberapa negara Asia, restoran-restoran kecil, gerai-gerai pinggir jalan dan pedagang keliling mengkhususkan diri dalam menyajikan nasi goreng. Di kota-kota Indonesia, pedagang umum nasi goreng biasa ditemukan berpindah-pindah dengan gerobak makanan mereka dan berhenti di jalanan sibuk atau kawasan tempat tinggal.

Jika pada umumnya nasi  goreng di Indonesia dimasak memakai kecap manis dan tambahan seperti telur goreng, ayam goreng, sate dan bumbu-bumbu seperti sambal, acar, maka di Pacitan agak sedikit berbeda.

Nasi goreng ditambahkan saus merah, suwiran ayam dan seledri. Dengan tambahan ini tentu bisa mencipta cita rasa sendiri yang ada di Pacitan. Nasi goreng Pacitan bisa Anda dapatkan di beberapa sentra kuliner di Pacitan, salah satunya Pasar Minulyo. Berbagai pilihan menu juga tersaji, salah satunya nasi goreng mawut.

Jadi, diantara ketiga kuliner di Pacitan tersebut, mana favorit Anda?